• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Emil A. Sanossa: Karya Drama dan Dunianya

Kategori: Penelitian Sastra

 

Peneliti : Dian Roesmiati

Tanggal Penelitian : 01-01-2007

Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah mengungkap unsur intrinsik dan ekstrinsik karya drama Emil A. Sanossa. Teori yang digunakan adalah teori sosiologi sastra. Sumber data primer penelitian ini adalah dua karya drama Emil A. Sanossa, yaitu “Fajar Sidik” dan “Babad Tanah Jawa”. Sumber data sekundernya adalah Emil A. Sanossa.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa “Fajar Sidik” dan “Babad Tanah Jawa” menokohkan tokoh yang berwatak datar, berlatar sosial kelas menengah keatas dan menengah kebawah, bertemakan politik, sosial, budaya, dan agama. Naskah dramanya memiliki struktur yang khas dan berbeda dengan karya drama modern Indonesia lainnya. Di dalam drama “Fajar Sidik” tidak ada penanda khusus untuk pembabakan dan adegan. Naskah drama Emil cenderung menampilkan dialog-dialog ringan dan segar sehingga kesannya tidak menggurui, tetapi lebih banyak menonjolkan masalah sosial yang agamis. Karyanya tidak sekadar menawarkan hiburan, tetapi juga menghadirkan renungan yang dalam dan gayut dengan masalah politik, sosial budaya, dan agama. “Fajar Sidik” dapat digolongkan ke dalam tipe drama the history play atau the episodic play, sedangkan “Fajar Sidik” bertipe drama komedi.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • A. A. Navis
    A. A. Navis, yang nama lengkapnya Ali Akbar Navis, lahir di Kampung Jawa, Padang Panjang, Sumatra Barat pada 17 November 1924 dan meninggal pada 22 Maret 2003 di Padang setelah menjalani perawatan ...
  • A. A. Pandji Tisna
    A. A. Pandji Tisna mempunyai nama lengkap Anak Agung Nyoman Pandji Tisna. Ia lahir tanggal 11 Februari 1908 dan meninggal dunia tanggal 2 Juni 1978 di Buleleng, Singaraja, Bali. A.A. Pandji Tisna ...
  • A. Bastari Asnin
    A. Bastari Asnin, sastrawan dengan nama lengkap Ahmad Bastari Asnin, lahir di Blambangan, Muaradua, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, 29 Agustus 1939 dan meninggal dunia di Jakarta, 21 November ...
  • A. Damhoeri
    A. Damhoeri yang dikenal sebagai pengarang novel Mentjari Djodoh (1935) dan Depok Anak Pagai (1935) dilahirkan di Desa Batu Payung, Kecamatan Perwakilan Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, ...
  • A.M.Dg. Myala
    A.M.Dg. Myala atau Abdul Muin Daeng Myala adalah sastrawan Indonesia kelahiran Makassar pada tanggal 2 Januari 1909. Penyair ini mempunyai nama lain A. M. Thahir. Dia tergolong sebagai penyair ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Emil A. Sanossa: Karya Drama dan Dunianya

    Kategori: Penelitian Sastra

     

    Peneliti : Dian Roesmiati

    Tanggal Penelitian : 01-01-2007

    Abstrak :

    Tujuan penelitian ini adalah mengungkap unsur intrinsik dan ekstrinsik karya drama Emil A. Sanossa. Teori yang digunakan adalah teori sosiologi sastra. Sumber data primer penelitian ini adalah dua karya drama Emil A. Sanossa, yaitu “Fajar Sidik” dan “Babad Tanah Jawa”. Sumber data sekundernya adalah Emil A. Sanossa.

    Penelitian ini mengungkapkan bahwa “Fajar Sidik” dan “Babad Tanah Jawa” menokohkan tokoh yang berwatak datar, berlatar sosial kelas menengah keatas dan menengah kebawah, bertemakan politik, sosial, budaya, dan agama. Naskah dramanya memiliki struktur yang khas dan berbeda dengan karya drama modern Indonesia lainnya. Di dalam drama “Fajar Sidik” tidak ada penanda khusus untuk pembabakan dan adegan. Naskah drama Emil cenderung menampilkan dialog-dialog ringan dan segar sehingga kesannya tidak menggurui, tetapi lebih banyak menonjolkan masalah sosial yang agamis. Karyanya tidak sekadar menawarkan hiburan, tetapi juga menghadirkan renungan yang dalam dan gayut dengan masalah politik, sosial budaya, dan agama. “Fajar Sidik” dapat digolongkan ke dalam tipe drama the history play atau the episodic play, sedangkan “Fajar Sidik” bertipe drama komedi.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • A. A. Navis
    A. A. Navis, yang nama lengkapnya Ali Akbar Navis, lahir di Kampung Jawa, Padang Panjang, Sumatra Barat pada 17 November 1924 dan meninggal pada 22 Maret 2003 di Padang setelah menjalani perawatan ...
  • A. A. Pandji Tisna
    A. A. Pandji Tisna mempunyai nama lengkap Anak Agung Nyoman Pandji Tisna. Ia lahir tanggal 11 Februari 1908 dan meninggal dunia tanggal 2 Juni 1978 di Buleleng, Singaraja, Bali. A.A. Pandji Tisna ...
  • A. Bastari Asnin
    A. Bastari Asnin, sastrawan dengan nama lengkap Ahmad Bastari Asnin, lahir di Blambangan, Muaradua, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, 29 Agustus 1939 dan meninggal dunia di Jakarta, 21 November ...
  • A. Damhoeri
    A. Damhoeri yang dikenal sebagai pengarang novel Mentjari Djodoh (1935) dan Depok Anak Pagai (1935) dilahirkan di Desa Batu Payung, Kecamatan Perwakilan Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, ...
  • A.M.Dg. Myala
    A.M.Dg. Myala atau Abdul Muin Daeng Myala adalah sastrawan Indonesia kelahiran Makassar pada tanggal 2 Januari 1909. Penyair ini mempunyai nama lain A. M. Thahir. Dia tergolong sebagai penyair ...
  • A. A. Navis
    A. A. Navis, yang nama lengkapnya Ali Akbar Navis, lahir di Kampung Jawa, Padang Panjang, Sumatra Barat pada 17 November 1924 dan meninggal pada 22 Maret 2003 di Padang setelah menjalani perawatan ...
  • A. A. Pandji Tisna
    A. A. Pandji Tisna mempunyai nama lengkap Anak Agung Nyoman Pandji Tisna. Ia lahir tanggal 11 Februari 1908 dan meninggal dunia tanggal 2 Juni 1978 di Buleleng, Singaraja, Bali. A.A. Pandji Tisna ...
  • A. Bastari Asnin
    A. Bastari Asnin, sastrawan dengan nama lengkap Ahmad Bastari Asnin, lahir di Blambangan, Muaradua, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, 29 Agustus 1939 dan meninggal dunia di Jakarta, 21 November ...
  • A. Damhoeri
    A. Damhoeri yang dikenal sebagai pengarang novel Mentjari Djodoh (1935) dan Depok Anak Pagai (1935) dilahirkan di Desa Batu Payung, Kecamatan Perwakilan Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, ...
  • A.M.Dg. Myala
    A.M.Dg. Myala atau Abdul Muin Daeng Myala adalah sastrawan Indonesia kelahiran Makassar pada tanggal 2 Januari 1909. Penyair ini mempunyai nama lain A. M. Thahir. Dia tergolong sebagai penyair ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa