• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Kata Hati   (1941)
Kategori: Karya Sastra

 
 

Kata Hati merupakan buku kumpulan sajak karya Rifai Ali yang diterbitkan pertama kali oleh penerbit Tjerdas, Medan pada tahun 1941 kemudian cetakan kedua tahun 1975 diterbitkan oleh Pustaka Jaya. Dalam kumpulan sajak itu terdapat 35 sajak, yaitu

(1) "Di Kuala", (2) "Gunung Merapi", (3) "Indah", (4) "Teratur, (5) "Lengkap", (6) Manusia", (7) "Tekanan Senja", (8) "Basmalah", (9) "Maha Tunggal", (10) "Sunnatullah", (11) "Waktu", 12) "Turun ke Laut", (13) "Ngarai Sianok", (14) "Iradat Illahi: kepada Ibunda Sjarifah", (15) "Kemana Kita", (16) "Luka", (17) "Bukan Beban", (18) Kedewianmu", (19) "Cerana", (20) "Kecuali", (21) "Kopi Susu", (22) "Lillah", (23) "Pulang ke Tuhan", (24) "Betapa Tidak", (25) "Surat Attaubat", (26) "Azan Subuh", (27) "Di Mesjid Ma'sum", (28) "Surau Kami", (29) "Akhirat dalam Dunia Jihad", (30) "Makna Jati", (31) "Pada Kritikus", (32) "Bersyukurlah", (33) "Lagu Lama", (34) "Lumrah", dan (35) "Danau Maninjau".

Kumpulan sajak Kata Hati umumnya mengungkapkan kereligiusan pengarangnya. Hal itu tercermin dari sajak, "Basmalah", "Maha Tunggal", "Sunnatullah", "Iradat Illahi: kepada Ibunda Sjarifah", "Lillah", "Pulang ke Tuhan", "Surat Attaubat", "Azan Subuh", "Di Mesjid Ma'sum", "Surau Kami", "Akhirat dalam Dunia Jihad" dan "Bersyukurlah". Tujuannya untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya. Salah satu contoh sajak berikut ini.

Kumpulan sajak Rifai Ali itu mendapat perhatian pembaca, misalnya karya tersebut dimuat di berbagai majalah dan antologi. Majalah yang pernah memuat karya Rifai Ali, seperti Semangat Islam, Pujangga Baru, Semangat Pemuda, dan Panca Raya. Antologi yang memuat karya Rifai Ali, seperti Pujangga Baru karya H.B. Jassin dan Tonggak I karya Linus Suryadi Ag.

H.B. Jassin dalam Kesusasteraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essay (1954) mengatakan, bahwa Rifai Ali menyairkan Tuhannya, Rasulnya, mesjidnya, azan Subuhnya, dan tafsir ayatnya. Selain itu, penyair mencintai keindahan alam merupakan usaha untuk mendekatkannya diri kepada Khaliknya.

Korrie Layun Rampan dalam harian Suara Karya (1984) mengungkapkan, bahwa sajak-sajak Rifai Ali memang tipikal sajak masa itu. Ia mengutamakan keteraturan dan pola bait yang kebanyakan menyerupai pantun.

Rifai Ali juga berkiprah dalam penerjemahan beberapa ayat dalam Al quran. Hal itu memperjelas sosoknya sebagai wakil penyair Islam sehingga Rifai Ali dikenal dengan sajak-sajak religius dalam sastra Indonesia.

Beberapa buku yang memuat contoh karya Rifai Ali, antara lain, adalah Citra Manusia dalam Sajak Indonesia Modern (1994) dan Sikap dan Pemikiran dalam Sajak Melayu Modern (1980).

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Kaghati (Layang-Layang)
    Suku : Liang Kabori Sei Genre : Drama Provinsi: Provinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Muna Penyebaran: Muna Kaghati dalam bahasa Muna berarti layang-layang dan Kolope adalah ...
  • Hati yang Damai
    Hati Yang Damai merupakan novel karya Nh. Dini diterbitkan oleh Pustaka Jaya, terbit pertama kali tahun 1961, cetakan ke-2 tahun 1976. Hati yang Damai mengisahkan Dati dengan bekas kekasihnya baru ...
  • Hati Laki2
    Judul : Hati Laki2 Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-II No. 4 Tgl.Publikasi 1954 Kecamatan: Rungkut Desa: Medokan Ayu
  • Faktor-Faktor Penyebab Kurangnya Perhatian Siswa terhadap Kurangnya Perhatian Siswa terhadap Materi Pelajaran
    Peneliti : Asrif Tanggal Penelitian : 06-01-2008 Abstrak :Masalah Penelitian ini adalah apakah faktor eksternal seperti gaya mengajar guru, metode mengajar, penggunaan alat peraga, penguasaan materi ...
  • Ibtida witaya School Narhatiwat
    Alamat: Thailand Telp: Pos-el: Laman:
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     
    Kata Hati   (1941)
    Kategori: Karya Sastra

     
     

    Kata Hati merupakan buku kumpulan sajak karya Rifai Ali yang diterbitkan pertama kali oleh penerbit Tjerdas, Medan pada tahun 1941 kemudian cetakan kedua tahun 1975 diterbitkan oleh Pustaka Jaya. Dalam kumpulan sajak itu terdapat 35 sajak, yaitu

    (1) "Di Kuala", (2) "Gunung Merapi", (3) "Indah", (4) "Teratur, (5) "Lengkap", (6) Manusia", (7) "Tekanan Senja", (8) "Basmalah", (9) "Maha Tunggal", (10) "Sunnatullah", (11) "Waktu", 12) "Turun ke Laut", (13) "Ngarai Sianok", (14) "Iradat Illahi: kepada Ibunda Sjarifah", (15) "Kemana Kita", (16) "Luka", (17) "Bukan Beban", (18) Kedewianmu", (19) "Cerana", (20) "Kecuali", (21) "Kopi Susu", (22) "Lillah", (23) "Pulang ke Tuhan", (24) "Betapa Tidak", (25) "Surat Attaubat", (26) "Azan Subuh", (27) "Di Mesjid Ma'sum", (28) "Surau Kami", (29) "Akhirat dalam Dunia Jihad", (30) "Makna Jati", (31) "Pada Kritikus", (32) "Bersyukurlah", (33) "Lagu Lama", (34) "Lumrah", dan (35) "Danau Maninjau".

    Kumpulan sajak Kata Hati umumnya mengungkapkan kereligiusan pengarangnya. Hal itu tercermin dari sajak, "Basmalah", "Maha Tunggal", "Sunnatullah", "Iradat Illahi: kepada Ibunda Sjarifah", "Lillah", "Pulang ke Tuhan", "Surat Attaubat", "Azan Subuh", "Di Mesjid Ma'sum", "Surau Kami", "Akhirat dalam Dunia Jihad" dan "Bersyukurlah". Tujuannya untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya. Salah satu contoh sajak berikut ini.

    Kumpulan sajak Rifai Ali itu mendapat perhatian pembaca, misalnya karya tersebut dimuat di berbagai majalah dan antologi. Majalah yang pernah memuat karya Rifai Ali, seperti Semangat Islam, Pujangga Baru, Semangat Pemuda, dan Panca Raya. Antologi yang memuat karya Rifai Ali, seperti Pujangga Baru karya H.B. Jassin dan Tonggak I karya Linus Suryadi Ag.

    H.B. Jassin dalam Kesusasteraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essay (1954) mengatakan, bahwa Rifai Ali menyairkan Tuhannya, Rasulnya, mesjidnya, azan Subuhnya, dan tafsir ayatnya. Selain itu, penyair mencintai keindahan alam merupakan usaha untuk mendekatkannya diri kepada Khaliknya.

    Korrie Layun Rampan dalam harian Suara Karya (1984) mengungkapkan, bahwa sajak-sajak Rifai Ali memang tipikal sajak masa itu. Ia mengutamakan keteraturan dan pola bait yang kebanyakan menyerupai pantun.

    Rifai Ali juga berkiprah dalam penerjemahan beberapa ayat dalam Al quran. Hal itu memperjelas sosoknya sebagai wakil penyair Islam sehingga Rifai Ali dikenal dengan sajak-sajak religius dalam sastra Indonesia.

    Beberapa buku yang memuat contoh karya Rifai Ali, antara lain, adalah Citra Manusia dalam Sajak Indonesia Modern (1994) dan Sikap dan Pemikiran dalam Sajak Melayu Modern (1980).

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Kaghati (Layang-Layang)
    Suku : Liang Kabori Sei Genre : Drama Provinsi: Provinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Muna Penyebaran: Muna Kaghati dalam bahasa Muna berarti layang-layang dan Kolope adalah ...
  • Hati yang Damai
    Hati Yang Damai merupakan novel karya Nh. Dini diterbitkan oleh Pustaka Jaya, terbit pertama kali tahun 1961, cetakan ke-2 tahun 1976. Hati yang Damai mengisahkan Dati dengan bekas kekasihnya baru ...
  • Hati Laki2
    Judul : Hati Laki2 Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-II No. 4 Tgl.Publikasi 1954 Kecamatan: Rungkut Desa: Medokan Ayu
  • Faktor-Faktor Penyebab Kurangnya Perhatian Siswa terhadap Kurangnya Perhatian Siswa terhadap Materi Pelajaran
    Peneliti : Asrif Tanggal Penelitian : 06-01-2008 Abstrak :Masalah Penelitian ini adalah apakah faktor eksternal seperti gaya mengajar guru, metode mengajar, penggunaan alat peraga, penguasaan materi ...
  • Ibtida witaya School Narhatiwat
    Alamat: Thailand Telp: Pos-el: Laman:
  • Kaghati (Layang-Layang)
    Suku : Liang Kabori Sei Genre : Drama Provinsi: Provinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Muna Penyebaran: Muna Kaghati dalam bahasa Muna berarti layang-layang dan Kolope adalah ...
  • Hati yang Damai
    Hati Yang Damai merupakan novel karya Nh. Dini diterbitkan oleh Pustaka Jaya, terbit pertama kali tahun 1961, cetakan ke-2 tahun 1976. Hati yang Damai mengisahkan Dati dengan bekas kekasihnya baru ...
  • Hati Laki2
    Judul : Hati Laki2 Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-II No. 4 Tgl.Publikasi 1954 Kecamatan: Rungkut Desa: Medokan Ayu
  • Faktor-Faktor Penyebab Kurangnya Perhatian Siswa terhadap Kurangnya Perhatian Siswa terhadap Materi Pelajaran
    Peneliti : Asrif Tanggal Penelitian : 06-01-2008 Abstrak :Masalah Penelitian ini adalah apakah faktor eksternal seperti gaya mengajar guru, metode mengajar, penggunaan alat peraga, penguasaan materi ...
  • Ibtida witaya School Narhatiwat
    Alamat: Thailand Telp: Pos-el: Laman:
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa