Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Arif Izzak
Tanggal Penelitian : 01-01-2013
Abstrak :
Penelitian tentang aspektualitas dalam bahasa Madura ini penting dilakukan karena selama ini belum banyak yang secara khusus melakukan penelitian. Bidang Sintaksis dan Morfologi khususnya tentang aspektualitas dalam bahasa Madura perlu lebih banyak dilakukan penelitian agar khazanah pengetahuan tentang bahasa Madura semakin banyak. Sudah cukup banyak penelitian tentang struktur tata bahasa bM tetapi tidak ada salahnya jika lebih diperbanyak lagi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori sintaksis (aspektualitas) dan morfologi. Aspektualitas bM yang diteliti sebanyak lima belas jenis menurut kategorisasi yang dilakukan oleh Sumarlam. Sumber data adalah informan penutur asli Madura yang dijaring dengan instrumen kuesioner. Kuesioner dibuat untuk memancing keluarnya jenis-jenis aspektualitas dalam bahasa Madura. Hasilnya menunjukkan bahwa bM memiliki hampir semua jenis aspektualitas, yaitu, aspek inkoaktif, ingresif, progresif, terminatif, semelfaktif, iteratif, habituatif, kontinuatif, kompletif, duratif, intensif, atenuatif, diminutif, finitif, dan komitatif. Sebagian besar pemarkah aspektualitasnya bersifat perifrastis (alternasi leksikal) yaitu menggunakan kata-kata leksikal.