• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Ideologi Gender dan Segi Feminisme dalam Sastra: La Barka dan Namaku Hiroko Karya NH. Dini

Kategori: Penelitian Bahasa

 

Peneliti : Yeni Mulyani S.

Tanggal Penelitian : 10-03-2002

Abstrak :Tulisan ini melaporkan temuan-temuan kajian penelitian yang dilakukan dengan tujuan ingin mengungkapkan ideologi gender dan wacana feminisme dalam sastra yang terefleksikan dalam karya Nh. Dini La Barka dan Namaku Hiroko. Di dalam kajian ini dipilih dua karya Dini yang memiliki latar budaya berbeda, yaitu Barat yang diwakili Perancis dan Timur yang diwakili Jepang. Pemilihan dua karya tersebut tentu saja dengan alasan bahwa budaya Barat dan Timur akan sangat menarik dan akan berbeda dalam pengungkapan ideologi gender dan feminisme. Asumsi dasarnya adalah budaya Barat dapat menjadi wadah berkembangnya feminisme, sedangkan budaya Timur lebih cenderung ke pengukujan ideologi gendernya. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui studi pustaka dengan menerapkan metode struktural.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • A.M.Dg. Myala
    A.M.Dg. Myala atau Abdul Muin Daeng Myala adalah sastrawan Indonesia kelahiran Makassar pada tanggal 2 Januari 1909. Penyair ini mempunyai nama lain A. M. Thahir. Dia tergolong sebagai penyair ...
  • Abdullah Harahap
    Abdullah Harahap adalah pengarang novel yang sangat produktif pada tahun 1970-an. Ia lahir di Sipirok, Tapanuli Selatan tahun 1943. Dia dikenal sebagai pengarang cerita roman dan cerita horor atau ...
  • Airlangga
    Airlangga merupakan judul drama karangan Sanusi Pane yang ditulis pertama kali dalam bahasa Belanda dan diterbitkan secara bersambung pada tahun 1928 di dalam majalah Timboel. Drama ini kemudian ...
  • Dewan Kesenian Lampung
    Dewan Kesenian Lampung merupakan lembaga yang menjadi penghubung antara Pemerintah Daerah Lampung dengan seniman Lampung. Pembentukan lembaga ini merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Dalam ...
  • B. Soelarto
    B. Soelarto, seorang pengarang, lahir di Purworejo 11 September 1936. Ayahnya bernama R. Soekiter dan ibunya R.A. Mariah. Dia menikah dengan Siti Hartati dan memperoleh tiga orang anak, yakni Dyah ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Ideologi Gender dan Segi Feminisme dalam Sastra: La Barka dan Namaku Hiroko Karya NH. Dini

    Kategori: Penelitian Bahasa

     

    Peneliti : Yeni Mulyani S.

    Tanggal Penelitian : 10-03-2002

    Abstrak :Tulisan ini melaporkan temuan-temuan kajian penelitian yang dilakukan dengan tujuan ingin mengungkapkan ideologi gender dan wacana feminisme dalam sastra yang terefleksikan dalam karya Nh. Dini La Barka dan Namaku Hiroko. Di dalam kajian ini dipilih dua karya Dini yang memiliki latar budaya berbeda, yaitu Barat yang diwakili Perancis dan Timur yang diwakili Jepang. Pemilihan dua karya tersebut tentu saja dengan alasan bahwa budaya Barat dan Timur akan sangat menarik dan akan berbeda dalam pengungkapan ideologi gender dan feminisme. Asumsi dasarnya adalah budaya Barat dapat menjadi wadah berkembangnya feminisme, sedangkan budaya Timur lebih cenderung ke pengukujan ideologi gendernya. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui studi pustaka dengan menerapkan metode struktural.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • A.M.Dg. Myala
    A.M.Dg. Myala atau Abdul Muin Daeng Myala adalah sastrawan Indonesia kelahiran Makassar pada tanggal 2 Januari 1909. Penyair ini mempunyai nama lain A. M. Thahir. Dia tergolong sebagai penyair ...
  • Abdullah Harahap
    Abdullah Harahap adalah pengarang novel yang sangat produktif pada tahun 1970-an. Ia lahir di Sipirok, Tapanuli Selatan tahun 1943. Dia dikenal sebagai pengarang cerita roman dan cerita horor atau ...
  • Airlangga
    Airlangga merupakan judul drama karangan Sanusi Pane yang ditulis pertama kali dalam bahasa Belanda dan diterbitkan secara bersambung pada tahun 1928 di dalam majalah Timboel. Drama ini kemudian ...
  • Dewan Kesenian Lampung
    Dewan Kesenian Lampung merupakan lembaga yang menjadi penghubung antara Pemerintah Daerah Lampung dengan seniman Lampung. Pembentukan lembaga ini merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Dalam ...
  • B. Soelarto
    B. Soelarto, seorang pengarang, lahir di Purworejo 11 September 1936. Ayahnya bernama R. Soekiter dan ibunya R.A. Mariah. Dia menikah dengan Siti Hartati dan memperoleh tiga orang anak, yakni Dyah ...
  • A.M.Dg. Myala
    A.M.Dg. Myala atau Abdul Muin Daeng Myala adalah sastrawan Indonesia kelahiran Makassar pada tanggal 2 Januari 1909. Penyair ini mempunyai nama lain A. M. Thahir. Dia tergolong sebagai penyair ...
  • Abdullah Harahap
    Abdullah Harahap adalah pengarang novel yang sangat produktif pada tahun 1970-an. Ia lahir di Sipirok, Tapanuli Selatan tahun 1943. Dia dikenal sebagai pengarang cerita roman dan cerita horor atau ...
  • Airlangga
    Airlangga merupakan judul drama karangan Sanusi Pane yang ditulis pertama kali dalam bahasa Belanda dan diterbitkan secara bersambung pada tahun 1928 di dalam majalah Timboel. Drama ini kemudian ...
  • Dewan Kesenian Lampung
    Dewan Kesenian Lampung merupakan lembaga yang menjadi penghubung antara Pemerintah Daerah Lampung dengan seniman Lampung. Pembentukan lembaga ini merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Dalam ...
  • B. Soelarto
    B. Soelarto, seorang pengarang, lahir di Purworejo 11 September 1936. Ayahnya bernama R. Soekiter dan ibunya R.A. Mariah. Dia menikah dengan Siti Hartati dan memperoleh tiga orang anak, yakni Dyah ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa