Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Kalimantan Timur
Bahasa Basap dituturkan oleh masyarakat di Desa Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur dan di Desa Semurut, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Bahasa Basap terdiri atas dua dialek, yaitu bahasa Basap dialek [O] yang dituturkan di desa Sambakungan dan bahasa Basap dialek [u] yang dituturkan di desa Semurut. Persentase perbedaan kedua isolek tersebut 75%.
Menurut pengakuan penduduk, bahasa Basap standar terdapat di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Di wilayah ini, jumlah penutur relatif banyak dengan sebaran wilayah tutur yang luas. Pada umumnya, penutur bahasa Basap merupakan keturunan Cina yang menikah dengan suku Punan. Akan tetapi, berdasarkan penghitungan dialektometri, isolek Basap dan Punan merupakan bahasa yang berbeda dengan persentase perbedaan di atas90%.