Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Yani Paryono
Tanggal Penelitian : 01-01-2002
Abstrak :
Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pemakaian bahasa Indonesia secara umum oleh siswa SMU/SMK di Jawa Timur. Teori yang digunakan adalah teori kesalahan bahasa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak.
Penelitian ini menghasilkan hal-hal berikut. Pertama, dalam artikel kebahasaan dan kesastraan di Jawa Timur terdapat ketidaktepatan pemakaian kaidah ejaan yang berupa (1) penulisan huruf kapital, (2) pemakaian huruf miring, (3) penulisan kata dasar, (4) penulisan kata turunan, (5) penulisan bentuk ulang, (6) penulisan gabungan kata, (7) penulisan kata depan, (8) penulisan singkatan, (9) penulisan angka dan lambang bilangan, dan (10) diksi. Kedua, pemakaian bahasa Indonesia siswa-siswa SMU/ SMK dalam artikel kebahasaan dan kesastraan di Jawa Timur masih belum memenuhi kaidah-kaidah bahasa Indonesia yang benar. Kesalahan-kesalahan penulisan huruf kapital banyak ditemukan pada penulisan ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan, termasuk kata gantinya. Penulisan huruf kapital yang tidak tepat juga ditemukan pada penulisan kutipan judul artikel, nama koran, dan judul rubrik koran. Penelitian ini menyarankan untuk dilakukannya pembinaan bahasa Indonesia yang berkelanjutan, terutama bagi guru-guru bahasa Indonesia dan nonbahasa Indonesia.