• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Ras Siregar   (1936-1993)
Kategori: Pengarang Sastra

 

Ras Siregar yang mempunyai nama lengkap Rasgading Siregar dikenal sebagai pengarang cerpen dan novel dan lahir pada tanggal 10 Juni 1936 di Rantauprapat, Labuhan Batu, Sumatra Utara dan meninggal pada usia 57 tahun, tepatnya tanggal 25 Maret 1993, hari Kamis di Jakarta. Ras meninggal akibat sakit kanker hati dalam keyakinannya agama Islam. Dia anak ketiga dari delapan bersaudara. Ayahnya, Baginda Soilangon, seorang pensiunan pegawai perkebunan. Ras menikah dengan Fauziah Hanum Hasibuan dan mempunyai seorang anak bernama Raswan Abdul Malik Siregar.

Dia mengawali pendidikannya dari SD Pematang Siantar (1950) lalu ke SMPN I Bogor (1953), SMA Bogor (1955) dan Kursus Analis Kimia Umum di Bogor (1955), kemudian Ras Siregar melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik, Jakarta (1974). Waktu sekolah di SMP, ia sudah mulai menulis, Karangannya dimuat di ruangan anak-anak harian Merdeka

Profesi yang pernah dijalaninya adalah pegawai di Lembaga Ilmu Bidan Fakultas Kedokteran Hewan, Bogor, di Laboratorium Kimia Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makasar, Laboratorium Talens & Zoon NV, Laboratorium Pusat Raja Farma, Jakarta. Selanjutnya, ia menjadi Kepala Biro Propaganda PT Kimia Farma, Kepala Biro Humas Kimia Farma, Wakil Sekjen Gabsi (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) dan terakhir Ras Siregar menjabat Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Bank Pembangunan Indonesia Pusat, Jakarta. Tugas-tugas Ras Siregar ini tampaknya erat kaitannya dengan ilmu yang telah dituntutnya, yaitu analis kimia. Di samping itu, ia juga pernah menjadi dosen bahasa Indonesia jurnalistik di Sekolah Tinggi Publisistik, Jakarta.

Tahun 1964 Ras Siregar menandatangani "Manifes Kebudayaan." Penandatanganan itu membuktikan bahwa ia telah menggolongkan dirinya ke dalam kelompok budayawan, khususnya sastrawan.

Di dalam Bibliografi Karya Sastra Indonesia dalam Majalah yang disusun oleh Dr. Ulrich Kratz ternyata Ras Siregar telah banyak menulis cerita pendek yang dimuat dalam berbagai majalah, yaitu majalah Sastra, Teruna Bakti, Pustaka dan Budaya, Indonesia Horison, dan Tjerpen. Di samping itu, Ras Siregar juga sudah menerbitkan buku kumpulan cerita pendek dan novel. Sejak tahun 60-an Ras Siregar menerbitkan buku-buku sastra.

Karya-karya Ras Siregar, antara lain adalah cerita pendek dalam majalah 1) "Ketika Jadi Asisten" (Sastra, 1963), 2) "Perempuan" (Teruna Bakti, 1963), 3) "Sebuah Analisis" (Sastra 1963), 4) "Air" (Pustaka dan Budaya, 1964), 5) "Harmoni" (Sastra, 1964), 6) "Pelaut" (Indonesia, 1965), 7) "Bintang-Bintang" (Horison, 1966), 8) "Ia Menanti Sampai Subuh" (Tjerpen, 1966), 9) "Muntik No. 11" (Horison, 1966), 10) "Ia Datang Malam Hari" (Horison, 1967), 11) "Langit, Bulan, dan Bintang" (Horison, 1967), 12) "Pembantu Rumah Tangga" (Sastra 1967), 13) "Selamat Malam" (Sastra, 1968), 14) "Tanggal Satu" (Horison, 1968); kumpulan cerita pendek 1) Harmoni (Cet. I, Triwarsa, 1964. Cet. II, Pustaka Kita, 1987) dan 2) Bintang-Bintang (Pustaka Jaya, 1973); novel 1) Terima Kasih (1968), dan 2) Di Simpang Jalan (Pustaka Karya Grafika Utama: 1988). Di samping bidang sastra, Ras Siregar juga dikenal sebagai kolomnis bridge pada harian Kompas, seperti terlihat pada judul karyanya tentang bridge, Mari Bermain Bridge (1986).

