• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Seumapa

Kategori: Sastra Lisan

 

Suku : Aceh

Genre : Puisi

Provinsi: Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Kabupaten/Kota: Kota.Banda Aceh


Seumapa merupakan jenis tradisi lisan masyarakat Aceh dalam bentuk pantun. Tradisi lisan ini dibacakan dalam kaitannya dengan prosesi pernikahan. Berkaitan dengan hal itu, masalah yang ingin disampaikan dalam penelitian “Tradisi Lisan Masyarakat Aceh: Pantun Seumapa Karya Medya Hus” adalah bagaimana isi dan fungsi pantun seumapa dalam kaitannya dengan prosesi pernikahan dalam masyarakat Aceh. Selanjutnya, berhubungan dengan rumusan masalah itu, tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui secara mendalam tentang isi dan fungsi pantun seumapa dalam kaitannya dengan prosesi pernikahan dalam masyarakat Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian content analysis, yaitu suatu metode yang menganalisis suatu objek penelitian untuk mengetahui isi dan makna yang terkandung dalam objek penelitian itu. Sementara itu, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan objektif, yaitu pendekatan yang menitikberatkan pada teks karya sastra. Hasil penelitian ini adalah pantun Seumapa karya Medya Hus yang terbagi atas dua bagian, yaitu Seumapa yang disampaikan oleh blah into (pihak memepelai laki-laki) dan blah dara baro (pihak mempelai perempuan) yang terdiri atas 47 bait memancarkan kata-kata magis yang dapat menyentuh dan membangkitkan perasaan seseorang, antara lain rasa gembira, rasa sedih karena suatu musibah, rasa marah, semangat, berani, dan tepat janji. Di samping itu, seumapa memiliki fungsi, antara lain tatakrama, nasihat, dan iformasi tentang budaya. Umumnya, Seumapa diselenggarakan oleh suku Aceh. Adapun menurut Medya Huss, saat ini yang masih sering menyelenggarakan seumapa adalah di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Peneliti: Muhammad Djaruki

 
PENCARIAN TERKAIT