• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Kreativitas Linguistik dalam Wacana Cakcuk di Kota Surabaya: Analisis Wacana dan Pragmatik

Kategori: Penelitian Bahasa

 

Peneliti : Foriyani Subiyatningsih

Tanggal Penelitian : 01-01-2013

Abstrak :

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk plesetan ala Cakcuk dengan segala fenomena lingualnya dan makna pragmatik wacana plesetan Cakcuk. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian “Kreativitas Linguistik dalam Wacana Cakcuk di Kota Surabaya: Analisis Wacana dan  Pragmatik”. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data primer,yaitu data lingual dalam bentuk wacana tekstual yang diidentifikasi sebagai plesetan wacana Cakcuk dan data sekunder, berupa informasi dari para narasumber. Sumber data penelitian ini adalah distro dan counter tempat menjual  aneka suvenir  Cakcuk. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik dasar rekam dan dilanjutkan dengan teknik catat. Disamping itu, juga menggunakan metode cakap atau wawancara yang dilakukan dengan teknik dasar rekam dan dilanjutkan dengan teknik catat.  Metode analisis data yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode agih, metode komparatif, dan metode padan kontekstual. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk laporan penelitian dengan menggunakan kaidah informal.Penelitian ini menghasilkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, Pemakaian bahasa pada suvenir Cakcuk menghasilkan sebuah wacana yang khas, dalam pengertian bentuk wacana itu tidak ditemukan pada situasi pemakaian bahasa yang lain. Sebagai sebuah wacana, wacana Cakcuk dibangun oleh elemen-elemen wacana yang berupa proposisi. Proposisi-proposisi disusun menurut hubungan tertentu, baik secara gramatikal maupun semantis. Secara gramatikal wacana Cakcuk disusun menurut urutan bagian fokus di depan dan bagian latar belakang berada kemudian. Di samping itu, sesuai dengan struktur informasi wacana Cakcuk disusun mengikuti urutan informasi lama mendahului informasi baru. Dari aspek semantik, proposisi-proposisi diurutkan dengan berbagai hubungan, yaitu hubungan kausalitas, hubungan amplifikatif, hubungan parafrastis, identifikasi, perbandingan, dan hubungan latar-kesimpulan. Kedua, Pemakaian bahasa pada suvenir Cakcuk setelah dikaji ditemui banyak penyimpangan baik pada aspek leksikal, aspek gramatikal, maupun aspek hubungan semantis. Berbagai penyimpangan itu terjadi akibat kreativitas penulis di dalam memanfaatkan potensi bahasa untuk tujuan-tujuan komersial. Proses kreativitas ini dimungkinkan karena pada kenyataannya di dalam bahasa menunjukkan adanya  sifat ambiguitas, bahwa simbol-simbol bahasa dapat diperluas konteks pemakaiannya. Penyimpangan bahasa yang paling banyak ditemukan dalam bentuk permainan kata-kata, seperti homonimi, singkatan, akronim, dan malapropisme. Kreativitas linguistik ini dilakukan dengan cara mengganti, menyisipkan, menambah, membalik unsur-unsur bahasa pada suatu satuan bahasa tertentu  sehingga tercipta sesuatu yang baru, dan bentukan baru itu dapat menimbulkan efek lucu, indah, atau sesuatu yang lain yang unik.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Tiga Kota
    Tiga Kota merupakan kumpulan cerpen Nugroho Notosusanto yang pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka tahun 1959 (cetakan V, 1985). Dalam buku itu dimuat tujuh cerita pendek yang ...
  • BAHASA INDONESIA DALAM INFORMASI DAN IKLAN DI RUANG PUBLIK KOTA PANGKALPINANG
    Peneliti : Drs. Umar Solikhan, M.Hum Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2013 Abstrak :Pemakaian bahasa Indonesia, khususnya dalam informasi dan iklan, di tempat umum di ...
  • WACANA RUBRIK INTIMATE DI MAJALAH DIGITAL INTERAKTIF MALE
    Peneliti : Prima Hariyanto, S.Hum Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2013 Abstrak :Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, media massa pun berkembang ...
  • Cerita Rakyat Indragiri Hulu: Analisis Strukturalisme Levi-Strauss
    Peneliti : Sri Sabakti, Chrisna Putri Kurniati, Devi Fauziyah, Marlina Tanggal Penelitian : 01-02-2016 Tahun Terbit : 2016 Abstrak :ABSTRAK Sri Sabakti, Chrisna Putri Kurniati, Devi Fauziah, ...
  • Sastra Lisan Minangkabau di Kabupaten 50 Kota: Cerita Rakyat Puti Banduik
    Peneliti : - Tanggal Penelitian : Abstrak :-
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Kreativitas Linguistik dalam Wacana Cakcuk di Kota Surabaya: Analisis Wacana dan Pragmatik

    Kategori: Penelitian Bahasa

     

    Peneliti : Foriyani Subiyatningsih

    Tanggal Penelitian : 01-01-2013

    Abstrak :

    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk plesetan ala Cakcuk dengan segala fenomena lingualnya dan makna pragmatik wacana plesetan Cakcuk. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian “Kreativitas Linguistik dalam Wacana Cakcuk di Kota Surabaya: Analisis Wacana dan  Pragmatik”. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data primer,yaitu data lingual dalam bentuk wacana tekstual yang diidentifikasi sebagai plesetan wacana Cakcuk dan data sekunder, berupa informasi dari para narasumber. Sumber data penelitian ini adalah distro dan counter tempat menjual  aneka suvenir  Cakcuk. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik dasar rekam dan dilanjutkan dengan teknik catat. Disamping itu, juga menggunakan metode cakap atau wawancara yang dilakukan dengan teknik dasar rekam dan dilanjutkan dengan teknik catat.  Metode analisis data yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode agih, metode komparatif, dan metode padan kontekstual. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk laporan penelitian dengan menggunakan kaidah informal.Penelitian ini menghasilkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, Pemakaian bahasa pada suvenir Cakcuk menghasilkan sebuah wacana yang khas, dalam pengertian bentuk wacana itu tidak ditemukan pada situasi pemakaian bahasa yang lain. Sebagai sebuah wacana, wacana Cakcuk dibangun oleh elemen-elemen wacana yang berupa proposisi. Proposisi-proposisi disusun menurut hubungan tertentu, baik secara gramatikal maupun semantis. Secara gramatikal wacana Cakcuk disusun menurut urutan bagian fokus di depan dan bagian latar belakang berada kemudian. Di samping itu, sesuai dengan struktur informasi wacana Cakcuk disusun mengikuti urutan informasi lama mendahului informasi baru. Dari aspek semantik, proposisi-proposisi diurutkan dengan berbagai hubungan, yaitu hubungan kausalitas, hubungan amplifikatif, hubungan parafrastis, identifikasi, perbandingan, dan hubungan latar-kesimpulan. Kedua, Pemakaian bahasa pada suvenir Cakcuk setelah dikaji ditemui banyak penyimpangan baik pada aspek leksikal, aspek gramatikal, maupun aspek hubungan semantis. Berbagai penyimpangan itu terjadi akibat kreativitas penulis di dalam memanfaatkan potensi bahasa untuk tujuan-tujuan komersial. Proses kreativitas ini dimungkinkan karena pada kenyataannya di dalam bahasa menunjukkan adanya  sifat ambiguitas, bahwa simbol-simbol bahasa dapat diperluas konteks pemakaiannya. Penyimpangan bahasa yang paling banyak ditemukan dalam bentuk permainan kata-kata, seperti homonimi, singkatan, akronim, dan malapropisme. Kreativitas linguistik ini dilakukan dengan cara mengganti, menyisipkan, menambah, membalik unsur-unsur bahasa pada suatu satuan bahasa tertentu  sehingga tercipta sesuatu yang baru, dan bentukan baru itu dapat menimbulkan efek lucu, indah, atau sesuatu yang lain yang unik.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Tiga Kota
    Tiga Kota merupakan kumpulan cerpen Nugroho Notosusanto yang pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka tahun 1959 (cetakan V, 1985). Dalam buku itu dimuat tujuh cerita pendek yang ...
  • BAHASA INDONESIA DALAM INFORMASI DAN IKLAN DI RUANG PUBLIK KOTA PANGKALPINANG
    Peneliti : Drs. Umar Solikhan, M.Hum Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2013 Abstrak :Pemakaian bahasa Indonesia, khususnya dalam informasi dan iklan, di tempat umum di ...
  • WACANA RUBRIK INTIMATE DI MAJALAH DIGITAL INTERAKTIF MALE
    Peneliti : Prima Hariyanto, S.Hum Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2013 Abstrak :Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, media massa pun berkembang ...
  • Cerita Rakyat Indragiri Hulu: Analisis Strukturalisme Levi-Strauss
    Peneliti : Sri Sabakti, Chrisna Putri Kurniati, Devi Fauziyah, Marlina Tanggal Penelitian : 01-02-2016 Tahun Terbit : 2016 Abstrak :ABSTRAK Sri Sabakti, Chrisna Putri Kurniati, Devi Fauziah, ...
  • Sastra Lisan Minangkabau di Kabupaten 50 Kota: Cerita Rakyat Puti Banduik
    Peneliti : - Tanggal Penelitian : Abstrak :-
  • Tiga Kota
    Tiga Kota merupakan kumpulan cerpen Nugroho Notosusanto yang pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka tahun 1959 (cetakan V, 1985). Dalam buku itu dimuat tujuh cerita pendek yang ...
  • BAHASA INDONESIA DALAM INFORMASI DAN IKLAN DI RUANG PUBLIK KOTA PANGKALPINANG
    Peneliti : Drs. Umar Solikhan, M.Hum Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2013 Abstrak :Pemakaian bahasa Indonesia, khususnya dalam informasi dan iklan, di tempat umum di ...
  • WACANA RUBRIK INTIMATE DI MAJALAH DIGITAL INTERAKTIF MALE
    Peneliti : Prima Hariyanto, S.Hum Tanggal Penelitian : Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2013 Abstrak :Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, media massa pun berkembang ...
  • Cerita Rakyat Indragiri Hulu: Analisis Strukturalisme Levi-Strauss
    Peneliti : Sri Sabakti, Chrisna Putri Kurniati, Devi Fauziyah, Marlina Tanggal Penelitian : 01-02-2016 Tahun Terbit : 2016 Abstrak :ABSTRAK Sri Sabakti, Chrisna Putri Kurniati, Devi Fauziah, ...
  • Sastra Lisan Minangkabau di Kabupaten 50 Kota: Cerita Rakyat Puti Banduik
    Peneliti : - Tanggal Penelitian : Abstrak :-
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa