Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Suku :
Genre : Pertunjukan
Provinsi: Provinsi Banten
Kabupaten/Kota: Kabupaten.Serang
Desa: Desa Panggung Jati
Penyebaran: Banten
Tradisi Lisan Terbang Gede pada Peringatan Muludan di Provinsi Banten merupakan salah satu kesenian yang terdapat di Provinsi Banten dengan menggunakan rebana besar sebagai pengiring lagu dan dituturkan oleh sekelompok orang berpakaian daerah dan ikat kepala khas Banten atau pakaian muslim seperti baju koko dengan tujuan utama untuk menyampaikan pesan moral mengenai keagamaan. Tujuan lain dari tradisi ini adalah sebuah ajakan untuk saling berbagi antar sesama manusia. Tradisi Terbang Gede dilaksanakan untuk memperingati hari-hari besar Islam seperti maulid nabi dengan sebutan Muludan. Tradisi ini dilakukan dengan cara menyenandungkan shalawat dan petuah-petuah saat kelompok penjemput datang mengambil pajang mulud berupa pajangan yang terdiri dari makanan dan minuman yang dihiasi oleh kertas berwarna dengan bentuk-bentuk menarik seperti pot bunga, perahu, binatang, dan sebagainya di depan halaman rumah warga. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Desa Panggung Jati karena dianggap tidak bertentangan dengan agama dan keyakinan yang mereka anut yang hampir seluruhnya beragama Islam.