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Ashadi Siregar
    Ashadi Siregar merupakan penulis novel yang terkenal dengan judul Cintaku di Kampus Biru dengan mengangkat kehidupan mahasiswa. Ashadi Siregar lahir tanggal 3 Juli 1945 di Pematang Siantar, ...
  • Baras
    Provinsi Sulawesi Barat Bahasa Baras merupakan bahasa yang bertanah asaldi Provinsi Sulawesi Barat. Bahasa ini dituturkan oleh masyarakat yang berada di Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten ...
  • Karas
    Provinsi Papua Barat Bahasa Karas dituturkandi Kampung Faur, Distri Karas, Kabupaten Fak-Fak, Provinsi Papua Barat. Beberapa kampung lain yang juga menggunakan bahasa Karas yaitu Kampung Kiaba, ...
  • Mairasi
    Provinsi Papua Barat Bahasa Mairasi dituturkan di Kampung Marsi (Sisi), Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat. Menurut pengakuan penduduk, bahasa Mairasi dituturkan juga oleh ...
  • Sori Siregar
    Sori Siregar selain dikenal sebagai sastrawan, ia juga seorang aktor, dan penyiar andal. Nama lengkapnya adalah Sori Sutan Sirovi Siregar dilahirkan di Medan, Sumatra Utara, 12 November 1939. Nama ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     
    Ras Siregar   (1936-1993)
    Kategori: Pengarang Sastra

     

    Ras Siregar yang mempunyai nama lengkap Rasgading Siregar dikenal sebagai pengarang cerpen dan novel dan lahir pada tanggal 10 Juni 1936 di Rantauprapat, Labuhan Batu, Sumatra Utara dan meninggal pada usia 57 tahun, tepatnya tanggal 25 Maret 1993, hari Kamis di Jakarta. Ras meninggal akibat sakit kanker hati dalam keyakinannya agama Islam. Dia anak ketiga dari delapan bersaudara. Ayahnya, Baginda Soilangon, seorang pensiunan pegawai perkebunan. Ras menikah dengan Fauziah Hanum Hasibuan dan mempunyai seorang anak bernama Raswan Abdul Malik Siregar.

    Dia mengawali pendidikannya dari SD Pematang Siantar (1950) lalu ke SMPN I Bogor (1953), SMA Bogor (1955) dan Kursus Analis Kimia Umum di Bogor (1955), kemudian Ras Siregar melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik, Jakarta (1974). Waktu sekolah di SMP, ia sudah mulai menulis, Karangannya dimuat di ruangan anak-anak harian Merdeka

    Profesi yang pernah dijalaninya adalah pegawai di Lembaga Ilmu Bidan Fakultas Kedokteran Hewan, Bogor, di Laboratorium Kimia Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makasar, Laboratorium Talens & Zoon NV, Laboratorium Pusat Raja Farma, Jakarta. Selanjutnya, ia menjadi Kepala Biro Propaganda PT Kimia Farma, Kepala Biro Humas Kimia Farma, Wakil Sekjen Gabsi (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) dan terakhir Ras Siregar menjabat Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Bank Pembangunan Indonesia Pusat, Jakarta. Tugas-tugas Ras Siregar ini tampaknya erat kaitannya dengan ilmu yang telah dituntutnya, yaitu analis kimia. Di samping itu, ia juga pernah menjadi dosen bahasa Indonesia jurnalistik di Sekolah Tinggi Publisistik, Jakarta.

    Tahun 1964 Ras Siregar menandatangani "Manifes Kebudayaan." Penandatanganan itu membuktikan bahwa ia telah menggolongkan dirinya ke dalam kelompok budayawan, khususnya sastrawan.

    Di dalam Bibliografi Karya Sastra Indonesia dalam Majalah yang disusun oleh Dr. Ulrich Kratz ternyata Ras Siregar telah banyak menulis cerita pendek yang dimuat dalam berbagai majalah, yaitu majalah Sastra, Teruna Bakti, Pustaka dan Budaya, Indonesia Horison, dan Tjerpen. Di samping itu, Ras Siregar juga sudah menerbitkan buku kumpulan cerita pendek dan novel. Sejak tahun 60-an Ras Siregar menerbitkan buku-buku sastra.

