Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Prima Hariyanto, S.Hum
Tanggal Penelitian :
Dipublikasikan : TERBIT
Tahun Terbit : 2012
Abstrak :
Infiksasi sudah tidak produktif dan jarang digunakan. Makalah ini membahas kata berinfiks dalam bahasa Indonesia yang dikumpulkan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan analisis kepustakaan. Dalam penelitian ini ditemukan 21 kata berinfiks -ha-. Selain memaparkan kata berinfiks yang ditemukan, penelitian ini juga menganalisis makna yang terkandung dalam kata berinfiks dan kedudukan kata berinfiks dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, yakni sebagai lema baru, bukan sebagai sublema dari bentuk dasarnya.