• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Karakteristik Cerita Bersambung Berbahasa Jawa di Majalah Panjebar Semangat 1945—1980

Kategori: Penelitian Bahasa

 

Peneliti : Anang Santosa

Tanggal Penelitian : 01-01-2013

Abstrak :Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi warna lokal yang terkandung di dalam beberapa cerita bersambung yang dimuat pada majalah berbahasa Jawa Panjebar Semangat dengan mengedepankan analisis tentang karakteristiknya. Analisis tentang warna lokal dalam sebuah karya sastra tidak hanya terbatas pada hal etnisitas maupun lokasi geografis semata, melainkan juga merujuk pada hal-hal lain terkait dengan kekhasan kelompok tertentu. Kajian ini merujuk pada pendekatan sosiologi sastra, terutama yang menitikberatkan pada karya sastra. Dengan pendekatan tersebut, sebuah karya sastra dapat diketahui kandungan sosiologisnya, terkait dengan rentang waktu penciptaan dan penceritaan, serta ideologi pengarang sebagai produsen karya sastra. Analisis karakteristik—sebagai salah satu unsur intrinsik karya sastra yang berkaitan erat dengan gaya—bertujuan untuk mengungkap sisi tersembunyi cara ucap pengarang tentang kondisi masyarakat. Hal ini menjadi sangat penting ketika dihadapkan pada nilai-nilai yang berskala lebih luas. Dengan demikian, dimungkinkan dapat diungkap gaya ucap prosa berbahasa Jawa serta nilai-nilai yang bersumber dari kearifan lokal yang ternyata memiliki nilai yang dapat diterima secara universal. Penelitian ini dibatasi pada cerita bersambung yang termuat dalam majalah berbahasa Jawa Panjebar Semangat edisi tahun 1945—1980. Rentang waktu ini dipilih dengan pertimbangan bahwa dalam kurun waktu tersebut terjadi momentum-momentum penting dalam tata kehidupan masyarakat, yang meliputi pasca kemerdekaan, orde lama, dan kejayaan orde baru. Sumber data ditentukan dengan cara memilih karya-karya pengarang Jawa Timur atau karya-karya yang berbicara tentang Jawa, khususnys Jawa Timur. Dari rentang panjang tahun tersebut, dipilih sembilan karya yang dianalisis secara khusus karena dianggap mewakili prosentase penulis, karakteristik, dan juga warna lokalnya. Dari kajian ini terungkap bahwa beberapa pengarang menggunakan model analitik dalam menggarap penokohan dan alur. Dari sisi warna lokal, beberapa kecenderungan yang dapat dicatat adalah pemakaian latar sosial masyarakat, serta penamaan tokoh dan sebutan nama diri. Penyematan beberapa nilai kehidupan dan kepercayaan juga ditemukan dalam beberapa cerita. Tema paling dominan yang ditemukan dalam beberapa cerita bersambung ini adalah masih kentalnya tradisi kawin paksa, meskipun hal tersebut sudah mendapat perlawanan dari generasi sesudahnya

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Cerita Wayang
    Wayang merupakan cerita yang bersumber dari kitab Ramayana dan Mahabarata yang kemudian dikembangkan dalam tradisi pertunjukan wayang. Wayang itu sendiri merupakan boneka tiruan orang yang terbuat ...
  • Jawa
    Provinsi Aceh Bahasa Jawa yang berada di wilayah Provinsi Aceh dituturkan di Desa Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil; Desa Buket Pidie, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Utara Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Utara dituturkan di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat; Desa Sengon Sari, ...
  • Jawa
    Provinsi Jambi Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat; Desa Rantau Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Selatan dituturkan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tembingtinggi, Kabupaten Empat Lawang dan Desa Sebubus, Kecamatan Air ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Karakteristik Cerita Bersambung Berbahasa Jawa di Majalah Panjebar Semangat 1945—1980

    Kategori: Penelitian Bahasa

     

