• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Manusia Baru   (1940)
Kategori: Karya Sastra

 

Manusia Baru merupakan sebuah drama karya Sanusi Pane. Drama tersebut pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka, Jakarta, pada tahun 1940. Manusia Baru dibagi menjadi empat babak. Pada babak terakhir terdapat lukisan happy end. Manusia Baru merupakan salah satu drama yang muncul pada angkatan Pujangga Baru yang mengemukakan persoalan kesadaran sosial sehingga berbeda dengan drama-drama yang muncul pada saat itu. Sebagian besar drama yang muncul pada saat itu bertolak dari "peristiwa sejarah". Manusia Baru tidak lagi berbicara tentang peristiwa sejarah, tetapi berbicara tentang hal-hal yang bersifat sosial dan individu yaitu kuatnya semangat muda dalam memperjuangkan nasib masyarakat buruh di suatu perusahaan.

Manusia Baru menceritakan pemogokan buruh suatu pabrik karena majikan pabrik tersebut tidak mau menaikkan gaji pegawainya. Latar cerita adalah Inia dengan para pelaku orang India. Walaupun demikian, persoalan peristiwa sosial dalam cerita terjadi pula di Indonesia pada saat itu sehingga Manusia Baru menjadi drama yang penting. Dalam Manusia Baru terdapat percakapan yang menarik antara Saraswati, Surenath Das, dan beberapa tokoh lain tentang Barat dan Timur yang mengingatkan kita pada polemik Sutan Takdir Alisjahbana dengan Sanusi Pane dan teman-temannya.

Sanusi Pane, sebagai penulis, mengatakan Manusia Baru harus ditonton sebagai hasil seni saja. Pengarang tidak bermaksud untuk menjadikan Manusia Baru sebagai bahan pelajaran bagi pembaca. Pengarang hanya ingin memberi seni saja. Manusia Baru mengandung tema adanya suatu pemikiran agar perselisihan antara buruh dan majikan dapat diselesaikan secara damai.

H.B. Jassin (1967) mengatakan Sanusi Pane melukiskan manusia harus mempertimbangkan jasmani dan rohani kemerdekaan seseorang dan kepentingan bersama dalam Manusia Baru. Kecerdasan pikiran dan kebijaksanaan mesti sanggup melihat yang abadi, dalam sesuatu yang mulia, bergerak dalam ketenangan dan tenang dalam gerakan. Persatuan asas Arjuna dan Faust dilakukan dalam segala medan kehidupan. Cita-cita tersebut adalah cita-cita yang hendak dicoba.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Bumi Manusia
    Bumi Manusia merupakan novel karya Pramoedya Ananta Toer, yang diterbitkanpada tahun 1980 oleh Hasta Mitra, Jakarta. Buku dengan format 15 x 21 cm dan tebal 354 halaman itu sampai akhir tahun 1980 ...
  • Dua Manusia
    Dua Manusia merupakan novel karangan Jasso Winarto yang diterbitkan oleh PT Indira Jakarta pada tahun 1978. Sebelum diterbitkan sebagai buku, cerita tersebut dimuat dalam surat kabar Kompas pada ...
  • Manusia Seni: Niccolo Paganini Violis Terbesar Jang Tak Bertara
    Judul : Manusia Seni: Niccolo Paganini Violis Terbesar Jang Tak Bertara Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-II No. 14 Tgl.Publikasi 30 Maret 1955 Provinsi: Provinsi Sumatera ...
  • Citra Manusia dalam Cerita Rakyat Kaili
    Peneliti : Herawai Tanggal Penelitian : Abstrak :Penelitian ini mengkaji bagaimana citra manusia dalam cerita rakyat Kaili, tujuannya meningkatkan pemahaman masyrakat dalam memahami dan menghargai ...
  • Khasanah Sastra Sulawesi Tenggara: Manusia dan Karyanya
    Peneliti : Ali Rosdin , Amiruddin, dan Ramlah Mappau Tanggal Penelitian : 01-01-2004 Abstrak :Penelitian “Khasanah Sastra Sulawesi Tenggara: Manusia dan Karyanya” ini bertujuan untuk ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     
    Manusia Baru   (1940)
    Kategori: Karya Sastra

     

    Manusia Baru merupakan sebuah drama karya Sanusi Pane. Drama tersebut pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka, Jakarta, pada tahun 1940. Manusia Baru dibagi menjadi empat babak. Pada babak terakhir terdapat lukisan happy end. Manusia Baru merupakan salah satu drama yang muncul pada angkatan Pujangga Baru yang mengemukakan persoalan kesadaran sosial sehingga berbeda dengan drama-drama yang muncul pada saat itu. Sebagian besar drama yang muncul pada saat itu bertolak dari "peristiwa sejarah". Manusia Baru tidak lagi berbicara tentang peristiwa sejarah, tetapi berbicara tentang hal-hal yang bersifat sosial dan individu yaitu kuatnya semangat muda dalam memperjuangkan nasib masyarakat buruh di suatu perusahaan.

    Manusia Baru menceritakan pemogokan buruh suatu pabrik karena majikan pabrik tersebut tidak mau menaikkan gaji pegawainya. Latar cerita adalah Inia dengan para pelaku orang India. Walaupun demikian, persoalan peristiwa sosial dalam cerita terjadi pula di Indonesia pada saat itu sehingga Manusia Baru menjadi drama yang penting. Dalam Manusia Baru terdapat percakapan yang menarik antara Saraswati, Surenath Das, dan beberapa tokoh lain tentang Barat dan Timur yang mengingatkan kita pada polemik Sutan Takdir Alisjahbana dengan Sanusi Pane dan teman-temannya.

    Sanusi Pane, sebagai penulis, mengatakan Manusia Baru harus ditonton sebagai hasil seni saja. Pengarang tidak bermaksud untuk menjadikan Manusia Baru sebagai bahan pelajaran bagi pembaca. Pengarang hanya ingin memberi seni saja. Manusia Baru mengandung tema adanya suatu pemikiran agar perselisihan antara buruh dan majikan dapat diselesaikan secara damai.

    H.B. Jassin (1967) mengatakan Sanusi Pane melukiskan manusia harus mempertimbangkan jasmani dan rohani kemerdekaan seseorang dan kepentingan bersama dalam Manusia Baru. Kecerdasan pikiran dan kebijaksanaan mesti sanggup melihat yang abadi, dalam sesuatu yang mulia, bergerak dalam ketenangan dan tenang dalam gerakan. Persatuan asas Arjuna dan Faust dilakukan dalam segala medan kehidupan. Cita-cita tersebut adalah cita-cita yang hendak dicoba.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Bumi Manusia
    Bumi Manusia merupakan novel karya Pramoedya Ananta Toer, yang diterbitkanpada tahun 1980 oleh Hasta Mitra, Jakarta. Buku dengan format 15 x 21 cm dan tebal 354 halaman itu sampai akhir tahun 1980 ...
  • Dua Manusia
    Dua Manusia merupakan novel karangan Jasso Winarto yang diterbitkan oleh PT Indira Jakarta pada tahun 1978. Sebelum diterbitkan sebagai buku, cerita tersebut dimuat dalam surat kabar Kompas pada ...
  • Manusia Seni: Niccolo Paganini Violis Terbesar Jang Tak Bertara
    Judul : Manusia Seni: Niccolo Paganini Violis Terbesar Jang Tak Bertara Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-II No. 14 Tgl.Publikasi 30 Maret 1955 Provinsi: Provinsi Sumatera ...
  • Citra Manusia dalam Cerita Rakyat Kaili
    Peneliti : Herawai Tanggal Penelitian : Abstrak :Penelitian ini mengkaji bagaimana citra manusia dalam cerita rakyat Kaili, tujuannya meningkatkan pemahaman masyrakat dalam memahami dan menghargai ...
  • Khasanah Sastra Sulawesi Tenggara: Manusia dan Karyanya
    Peneliti : Ali Rosdin , Amiruddin, dan Ramlah Mappau Tanggal Penelitian : 01-01-2004 Abstrak :Penelitian “Khasanah Sastra Sulawesi Tenggara: Manusia dan Karyanya” ini bertujuan untuk ...
  • Bumi Manusia
    Bumi Manusia merupakan novel karya Pramoedya Ananta Toer, yang diterbitkanpada tahun 1980 oleh Hasta Mitra, Jakarta. Buku dengan format 15 x 21 cm dan tebal 354 halaman itu sampai akhir tahun 1980 ...
  • Dua Manusia
    Dua Manusia merupakan novel karangan Jasso Winarto yang diterbitkan oleh PT Indira Jakarta pada tahun 1978. Sebelum diterbitkan sebagai buku, cerita tersebut dimuat dalam surat kabar Kompas pada ...
  • Manusia Seni: Niccolo Paganini Violis Terbesar Jang Tak Bertara
    Judul : Manusia Seni: Niccolo Paganini Violis Terbesar Jang Tak Bertara Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-II No. 14 Tgl.Publikasi 30 Maret 1955 Provinsi: Provinsi Sumatera ...
  • Citra Manusia dalam Cerita Rakyat Kaili
    Peneliti : Herawai Tanggal Penelitian : Abstrak :Penelitian ini mengkaji bagaimana citra manusia dalam cerita rakyat Kaili, tujuannya meningkatkan pemahaman masyrakat dalam memahami dan menghargai ...
  • Khasanah Sastra Sulawesi Tenggara: Manusia dan Karyanya
    Peneliti : Ali Rosdin , Amiruddin, dan Ramlah Mappau Tanggal Penelitian : 01-01-2004 Abstrak :Penelitian “Khasanah Sastra Sulawesi Tenggara: Manusia dan Karyanya” ini bertujuan untuk ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa