Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : M. Oktavia Vidiyanti
Tanggal Penelitian : 01-01-2012
Abstrak :
Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, mendapat banyak rongrongan, termasuk dengan menjadikan bahasa asing sebagai pengantar di RSBI. Dalam pemakaian bahasa asing (Inggris) dalam KBM di RSBI tidak baik untuk pembinaan bahasa Indonesia. Tentunya, dalam hal ini pemerintah wajib mengembangkan dan melindungi bahasa Indonesia supaya bisa digunakan untuk semua ilmu pengetahuan. Pembinaan ini dapat membuat masyarakat Indonesia pandai, cinta, dan bangga berbahasa Indonesia. Dengan demikian penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan apakah pemakaian bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar di dalam RSBI perlu dipakai atau tidak, karena selain merugikan kajian ini merekomendasikan agar penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar ditinjau kembali dan bahkan dihapuskan.