• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Maanyan

Kategori: Bahasa Daerah di Indonesia

 

Provinsi Kalimantan Selatan

Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat di Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut pengakuan penduduk, di sekitar Desa Warukin merupakan wilayah tutur bahasa Maanyan dan bahasa Banjar. Selain di Provinsi Kalimantan Selatan, bahasa Maanyan juga dituturkan oleh masyarakat di Desa Batapah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, dan di Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Bahasa Maanyan yang dituturkan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah adalah bahasa yang sama karena keduanya hanya mempunyai persentase perbedaan sebesar 48% (beda subdialek).

Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Maanyan merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 87%—98% jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa di sekitarnya. Misalnyapersentase perbedaan bahasa Maanyan dengan bahasa Banjar sebesar 95%; dengan bahasa Bugis sebesar 98%; dengan bahasa Lawangan sebesar 92%; dengan bahasa Dusun Deyah sebesar 87%; bahasa Samihin sebesar 96%; dengan bahasa Berangas sebesar 91%.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Maanyan
    Provinsi Kalimantan Tengah Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat di Desa Batapah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuasdan di Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Selatan Kabupaten/Kota: Kabupaten.Tabalong Kecamatan: Tanta Desa: Warukin Kategori: Aman Status: belum terkonservasi Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat yang ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Tengah Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kapuas Kategori: terancam punah Status: sudah terkonservasi Penelitian tentang bahasa Maanyan telah dilakukan dengan rincian ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Tengah Kabupaten/Kota: Kabupaten.Barito Utara Kategori: Aman Status: belum terkonservasi
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Maanyan

    Kategori: Bahasa Daerah di Indonesia

     

    Provinsi Kalimantan Selatan

    Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat di Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut pengakuan penduduk, di sekitar Desa Warukin merupakan wilayah tutur bahasa Maanyan dan bahasa Banjar. Selain di Provinsi Kalimantan Selatan, bahasa Maanyan juga dituturkan oleh masyarakat di Desa Batapah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, dan di Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

    Bahasa Maanyan yang dituturkan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah adalah bahasa yang sama karena keduanya hanya mempunyai persentase perbedaan sebesar 48% (beda subdialek).

    Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Maanyan merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 87%—98% jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa di sekitarnya. Misalnyapersentase perbedaan bahasa Maanyan dengan bahasa Banjar sebesar 95%; dengan bahasa Bugis sebesar 98%; dengan bahasa Lawangan sebesar 92%; dengan bahasa Dusun Deyah sebesar 87%; bahasa Samihin sebesar 96%; dengan bahasa Berangas sebesar 91%.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Maanyan
    Provinsi Kalimantan Tengah Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat di Desa Batapah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuasdan di Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Selatan Kabupaten/Kota: Kabupaten.Tabalong Kecamatan: Tanta Desa: Warukin Kategori: Aman Status: belum terkonservasi Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat yang ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Tengah Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kapuas Kategori: terancam punah Status: sudah terkonservasi Penelitian tentang bahasa Maanyan telah dilakukan dengan rincian ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Tengah Kabupaten/Kota: Kabupaten.Barito Utara Kategori: Aman Status: belum terkonservasi
  • Maanyan
    Provinsi Kalimantan Tengah Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat di Desa Batapah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuasdan di Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Selatan Kabupaten/Kota: Kabupaten.Tabalong Kecamatan: Tanta Desa: Warukin Kategori: Aman Status: belum terkonservasi Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat yang ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Tengah Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kapuas Kategori: terancam punah Status: sudah terkonservasi Penelitian tentang bahasa Maanyan telah dilakukan dengan rincian ...
  • Maanyan
    Provinsi: Provinsi Kalimantan Tengah Kabupaten/Kota: Kabupaten.Barito Utara Kategori: Aman Status: belum terkonservasi
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa