Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Tamrin
Tanggal Penelitian :
Abstrak :
Mata pelajaran bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional, bahasa resmi negara bahasa pendidikan, dan juga bahasa sehari-hari masih juga mengalami kendala. tidak sedikit siswa yang tidak lulus karena mata pelajaran bahasa Indonesianya tidak memenuhi standar untuk diluluskan, dengan mulihat kenyataan tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar masih merupakan masalah baik ditinjau dari sisi bentuk kesalahan atau kekeliruan penggunaan kaidah sosial bahasa Indonesia. Masalah yang akan diungkap dan dijelaskan dalam penelitian ini adalah sejauh mana siswa kelas III SLTP se-Kota Palu memahami dan menguasai kaidah pengalimatan bahasa Indonesia, bagaimanakah pemakaian pola-pola kalimat bahasa Indonesia oleh siswa kelas III SLTP se-kota Palu ?, dan adakah pola kalimat yang digunakan tersebut bervariasi ?. Meode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu data dilapangan dikumpulkan, disusun, dijelaskan, dan dianalisis. Kesimpulan dari hasil analisis data adalah secara kuantitatif dan kualitatif, pemahaman dan penguasaan siswa SLTP se-Kota Palu terhadap pola dasar kalimat dapat dikatakan sudah memadai dan menguasai dengan baik, begitu pula dengan penguasaan terhadap pola kalimat SPK, pada pemahaman pola kalimat SPOPel masih dianggap rendah.