    Karya-karya Ras Siregar, antara lain adalah cerita pendek dalam majalah 1) "Ketika Jadi Asisten" (Sastra, 1963), 2) "Perempuan" (Teruna Bakti, 1963), 3) "Sebuah Analisis" (Sastra 1963), 4) "Air" (Pustaka dan Budaya, 1964), 5) "Harmoni" (Sastra, 1964), 6) "Pelaut" (Indonesia, 1965), 7) "Bintang-Bintang" (Horison, 1966), 8) "Ia Menanti Sampai Subuh" (Tjerpen, 1966), 9) "Muntik No. 11" (Horison, 1966), 10) "Ia Datang Malam Hari" (Horison, 1967), 11) "Langit, Bulan, dan Bintang" (Horison, 1967), 12) "Pembantu Rumah Tangga" (Sastra 1967), 13) "Selamat Malam" (Sastra, 1968), 14) "Tanggal Satu" (Horison, 1968); kumpulan cerita pendek 1) Harmoni (Cet. I, Triwarsa, 1964. Cet. II, Pustaka Kita, 1987) dan 2) Bintang-Bintang (Pustaka Jaya, 1973); novel 1) Terima Kasih (1968), dan 2) Di Simpang Jalan (Pustaka Karya Grafika Utama: 1988). Di samping bidang sastra, Ras Siregar juga dikenal sebagai kolomnis bridge pada harian Kompas, seperti terlihat pada judul karyanya tentang bridge, Mari Bermain Bridge (1986).

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Ashadi Siregar
    Ashadi Siregar merupakan penulis novel yang terkenal dengan judul Cintaku di Kampus Biru dengan mengangkat kehidupan mahasiswa. Ashadi Siregar lahir tanggal 3 Juli 1945 di Pematang Siantar, ...
  • Baras
    Provinsi Sulawesi Barat Bahasa Baras merupakan bahasa yang bertanah asaldi Provinsi Sulawesi Barat. Bahasa ini dituturkan oleh masyarakat yang berada di Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten ...
  • Karas
    Provinsi Papua Barat Bahasa Karas dituturkandi Kampung Faur, Distri Karas, Kabupaten Fak-Fak, Provinsi Papua Barat. Beberapa kampung lain yang juga menggunakan bahasa Karas yaitu Kampung Kiaba, ...
  • Mairasi
    Provinsi Papua Barat Bahasa Mairasi dituturkan di Kampung Marsi (Sisi), Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat. Menurut pengakuan penduduk, bahasa Mairasi dituturkan juga oleh ...
  • Sori Siregar
    Sori Siregar selain dikenal sebagai sastrawan, ia juga seorang aktor, dan penyiar andal. Nama lengkapnya adalah Sori Sutan Sirovi Siregar dilahirkan di Medan, Sumatra Utara, 12 November 1939. Nama ...
  • Ashadi Siregar
    Ashadi Siregar merupakan penulis novel yang terkenal dengan judul Cintaku di Kampus Biru dengan mengangkat kehidupan mahasiswa. Ashadi Siregar lahir tanggal 3 Juli 1945 di Pematang Siantar, ...
  • Baras
    Provinsi Sulawesi Barat Bahasa Baras merupakan bahasa yang bertanah asaldi Provinsi Sulawesi Barat. Bahasa ini dituturkan oleh masyarakat yang berada di Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten ...
  • Karas
    Provinsi Papua Barat Bahasa Karas dituturkandi Kampung Faur, Distri Karas, Kabupaten Fak-Fak, Provinsi Papua Barat. Beberapa kampung lain yang juga menggunakan bahasa Karas yaitu Kampung Kiaba, ...
  • Mairasi
    Provinsi Papua Barat Bahasa Mairasi dituturkan di Kampung Marsi (Sisi), Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat. Menurut pengakuan penduduk, bahasa Mairasi dituturkan juga oleh ...
  • Sori Siregar
    Sori Siregar selain dikenal sebagai sastrawan, ia juga seorang aktor, dan penyiar andal. Nama lengkapnya adalah Sori Sutan Sirovi Siregar dilahirkan di Medan, Sumatra Utara, 12 November 1939. Nama ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa