• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Mat Item Jago Rawabelong

Kategori: Sastra Lisan

 

Suku : Betawi

Genre : Cerita Rakyat

Provinsi: Provinsi DKI Jakarta

Kabupaten/Kota: Kota.Jakarta Barat


Berbeda dengan cerita rakyat lainnya tentang Mat Item yang dianggap jawara pada awalnya kemudian ditakuti oleh seluruh masyarakat setelah Indonesia merdeka. Mat Item adalah jawara yang selalu melindungi masyarakat dengan menangkap para perampok yang memasuki rumah-rumah Cina dan pribumi kaya. Mat item hanya dikenal sebagai sosok yang ditakuti oleh masyarakat serta dianggap lawan oleh perampok yang ada di Rawabelong. Akan tetapi kemudian Mat Item menjadi sosok yang dianggap sebagai perampok dan pengacau setelah diketahui bahwa setiap kekacauan yang terjadi selalu melibatkan Mat Item. Mat Item memiliki ajimat yang dapat menjelma menjadi binatang ketika dalam kondisi berbahaya. Sehingga ketika dianggap telah terbunuh oleh Belandapun, selama 6 bulan kuburannya dijaga sangat ketat agar tidak lagi menjelma menjadi binatang yang sulit ditangkap.
 
PENCARIAN TERKAIT

  • Armati Sarma
    Rekaman video bahasa Armarti Sarma di Papua
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Lematang
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Lematang dituturkan di wilayah Desa Serdang Menang, Desa Sungai Ceper, Desa Suka Cinta, Kabupaten Ogan Komering Ilir; Desa Ulak Kerbau Lama, Desa Rantau Alai, ...
  • Amathamit
    Provinsi Papua Bahasa Amathamit (Athokhin) dituturkan oleh masyarakat Kampung Yahoi, Distrik Pantai Kasuari, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Menurut pengakuan penduduk, wilayah tutur bahasa ...
  • Armati Sarma
    Provinsi Papua Bahasa Armati Sarma dituturkan oleh masyarakat Munuk di Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. Menurut pengakuan penduduk, masyarakat yang ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Mat Item Jago Rawabelong

    Kategori: Sastra Lisan

     

    Suku : Betawi

    Genre : Cerita Rakyat

    Provinsi: Provinsi DKI Jakarta

    Kabupaten/Kota: Kota.Jakarta Barat


    Berbeda dengan cerita rakyat lainnya tentang Mat Item yang dianggap jawara pada awalnya kemudian ditakuti oleh seluruh masyarakat setelah Indonesia merdeka. Mat Item adalah jawara yang selalu melindungi masyarakat dengan menangkap para perampok yang memasuki rumah-rumah Cina dan pribumi kaya. Mat item hanya dikenal sebagai sosok yang ditakuti oleh masyarakat serta dianggap lawan oleh perampok yang ada di Rawabelong. Akan tetapi kemudian Mat Item menjadi sosok yang dianggap sebagai perampok dan pengacau setelah diketahui bahwa setiap kekacauan yang terjadi selalu melibatkan Mat Item. Mat Item memiliki ajimat yang dapat menjelma menjadi binatang ketika dalam kondisi berbahaya. Sehingga ketika dianggap telah terbunuh oleh Belandapun, selama 6 bulan kuburannya dijaga sangat ketat agar tidak lagi menjelma menjadi binatang yang sulit ditangkap.
     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Armati Sarma
    Rekaman video bahasa Armarti Sarma di Papua
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Lematang
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Lematang dituturkan di wilayah Desa Serdang Menang, Desa Sungai Ceper, Desa Suka Cinta, Kabupaten Ogan Komering Ilir; Desa Ulak Kerbau Lama, Desa Rantau Alai, ...
  • Amathamit
    Provinsi Papua Bahasa Amathamit (Athokhin) dituturkan oleh masyarakat Kampung Yahoi, Distrik Pantai Kasuari, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Menurut pengakuan penduduk, wilayah tutur bahasa ...
  • Armati Sarma
    Provinsi Papua Bahasa Armati Sarma dituturkan oleh masyarakat Munuk di Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. Menurut pengakuan penduduk, masyarakat yang ...
  • Armati Sarma
    Rekaman video bahasa Armarti Sarma di Papua
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Lematang
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Lematang dituturkan di wilayah Desa Serdang Menang, Desa Sungai Ceper, Desa Suka Cinta, Kabupaten Ogan Komering Ilir; Desa Ulak Kerbau Lama, Desa Rantau Alai, ...
  • Amathamit
    Provinsi Papua Bahasa Amathamit (Athokhin) dituturkan oleh masyarakat Kampung Yahoi, Distrik Pantai Kasuari, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Menurut pengakuan penduduk, wilayah tutur bahasa ...
  • Armati Sarma
    Provinsi Papua Bahasa Armati Sarma dituturkan oleh masyarakat Munuk di Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. Menurut pengakuan penduduk, masyarakat yang ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa