• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Cok Sawitri   (1967-...)
Kategori: Pengarang Sastra

 
 

Cok Sawitri lahir di Sidemen, Karangasem, Bali, 1 September 1968. Selain menulis cerpen, ia juga menulis puisi dan esai. Cok Sawitri yang juga bermain teater ini adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan kini bertugas di Kabupaten Badung, Bali.

Karya-karyanya berupa puisi, cerpen, artikel, features dimuat di berbagai media, seperti Bali Post, Bali Echo, Nusa Tenggara, Lalitudes, jurnal Kalam, Kompas, Gatra, dan The Jakarta Post.

Karya yang sudah diterbitkan antara lain termuat dalam buku Teh Ginseng (Kumpulan Puisi bersama Sanggar Minum Kopi Bali, 1992); Negeri Bayang-Bayang; Antologi Puisi, Geguritan dan Cerpen (Yayasan Seni Surabaya, 1996); Bali Behind The Seen (Kumpulan Puisi, 1992); cerpen Rahim dalam Mata Yang Indah: Kumpulan Cerpen Terbaik Kompas 2001 (Penerbit Buku Kompas, 2001), dan naskah monolog Aku Bukan Perempuan Lagi (2004), Tantri (2011, novel).

Ia juga pernah tercatat sebagai kontributor untuk Bali in Living Two Worlds (2002) dan Bali Rediscovered (2004). Di samping sebagai penyair dan cerpenis, Cok Sawitri sering diundang menjadi juri lomba teater maupun lomba baca dan menulis puisi.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Isma Sawitri
    Isma Sawitri merupakan penyair wanita, wartawati senior yang lahir di Langsa, Aceh, 21 November 1940. Ia menamatkan pendidikan SMA di Medan tahun 1958 dan pernah mengikuti kuliah di Fakultas ...
  • Mantra Bercocok Tanam Petani Bugis di Tanah Poleang
    Peneliti : Asri, S.S. Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2008 Abstrak :Mantra merupakan salah satu sastra lisan yang ada di Sulawesi Tenggara. Sastra lisan ini perlu ...
  • Mantra Bercocok Tanam Petani Bugis di Tanah Poleang
    Peneliti : Asri, S.S. Tanggal Penelitian : 01-04-2008 Abstrak :Mantra merupakan salah satu sastra lisan yang ada di Sulawesi Tengara. Sastra lisan ini perlu dilestarikan dan dipelihara karena mantra ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     
    Cok Sawitri   (1967-...)
    Kategori: Pengarang Sastra

     
     

    Cok Sawitri lahir di Sidemen, Karangasem, Bali, 1 September 1968. Selain menulis cerpen, ia juga menulis puisi dan esai. Cok Sawitri yang juga bermain teater ini adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan kini bertugas di Kabupaten Badung, Bali.

    Karya-karyanya berupa puisi, cerpen, artikel, features dimuat di berbagai media, seperti Bali Post, Bali Echo, Nusa Tenggara, Lalitudes, jurnal Kalam, Kompas, Gatra, dan The Jakarta Post.

    Karya yang sudah diterbitkan antara lain termuat dalam buku Teh Ginseng (Kumpulan Puisi bersama Sanggar Minum Kopi Bali, 1992); Negeri Bayang-Bayang; Antologi Puisi, Geguritan dan Cerpen (Yayasan Seni Surabaya, 1996); Bali Behind The Seen (Kumpulan Puisi, 1992); cerpen Rahim dalam Mata Yang Indah: Kumpulan Cerpen Terbaik Kompas 2001 (Penerbit Buku Kompas, 2001), dan naskah monolog Aku Bukan Perempuan Lagi (2004), Tantri (2011, novel).

    Ia juga pernah tercatat sebagai kontributor untuk Bali in Living Two Worlds (2002) dan Bali Rediscovered (2004). Di samping sebagai penyair dan cerpenis, Cok Sawitri sering diundang menjadi juri lomba teater maupun lomba baca dan menulis puisi.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Isma Sawitri
    Isma Sawitri merupakan penyair wanita, wartawati senior yang lahir di Langsa, Aceh, 21 November 1940. Ia menamatkan pendidikan SMA di Medan tahun 1958 dan pernah mengikuti kuliah di Fakultas ...
  • Mantra Bercocok Tanam Petani Bugis di Tanah Poleang
    Peneliti : Asri, S.S. Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2008 Abstrak :Mantra merupakan salah satu sastra lisan yang ada di Sulawesi Tenggara. Sastra lisan ini perlu ...
  • Mantra Bercocok Tanam Petani Bugis di Tanah Poleang
    Peneliti : Asri, S.S. Tanggal Penelitian : 01-04-2008 Abstrak :Mantra merupakan salah satu sastra lisan yang ada di Sulawesi Tengara. Sastra lisan ini perlu dilestarikan dan dipelihara karena mantra ...
  • Isma Sawitri
    Isma Sawitri merupakan penyair wanita, wartawati senior yang lahir di Langsa, Aceh, 21 November 1940. Ia menamatkan pendidikan SMA di Medan tahun 1958 dan pernah mengikuti kuliah di Fakultas ...
  • Mantra Bercocok Tanam Petani Bugis di Tanah Poleang
    Peneliti : Asri, S.S. Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2008 Abstrak :Mantra merupakan salah satu sastra lisan yang ada di Sulawesi Tenggara. Sastra lisan ini perlu ...
  • Mantra Bercocok Tanam Petani Bugis di Tanah Poleang
    Peneliti : Asri, S.S. Tanggal Penelitian : 01-04-2008 Abstrak :Mantra merupakan salah satu sastra lisan yang ada di Sulawesi Tengara. Sastra lisan ini perlu dilestarikan dan dipelihara karena mantra ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa