Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Dra. Ni Luh Partimi, M.Hum
Tanggal Penelitian : 01-09-1996
Dipublikasikan : TERBIT
Abstrak :
Dalam bahasa Bali, peran konstituen pusat dapat dibedakan atas lima jenis, yaitu peran aktif, peran pasif, peran refleksif, peran resiprokatif, dan peran prosesif. peran-peran itu dalam kalimat berkedudukan sebagai pusat.Struktur peran kalimat tunggal berpredikat verbal dalam bahasa Bali dapat dibentuk dari peran konstituen pusat dengan peran pendamping inti. struktur peran itu dapat pula dilengkapi dengan pendamping bukan inti. struktur peran kalimat tunggal yang hanya melibatkan peran pendamping inti dibedakan berdasarkan macam peran konstituen pusat. Berdasarkan macam peran konstituen pusat, struktur peran kalimat tunggal bahasa Bali dibedakan atas struktur peran kalimat aktif, struktur peran kalimat pasif, struktur peran kalimat refleksif, struktur peran kalimat resiprokatif, dan struktur peran kalimat prosesif.