• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
DATA REFERENSI BAHASA DAERAH
Provinsi: Nusa Tenggara Barat
Sekitar 11 hasil ditemukan
Bali
Provinsi Nusa Tenggara Barat Di Provinsi NTB penutur bahasa Bali tersebar di dua pulau besar, yaitu di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Penutur bahasa Bali di Pulau Lombok dapat dijumpai di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, dan Kota Mataram. Di Lombok Barat bahasa Bali tersebar di (i) Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari; Desa Narmada, Kecamatan Narmada; (ii) Desa Pelangan, Kecamatan ...
Dilihat: 5279 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Sumbawa
Provinsi Nusa Tenggara Barat Bahasa Sumbawa dituturkan oleh masyarakat yang berada di Pulau Sumbawa bagian barat, mulai dari Kecamatan Plampang sampai Desa Tongo di ujung paling barat Pulau Sumbawa. Bahasa itu terdiri atas empat dialek, yaitu sebagai berikut. (1) Dialek Sumbawa Besar terbentang dari barat ke timur (Kabupaten Sumbawa Besar), mulai dari Desa Seran hingga Desa Banda, kecuali di ...
Dilihat: 4430 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Bajo
Provinsi Nusa Tenggara Barat Bahasa Bajo merupakan bahasa yang bertanah asal dari Pulau Sulawesi. Bahasa ini juga dituturkan di Provinsi NTB. Wilayah sebaran bahasa Bajo di NTB terdapat di Kabupaten Lombok Utara (Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang dan Dusun Jambi Anom, Desa Medana, Kecamatan Tanjung); Kabupaten Lombok Timur (Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak); Kabupaten Sumbawa (Pulau Kaung, ...
Dilihat: 3783 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Sasak
Provinsi Nusa Tenggara Barat Tanah asal bahasa Sasak berada di Pulau Lombok. Dari segi kualitatif, berdasarkan ciri-ciri kesamaan linguistik yang berupa inovasi dan retensi bersama, secara fonologis bahasa Sasak memiliki empat variasi dialek, yaitu dialek [a-a], [a-â], [â-â], dan [a-o]. Hal itu terbukti dari adanya bentuk seperti mata, matâ, mâtâ, mato ...
Dilihat: 3182 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Mandarin Ampenan
Provinsi Nusa Tenggara Barat Bahasa Mandarin Ampenan yang ada di Provinsi NTB dituturkan oleh masyarakat yang berada di Kampung Cina, Kelurahan Ampenan Tengah. Dari segi etnik dan penamaan bahasa, etnik Tionghoa yang berada di Kampung Cina tersebut menyebut bahasa yang mereka gunakan sebagai bahasa Mandarin atau Tionghoa, bukan sebagai bahasa Cina. Menurut mereka, bahasa Cina terdengar lebih ...
Dilihat: 2709 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Bugis
Provinsi Nusa Tenggara Barat Bahasa Bugis merupakan bahasa yang bertanah asal di Provinsi Sulawesi Selatan. Bahasa ini juga dituturkan di beberapa wilayah di Indonesia, seperti di Provinsi Riau, Jambi, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Bali, dan NTB. Penutur bahasa Bugis yang terdapat di Provinsi NTB adalah masyarakat yang berada di Pulau Lombok ...
Dilihat: 2350 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Bima
Provinsi Nusa Tenggara Barat Bahasa Bima (Mbojo) dituturkan oleh etnik Bima (Mbojo) yang mendiami wilayah Kabupaten Bima, termasuk Kota Bima, dan Kabupaten Dompu di Pulau Sumbawa sebelah timur, Provinsi NTB. Selain tersebar di tanah asalnya, bahasa Bima juga tersebar di beberapa wilayah lain di Provinsi NTB, seperti di Kabupaten Sumbawa dan Pulau Lombok. Bahasa Bima juga dituturkan di Provinsi ...
Dilihat: 2209 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Madura
Provinsi Nusa Tenggara Barat Bahasa Madura merupakan bahasa yang bertanah asal di Pulau Madura. Di Provinsi NTB, bahasa Madura dituturkan di Pulau Sumbawa. Penutur bahasa itu tersebar di tiga wilayah Kabupaten Sumbawa, yaitu Kelurahan Brang Bara, Kelurahan Bugis, dan Desa Luar. Secara umum daerah-daerah tersebut terletak di wilayah perkotaan dengan topografi dataran. Jumlah etnik Madura yang ...
Dilihat: 2158 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Melayu
Provinsi Nusa Tenggara Barat Bahasa Melayu merupakan bahasa yang tanah asalnya berada di Pulau Sumatra. Bahasa ini memiliki daerah sebaran yang cukup luas di Indonesia, seperti di Provinsi Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Lampung, Bandung, Bali, Ternate, Riau, Sumatra Utara, Ambon, Manado, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Di Provinsi NTB bahasa ...
Dilihat: 1916 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
Makassar
Provinsi Nusa Tenggara Barat Isolek Makassar yang ada di NTB merupakan bahasa Makassar dialek Selayar yang bertanah asal di Pulau Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. Isolek Makassar dituturkan oleh masyarakat yang berada di Provinsi NTB, yaitu di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat. Isolek Makassar di NTB terdiri atas tiga dialek, yaitu dialek Kertasari yang dituturkan di Desa ...
Dilihat: 1744 kali
Kategori: Persebaran Bahasa Daerah Berdasarkan Provinsi
 1 
 2 
 >> 
© 2019    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
   
 
© 2019    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa