• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Devayan (Simeulue)

Kategori: Registrasi Bahasa

 

Nama Lain: Defayan

Provinsi: Provinsi Aceh

Kabupaten/Kota: Kabupaten.Aceh Singkil

Kategori: terancam punah

Status: sudah terkonservasi


Penelitian tentang bahasa Simeulue telah dilakukan dengan rincian sebagai berikut. 

1)       Struktur Bahasa Simeulue (1981)

2)       Morfologi dan Sintaksis Bahasa Simeulue (1983)

3)       Sistem Morfologi Verba Bahasa Simeulue (1991)

4)       Sistem Sapaan Bahasa Simeulue (2003)

Namun, pada Peta Bahasa dan Bahasa-Bahasa di Indonesia tahun 2018 tidak mengklasifikasikan Simeulue sebagai bahasa maupun dialek melainkan hanya mengklasifikasikan bahasa Devayan. Di sisi lain, SIL dalam ethnologue.com masih mengklasifikasikan bahasa Simeulue dan menetapkan Defayan sebagai nama alternatif saja. 

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Devayan
    Provinsi Aceh Bahasa Devayan dituturkan di wilayah Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil (pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan) dan di Kecamatan Simeulue Timur, ...
  • Devayan
    Provinsi: Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Kabupaten/Kota: Kabupaten.Simeulue Kategori: kritis atau hampir punah Status: belum terkonservasi
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Devayan (Simeulue)

    Kategori: Registrasi Bahasa

     

    Nama Lain: Defayan

    Provinsi: Provinsi Aceh

    Kabupaten/Kota: Kabupaten.Aceh Singkil

    Kategori: terancam punah

    Status: sudah terkonservasi


    Penelitian tentang bahasa Simeulue telah dilakukan dengan rincian sebagai berikut. 

    1)       Struktur Bahasa Simeulue (1981)

    2)       Morfologi dan Sintaksis Bahasa Simeulue (1983)

    3)       Sistem Morfologi Verba Bahasa Simeulue (1991)

    4)       Sistem Sapaan Bahasa Simeulue (2003)

    Namun, pada Peta Bahasa dan Bahasa-Bahasa di Indonesia tahun 2018 tidak mengklasifikasikan Simeulue sebagai bahasa maupun dialek melainkan hanya mengklasifikasikan bahasa Devayan. Di sisi lain, SIL dalam ethnologue.com masih mengklasifikasikan bahasa Simeulue dan menetapkan Defayan sebagai nama alternatif saja. 

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Devayan
    Provinsi Aceh Bahasa Devayan dituturkan di wilayah Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil (pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan) dan di Kecamatan Simeulue Timur, ...
  • Devayan
    Provinsi: Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Kabupaten/Kota: Kabupaten.Simeulue Kategori: kritis atau hampir punah Status: belum terkonservasi
  • Devayan
    Provinsi Aceh Bahasa Devayan dituturkan di wilayah Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil (pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan) dan di Kecamatan Simeulue Timur, ...
  • Devayan
    Provinsi: Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Kabupaten/Kota: Kabupaten.Simeulue Kategori: kritis atau hampir punah Status: belum terkonservasi
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa