• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Di Ambang Fajar   (1974)
Kategori: Karya Sastra

 

Di Ambang Fajar merupakan novel karya Sri Bekti Subakir yang diterbitkan oleh Pustaka Jaya, Jakarta pada tahun 1974. Novel itu mendapat hadiah pertama dari Yayasan Buku Utama pada tahun 1974. Novel setebal 168 halaman itu terdiri atas dua belas bab. Di Ambang Fajar mengisahkan kehidupan Herdiarto atau Herdi, seorang anak pasangan guru dan bidan, yang menderita cacat fisik karena polio. Pada saat Herdi duduk di bangku SMA, ia berkenalan dengan Yanti, gadis cantik yang pindah dari Jakarta. Kepada Herdi, Yanti menceritakan kakaknya, Ria, serta alasan kepindahannya dari Jakarta ke Wonosobo. Kondisi fisik Herdi tidak membuatnya berkecil hati. Herdi dan kawan-kawannya, termasuk Yanti, turut serta dalam rangka perayaan Hari Kebangkitan Nasional di sekolahnya.

Selepas SMA, Herdi dan Yanti berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan mereka di Universitas Indonesia. Ketika memasuki dunia perkuliahan dan bergabung dengan komunitas baru, mereka menghadapi situasi yang berbeda. Selain menekuni kuliahnya, Herdi memberikan les privat. Berkat beasiswa, Herdi melanjutkan sisa studinya di Mashassuchet.

Dari pembicaraan antara ayah dan ibu Yanti, diketahui bahwa mereka tidak menyukai Herdi. Yanti pun mengetahui bahwa perempuan yang dipanggilnya ibu bukanlah ibu kandungnya.

Di luar negeri Herdi berteman dekat dengan Clara. Namun, keraguan Clara untuk tinggal di Indonesia membuat Herdi pulang seorang diri ke Indonesia. Herdi dan Yanti bertemu kembali. Pada akhirnya, hubungan mereka direstui oleh ayah Yanti

Pengarang mengangkat kisah keterbatasan fisik manusia bukan merupakan hambatan untuk meraih cita-cita dan cinta apabila disertai kemauan kuat dan kerja keras. Hal itu tercermin dari usaha yang dilakukan pelaku utama cerita, yakni Herdi yang mengalami cacat fisik karena polio. Namun, Herdi mampu menyelesaikan studi sampai ke jenjang perguruan tinggi.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Gambang Rancag
    Suku : Betawi Genre : Puisi Provinsi: Provinsi DKI Jakarta Kabupaten/Kota: Kota.Jakarta Timur Kecamatan: Pasar Rebo Desa: Gandaria Pekayon Penyebaran: Jabodetabek ...
  • Agus Bambang Hermanto
    Profil Ahli Bahasa: Nama: Agus Bambang Hermanto NIP: 196805222003121001 Tempat/Tanggal Lahir: Sukoreno, 22 Mei 1968 Kategori: Penyuluh, Penyunting, Penerjemah Satker: Balai Bahasa Sumatra ...
  • Maskumambang
    Judul : Maskumambang Bahasa : Jawa Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-38 No. 42 Tgl.Publikasi 10 November 1972 Provinsi: Provinsi Jawa Timur Kabupaten/Kota: Kota.Surabaya Kecamatan: Bubutan ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     
    Di Ambang Fajar   (1974)
    Kategori: Karya Sastra

     

    Di Ambang Fajar merupakan novel karya Sri Bekti Subakir yang diterbitkan oleh Pustaka Jaya, Jakarta pada tahun 1974. Novel itu mendapat hadiah pertama dari Yayasan Buku Utama pada tahun 1974. Novel setebal 168 halaman itu terdiri atas dua belas bab. Di Ambang Fajar mengisahkan kehidupan Herdiarto atau Herdi, seorang anak pasangan guru dan bidan, yang menderita cacat fisik karena polio. Pada saat Herdi duduk di bangku SMA, ia berkenalan dengan Yanti, gadis cantik yang pindah dari Jakarta. Kepada Herdi, Yanti menceritakan kakaknya, Ria, serta alasan kepindahannya dari Jakarta ke Wonosobo. Kondisi fisik Herdi tidak membuatnya berkecil hati. Herdi dan kawan-kawannya, termasuk Yanti, turut serta dalam rangka perayaan Hari Kebangkitan Nasional di sekolahnya.

    Selepas SMA, Herdi dan Yanti berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan mereka di Universitas Indonesia. Ketika memasuki dunia perkuliahan dan bergabung dengan komunitas baru, mereka menghadapi situasi yang berbeda. Selain menekuni kuliahnya, Herdi memberikan les privat. Berkat beasiswa, Herdi melanjutkan sisa studinya di Mashassuchet.

    Dari pembicaraan antara ayah dan ibu Yanti, diketahui bahwa mereka tidak menyukai Herdi. Yanti pun mengetahui bahwa perempuan yang dipanggilnya ibu bukanlah ibu kandungnya.

    Di luar negeri Herdi berteman dekat dengan Clara. Namun, keraguan Clara untuk tinggal di Indonesia membuat Herdi pulang seorang diri ke Indonesia. Herdi dan Yanti bertemu kembali. Pada akhirnya, hubungan mereka direstui oleh ayah Yanti

    Pengarang mengangkat kisah keterbatasan fisik manusia bukan merupakan hambatan untuk meraih cita-cita dan cinta apabila disertai kemauan kuat dan kerja keras. Hal itu tercermin dari usaha yang dilakukan pelaku utama cerita, yakni Herdi yang mengalami cacat fisik karena polio. Namun, Herdi mampu menyelesaikan studi sampai ke jenjang perguruan tinggi.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Gambang Rancag
    Suku : Betawi Genre : Puisi Provinsi: Provinsi DKI Jakarta Kabupaten/Kota: Kota.Jakarta Timur Kecamatan: Pasar Rebo Desa: Gandaria Pekayon Penyebaran: Jabodetabek ...
  • Agus Bambang Hermanto
    Profil Ahli Bahasa: Nama: Agus Bambang Hermanto NIP: 196805222003121001 Tempat/Tanggal Lahir: Sukoreno, 22 Mei 1968 Kategori: Penyuluh, Penyunting, Penerjemah Satker: Balai Bahasa Sumatra ...
  • Maskumambang
    Judul : Maskumambang Bahasa : Jawa Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-38 No. 42 Tgl.Publikasi 10 November 1972 Provinsi: Provinsi Jawa Timur Kabupaten/Kota: Kota.Surabaya Kecamatan: Bubutan ...
  • Gambang Rancag
    Suku : Betawi Genre : Puisi Provinsi: Provinsi DKI Jakarta Kabupaten/Kota: Kota.Jakarta Timur Kecamatan: Pasar Rebo Desa: Gandaria Pekayon Penyebaran: Jabodetabek ...
  • Agus Bambang Hermanto
    Profil Ahli Bahasa: Nama: Agus Bambang Hermanto NIP: 196805222003121001 Tempat/Tanggal Lahir: Sukoreno, 22 Mei 1968 Kategori: Penyuluh, Penyunting, Penerjemah Satker: Balai Bahasa Sumatra ...
  • Maskumambang
    Judul : Maskumambang Bahasa : Jawa Data Publikasi: Publikasi majalah Tahun Ke-38 No. 42 Tgl.Publikasi 10 November 1972 Provinsi: Provinsi Jawa Timur Kabupaten/Kota: Kota.Surabaya Kecamatan: Bubutan ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa