Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Nurhayati Kangiden, Amir Kadir, Arfan Adnan, Dahlan Kadjia
Tanggal Penelitian :
Abstrak :
Disalah satu kawasan tanah air kita khususnya di Sulawesi Tengah yaitu di Kabupaten Buol Toli-toli terdapat sastra lisan Totoli. seperti halnya sastra lisan yang ada di berbagai daerah lain, maka sastra lisan Totoli juga berkembang ditengah-tengah masyarakat yang diwariskan secara turun temurun secara lisan oleh orang-orang tua atau juru penutur. namun kenyataan menunjukkan bahwa satra lisan Totoli sangat menyedihkan nasibnya sebab sastra lisan tersebut umumnya tesimpan dalam ingatan orang-orang tua yang sudah lanjut usia yang kian hari penutur tersebut kian berkurang, sedangkan upaya untuk merekam dan menginventarisasikan sastra lisan tersebut belum ada. untuk itulah Balai Bahasa Povinsi Sulawesi Tengah mengadakan penelitian. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik studi pustaka, wawancara, perekaman, membuat transkripsi, menelusuri cerita. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa sastra lisan Totoli terdiri dari cerita rakyat dan pantun (lelegasan), yang pada umumnya sastra lisan Totoli berkaitan dengan asal usul suatu tempat kejadian atau peristiwa, sedangkan pantun berkaitan dengan nasihat, perkenalan, dan hiburan.