Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Awaludin Rusiandi, dkk.
Tanggal Penelitian : 01-01-2013
Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dialektologi bahasa yang berada di wilayah Kepulauan Sumenep. Sumber data penelitian ini adalah informan-informan yang berada di Wilayah Sumenep. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan metode komparatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik cakap, catat, dan sadap atau perekam. Teori yang digunakan adalah dialektologi menurut Fernandez yaitu merupakan studi mengenai dialek-dialek suatu bahasa atau cabang Linguistik yang mengkaji variasi-variasi bahasa dengan memperlakukan variasi tersebut secara utuh. Dalam hasil analisis penelitian ini ditemukan 180 perbedaan fonologis. Dari 180 perbedaan fonologis tersebut, didapatkan suatu kaidah korespondensi sangat sempurna, yakni pelesapan bunyi [h] pada posisi ultima. Kaidah sangat sempurna tersebut terdapat pada 67 glos. Selain itu, terdapat 4 kaidah korespondensi sempurna konsonan dan 20 kaidah variasi bunyi yang terbagi atas 10 kaidah variasi vokal dan 10 kaidah variasi konsonan