    Peneliti : Anang Santosa

    Tanggal Penelitian : 01-01-2013

    Abstrak :Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi warna lokal yang terkandung di dalam beberapa cerita bersambung yang dimuat pada majalah berbahasa Jawa Panjebar Semangat dengan mengedepankan analisis tentang karakteristiknya. Analisis tentang warna lokal dalam sebuah karya sastra tidak hanya terbatas pada hal etnisitas maupun lokasi geografis semata, melainkan juga merujuk pada hal-hal lain terkait dengan kekhasan kelompok tertentu. Kajian ini merujuk pada pendekatan sosiologi sastra, terutama yang menitikberatkan pada karya sastra. Dengan pendekatan tersebut, sebuah karya sastra dapat diketahui kandungan sosiologisnya, terkait dengan rentang waktu penciptaan dan penceritaan, serta ideologi pengarang sebagai produsen karya sastra. Analisis karakteristik—sebagai salah satu unsur intrinsik karya sastra yang berkaitan erat dengan gaya—bertujuan untuk mengungkap sisi tersembunyi cara ucap pengarang tentang kondisi masyarakat. Hal ini menjadi sangat penting ketika dihadapkan pada nilai-nilai yang berskala lebih luas. Dengan demikian, dimungkinkan dapat diungkap gaya ucap prosa berbahasa Jawa serta nilai-nilai yang bersumber dari kearifan lokal yang ternyata memiliki nilai yang dapat diterima secara universal. Penelitian ini dibatasi pada cerita bersambung yang termuat dalam majalah berbahasa Jawa Panjebar Semangat edisi tahun 1945—1980. Rentang waktu ini dipilih dengan pertimbangan bahwa dalam kurun waktu tersebut terjadi momentum-momentum penting dalam tata kehidupan masyarakat, yang meliputi pasca kemerdekaan, orde lama, dan kejayaan orde baru. Sumber data ditentukan dengan cara memilih karya-karya pengarang Jawa Timur atau karya-karya yang berbicara tentang Jawa, khususnys Jawa Timur. Dari rentang panjang tahun tersebut, dipilih sembilan karya yang dianalisis secara khusus karena dianggap mewakili prosentase penulis, karakteristik, dan juga warna lokalnya. Dari kajian ini terungkap bahwa beberapa pengarang menggunakan model analitik dalam menggarap penokohan dan alur. Dari sisi warna lokal, beberapa kecenderungan yang dapat dicatat adalah pemakaian latar sosial masyarakat, serta penamaan tokoh dan sebutan nama diri. Penyematan beberapa nilai kehidupan dan kepercayaan juga ditemukan dalam beberapa cerita. Tema paling dominan yang ditemukan dalam beberapa cerita bersambung ini adalah masih kentalnya tradisi kawin paksa, meskipun hal tersebut sudah mendapat perlawanan dari generasi sesudahnya

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Cerita Wayang
    Wayang merupakan cerita yang bersumber dari kitab Ramayana dan Mahabarata yang kemudian dikembangkan dalam tradisi pertunjukan wayang. Wayang itu sendiri merupakan boneka tiruan orang yang terbuat ...
  • Jawa
    Provinsi Aceh Bahasa Jawa yang berada di wilayah Provinsi Aceh dituturkan di Desa Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil; Desa Buket Pidie, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Utara Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Utara dituturkan di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat; Desa Sengon Sari, ...
  • Jawa
    Provinsi Jambi Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat; Desa Rantau Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Selatan dituturkan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tembingtinggi, Kabupaten Empat Lawang dan Desa Sebubus, Kecamatan Air ...
  • Cerita Wayang
    Wayang merupakan cerita yang bersumber dari kitab Ramayana dan Mahabarata yang kemudian dikembangkan dalam tradisi pertunjukan wayang. Wayang itu sendiri merupakan boneka tiruan orang yang terbuat ...
  • Jawa
    Provinsi Aceh Bahasa Jawa yang berada di wilayah Provinsi Aceh dituturkan di Desa Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil; Desa Buket Pidie, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Utara Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Utara dituturkan di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat; Desa Sengon Sari, ...
  • Jawa
    Provinsi Jambi Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat; Desa Rantau Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten ...
  • Jawa
    Provinsi Sumatra Selatan Bahasa Jawa yang berada di Provinsi Sumatera Selatan dituturkan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tembingtinggi, Kabupaten Empat Lawang dan Desa Sebubus, Kecamatan Air ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa