• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Makian Basa Suroboyoan.

Kategori: Penelitian Bahasa

 

Peneliti : Tri Winiasih dan Luthfi Baihaqi

Tanggal Penelitian : 01-01-2008

Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan karakteristik wujud referensi bentuk-bentuk makian “basa Suroboyoan”, mendeskripsikan pemakaian bentuk-bentuk satuan lingual makian “basa Suroboyoan”, serta menjelaskan fungsi tuturan makian dalam “basa Suroboyoan” berdasarkan konteks sosiokultural. Teori yang digunakan untuk mengkaji penelitian ini, antara lain adalah sosiolinguistik, fungsi bahasa, komponen tutur, konteks situasi dan budaya, satuan lingual, serta makna referensial.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) wujud referen makian ”basa Suroboyaon” dalam penelitian ini berupa keadaan, binatang, benda-benda, bagian tubuh, kekerabatan, makhluk halus, aktivitas, profesi, dan makanan; (2) bentuk satuan lingual makian ”basa Suroboyaon” dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan klausa; serta (3) fungsi makian ”basa Suroboyoan” antara lain untuk menyatakan fungsi informatif dan interaktif yang berupa mengontrol pihak lain (mengontrol orang lain untuk memaki dan mengontrol orang lain untuk merasakan hal yang sama), fungsi saling mengisi (menasehati, menegur, menghibur), serta fungsi menyatakan diri (mengekspresikan kemarahan, kekesalan, kesedihan, kekecewaan, kekaguman, kesakitan, ketidakpercayaan, keengganan, keterkejutan, kegembiraan, keakraban, penyesalan, penghinaan, rasa humor, dan merendahkan orang lain).

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Basap
    Provinsi Kalimantan Timur Bahasa Basap dituturkan oleh masyarakat di Desa Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur dan di Desa Semurut, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. ...
  • Makian Dalam
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Dalam dituturkan oleh masyarakat di Desa Matentengin, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Makian Luar
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Luar dituturkan oleh masyarakat di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Bebasari
    Bebasari merupakan drama yang ditulis oleh Rustam Effendi. Dialog dalam Bebasari disajikan dengan bentuk sajak sehingga H.B. Jassin (1967) menyebutnya sebagai drama bersajak. Naskah Bebasari ...
  • Makian Dalam
    Nama Lain: Taba (Makian Timur) Provinsi: Provinsi Maluku Utara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Halmahera Selatan Kecamatan: Pulau Makian Desa: Matantengin Kategori: Aman Status: belum terkonservasi ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Makian Basa Suroboyoan.

    Kategori: Penelitian Bahasa

     

    Peneliti : Tri Winiasih dan Luthfi Baihaqi

    Tanggal Penelitian : 01-01-2008

    Abstrak :

    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan karakteristik wujud referensi bentuk-bentuk makian “basa Suroboyoan”, mendeskripsikan pemakaian bentuk-bentuk satuan lingual makian “basa Suroboyoan”, serta menjelaskan fungsi tuturan makian dalam “basa Suroboyoan” berdasarkan konteks sosiokultural. Teori yang digunakan untuk mengkaji penelitian ini, antara lain adalah sosiolinguistik, fungsi bahasa, komponen tutur, konteks situasi dan budaya, satuan lingual, serta makna referensial.

    Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) wujud referen makian ”basa Suroboyaon” dalam penelitian ini berupa keadaan, binatang, benda-benda, bagian tubuh, kekerabatan, makhluk halus, aktivitas, profesi, dan makanan; (2) bentuk satuan lingual makian ”basa Suroboyaon” dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan klausa; serta (3) fungsi makian ”basa Suroboyoan” antara lain untuk menyatakan fungsi informatif dan interaktif yang berupa mengontrol pihak lain (mengontrol orang lain untuk memaki dan mengontrol orang lain untuk merasakan hal yang sama), fungsi saling mengisi (menasehati, menegur, menghibur), serta fungsi menyatakan diri (mengekspresikan kemarahan, kekesalan, kesedihan, kekecewaan, kekaguman, kesakitan, ketidakpercayaan, keengganan, keterkejutan, kegembiraan, keakraban, penyesalan, penghinaan, rasa humor, dan merendahkan orang lain).

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Basap
    Provinsi Kalimantan Timur Bahasa Basap dituturkan oleh masyarakat di Desa Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur dan di Desa Semurut, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. ...
  • Makian Dalam
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Dalam dituturkan oleh masyarakat di Desa Matentengin, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Makian Luar
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Luar dituturkan oleh masyarakat di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Bebasari
    Bebasari merupakan drama yang ditulis oleh Rustam Effendi. Dialog dalam Bebasari disajikan dengan bentuk sajak sehingga H.B. Jassin (1967) menyebutnya sebagai drama bersajak. Naskah Bebasari ...
  • Makian Dalam
    Nama Lain: Taba (Makian Timur) Provinsi: Provinsi Maluku Utara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Halmahera Selatan Kecamatan: Pulau Makian Desa: Matantengin Kategori: Aman Status: belum terkonservasi ...
  • Basap
    Provinsi Kalimantan Timur Bahasa Basap dituturkan oleh masyarakat di Desa Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur dan di Desa Semurut, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. ...
  • Makian Dalam
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Dalam dituturkan oleh masyarakat di Desa Matentengin, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Makian Luar
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Luar dituturkan oleh masyarakat di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Bebasari
    Bebasari merupakan drama yang ditulis oleh Rustam Effendi. Dialog dalam Bebasari disajikan dengan bentuk sajak sehingga H.B. Jassin (1967) menyebutnya sebagai drama bersajak. Naskah Bebasari ...
  • Makian Dalam
    Nama Lain: Taba (Makian Timur) Provinsi: Provinsi Maluku Utara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Halmahera Selatan Kecamatan: Pulau Makian Desa: Matantengin Kategori: Aman Status: belum terkonservasi ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa