• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Pemaknaan dalam Wacana Mr. Pecut pada Koran Jawa Pos

Kategori: Penelitian Bahasa

 

Peneliti : Puspa Ruriana

Tanggal Penelitian : 01-01-2005

Abstrak :

Penelitian ini bertujuan mengungkap makna dalam wacana “Mr. Pecut” di surat kabar Jawa Pos, baik pada tataran leksikal maupun gramatikal. Penelitian ini menggunakan teori wacana dan semantik. Sumber data penelitian ini adalah surat kabar Jawa Pos dengan sampel bulan Januari sampai dengan Mei. Data penelitian ini berupa data tulis. Metode yang digunakan adalah deskriptif-sinkronik.

Penelitian ini menghasilkan hal-hal berikut. Pertama, secara gramatikal, “Mr. Pecut” sudah menunjukkan bentuk wacana yang baik karena memiliki kaitan antarkalimat atau kohesi dan koherensi. Kedua, bentuk wacananya dapat digolongkan  sebagai wacana sosial karena digunakan untuk mengkritik pemerintah, perorangan, dan kelompok tertentu dalam masyarakat. Ketiga, bahasa yang digunakan adalah bahasa yang mudah dipahami dengan gaya bahasa yang berfungsi menghibur, seperti plesetan dan permainan kata. Keempat, gaya bahasa yang digunakan meliputi idiom, metafora, dan peribahasa. Kelima,  wacana “Mr. Pecut” dapat menjadi kontrol sosial bagi pelaksanaan pembangunan. Di samping itu, juga dapat digunakan untuk menyampaikan berita, penilaian, dan menggambarkan banyak hal karena memiliki kemampuan untuk membentuk opini publik.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Jawa
    Provinsi Aceh Bahasa Jawa yang berada di wilayah Provinsi Aceh dituturkan di Desa Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil; Desa Buket Pidie, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Utara Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Utara dituturkan di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat; Desa Sengon Sari, ...
  • Jawa
    Provinsi Jambi Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat; Desa Rantau Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Selatan dituturkan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tembingtinggi, Kabupaten Empat Lawang dan Desa Sebubus, Kecamatan Air ...
  • Jawa
    Provinsi Bengkulu Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Bengkulu dituturkan di Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong. Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Jawa ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Pemaknaan dalam Wacana Mr. Pecut pada Koran Jawa Pos

    Kategori: Penelitian Bahasa

     

    Peneliti : Puspa Ruriana

    Tanggal Penelitian : 01-01-2005

    Abstrak :

    Penelitian ini bertujuan mengungkap makna dalam wacana “Mr. Pecut” di surat kabar Jawa Pos, baik pada tataran leksikal maupun gramatikal. Penelitian ini menggunakan teori wacana dan semantik. Sumber data penelitian ini adalah surat kabar Jawa Pos dengan sampel bulan Januari sampai dengan Mei. Data penelitian ini berupa data tulis. Metode yang digunakan adalah deskriptif-sinkronik.

    Penelitian ini menghasilkan hal-hal berikut. Pertama, secara gramatikal, “Mr. Pecut” sudah menunjukkan bentuk wacana yang baik karena memiliki kaitan antarkalimat atau kohesi dan koherensi. Kedua, bentuk wacananya dapat digolongkan  sebagai wacana sosial karena digunakan untuk mengkritik pemerintah, perorangan, dan kelompok tertentu dalam masyarakat. Ketiga, bahasa yang digunakan adalah bahasa yang mudah dipahami dengan gaya bahasa yang berfungsi menghibur, seperti plesetan dan permainan kata. Keempat, gaya bahasa yang digunakan meliputi idiom, metafora, dan peribahasa. Kelima,  wacana “Mr. Pecut” dapat menjadi kontrol sosial bagi pelaksanaan pembangunan. Di samping itu, juga dapat digunakan untuk menyampaikan berita, penilaian, dan menggambarkan banyak hal karena memiliki kemampuan untuk membentuk opini publik.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Jawa
    Provinsi Aceh Bahasa Jawa yang berada di wilayah Provinsi Aceh dituturkan di Desa Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil; Desa Buket Pidie, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Utara Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Utara dituturkan di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat; Desa Sengon Sari, ...
  • Jawa
    Provinsi Jambi Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat; Desa Rantau Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Selatan dituturkan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tembingtinggi, Kabupaten Empat Lawang dan Desa Sebubus, Kecamatan Air ...
  • Jawa
    Provinsi Bengkulu Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Bengkulu dituturkan di Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong. Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Jawa ...
  • Jawa
    Provinsi Aceh Bahasa Jawa yang berada di wilayah Provinsi Aceh dituturkan di Desa Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil; Desa Buket Pidie, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Utara Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Utara dituturkan di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat; Desa Sengon Sari, ...
  • Jawa
    Provinsi Jambi Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat; Desa Rantau Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Selatan dituturkan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tembingtinggi, Kabupaten Empat Lawang dan Desa Sebubus, Kecamatan Air ...
  • Jawa
    Provinsi Bengkulu Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Bengkulu dituturkan di Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong. Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Jawa ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa