• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Perspektif Gender dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Kepatihan Banyuwangi

Kategori: Penelitian Bahasa

 

Peneliti : M. Oktavia Vidiyanti

Tanggal Penelitian : 01-01-2013

Abstrak :Buku ajar merupakan salah satu komponen penting dalam suatu sistem pembelajaran. Tanpa buku ajar guru akan kesulitan dalam mencari dan mempelajari materi yang akan disampaikan kepada siswanya. Oleh karena itu keberadaan buku ajar yang baik yang dapat mendidik siswa, bukan hanya pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik sangat diperlukan. Dalam buku ajar bahasa Indonesia khususnya di kelas 1-6 masih banyak dijumpai gambar, deskripsi, kalimat, dan pemulihan warna gambar yang masih bias gender, padahal jika dibiarkan berlarur-larut tanpa pelurusan segera akan berakibat pada pembentukan pola pikir yang salah yang akhirnya termanifestikan dalam bentuk nilai-nilai dan sikap (afektif) yang “keliru” dan sulit diluruskan. Maka dengan penelitian ini perlu dibuktikan dengan mengidentifikasikan bias gender pada buku ajar bahasa Indonesia SD perlu segera dilakukan, sehingga secepatnya isi buku ajar dapat menunjukkan keadilan dan kesetaraan gender, dan akhirnya siswa-siswa SD segera mengubah struktur kognitif yang salah yang telah tertanam sebelumnya

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
    Tayangan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
  • Ensiklopedia Sastra Indonesia
    Ensiklopedia Sastra Indonesia versi Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia 5
    Layanan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring
  • Buku Harian
    Buku Harian merupakan buku kumpulan sajak yang keempat karya Subagio Sastrowardojo setelah Simphoni (1957), Daerah Perbatasan (1970), dan Keroncong Motinggo (1975). Buku Harian diterbitkan pertama ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Perspektif Gender dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Kepatihan Banyuwangi

    Kategori: Penelitian Bahasa

     

    Peneliti : M. Oktavia Vidiyanti

    Tanggal Penelitian : 01-01-2013

    Abstrak :Buku ajar merupakan salah satu komponen penting dalam suatu sistem pembelajaran. Tanpa buku ajar guru akan kesulitan dalam mencari dan mempelajari materi yang akan disampaikan kepada siswanya. Oleh karena itu keberadaan buku ajar yang baik yang dapat mendidik siswa, bukan hanya pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik sangat diperlukan. Dalam buku ajar bahasa Indonesia khususnya di kelas 1-6 masih banyak dijumpai gambar, deskripsi, kalimat, dan pemulihan warna gambar yang masih bias gender, padahal jika dibiarkan berlarur-larut tanpa pelurusan segera akan berakibat pada pembentukan pola pikir yang salah yang akhirnya termanifestikan dalam bentuk nilai-nilai dan sikap (afektif) yang “keliru” dan sulit diluruskan. Maka dengan penelitian ini perlu dibuktikan dengan mengidentifikasikan bias gender pada buku ajar bahasa Indonesia SD perlu segera dilakukan, sehingga secepatnya isi buku ajar dapat menunjukkan keadilan dan kesetaraan gender, dan akhirnya siswa-siswa SD segera mengubah struktur kognitif yang salah yang telah tertanam sebelumnya

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
    Tayangan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
  • Ensiklopedia Sastra Indonesia
    Ensiklopedia Sastra Indonesia versi Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia 5
    Layanan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring
  • Buku Harian
    Buku Harian merupakan buku kumpulan sajak yang keempat karya Subagio Sastrowardojo setelah Simphoni (1957), Daerah Perbatasan (1970), dan Keroncong Motinggo (1975). Buku Harian diterbitkan pertama ...
  • Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
    Tayangan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
  • Ensiklopedia Sastra Indonesia
    Ensiklopedia Sastra Indonesia versi Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia 5
    Layanan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring
  • Buku Harian
    Buku Harian merupakan buku kumpulan sajak yang keempat karya Subagio Sastrowardojo setelah Simphoni (1957), Daerah Perbatasan (1970), dan Keroncong Motinggo (1975). Buku Harian diterbitkan pertama ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa