• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

    Revitalisasi Bahasa Daerah

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Edijushanan   (1940-...)
Kategori: Pengarang Sastra

 

Edijushanan, sastrawan yang menulis puisi, cerpen, dan kritik pada tahun 1970-an lahir di Karang Tengah, Cirebon, Jawa Barat, pada tanggal 6 Agustus 1940. Setelah lulus dari SMA-C, ia kuliah di Fakultas Sastra, Universitas Indonesia, Jurusan Sastra Nusantara (Seksi Sunda), tetapi tidak selesai.

Edijushanan mula-mula bekerja sebagai guru sekolah dasar (SD), kemudian mengajar di sekolah pendidikan guru agama (PGA) dan sekolah menengah pertama (SMP) tahun 1958—1967. Di samping itu, ia bekerja sebagai karyawan PT Daha Motor tahun 1967—1970 kemudian bekerja di CV Manggung Jaya tahun 1971—1973. Selain itu, Edijushanan juga pernah menjadi project officer pada Komite Sastra, Dewan Kesenian Jakarta tahun 1974—1975. Dia pernah menjadi editor Penerbit Aries Lima tahun 1979—1980. Selama bekerja di beberapa tempat tersebut, ia bertempat tinggal di Jakarta. Namun, setelah itu, Edijushanan menetap di kampung halamannya di Karang Tengah, Cirebon.

Karyanya diterbitkan dalam majalah Mimbar Indonesia dan Horison. Karya Edijushanan yang sudah diterbitkan, antara lain, ialah (1) Daun-Daun Menghijau (novel, 1976); (2) Jalan Tembus (novel, 1979); (3) Jeritan Hati di Balik Debur Ombak (1983); dan (4) Jantan (novel, 1989). Di samping sebagai penulis sastra Indonesia, Edijushanan juga penulis sastra Sunda.

Sebagai seorang pengarang, Edijushanan pernah mendapat hadiah kedua Sayembara Mengarang Roman yang diadakan oleh Dewan Kesenian Jakarta tahun 1977 atas novelnya yang berjudul Jantan. Novel itu kemudian diterbitkan oleh Gramedia tahun 1989. Dia juga pernah mendapat hadiah kedua Penghargaan Karya Sastra (prosa) dari Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (kini bernama Badan Bahasa) tahun 1992.

 
PENCARIAN TERKAIT