• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Komunitas Sastra Indonesia di Mojokerto

Kategori: Penelitian Sastra

 

Peneliti : Anang Santosa

Tanggal Penelitian : 01-01-2007

Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah mengungkap komunitas sastra di Mojokerto yang meliputi kegiatan, kreativitas, dan anggota komunitas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi sastra. Sumber data penelitian ini adalah pengurus dan anggota komunitas sastra di Mojokerto. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara.

Penelitian ini mengungkap bahwa di Mojokerto ada komunitas sastra bernama Forasmo (Forum Sastra Mojokerto). Komunitas ini didirikan pada tahun 1998 dan diketuai oleh Suyitno Ethexs dengan anggota Agung, Andi Nurkholis, Chamim Khakhuri, Gatot Sableng, Hardjono WS, Max Arifin (alm.), Mohammad Miscbah, Mugianto, Suliadi, Faqi, Saiful Bahri, Tuasikal, dan Ummu Salama. Komunitas ini beralamat di jalan S Parman 18 Mojokerto.  Kegiatan yang dilakukan oleh Forasmo adalah apresiasi dan diskusi sastra setiap bulan, menerbitkan antologi puisi untuk menampung hasil karya anggotanya, mengadakan pelatihan penulisan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, dan menyelenggarakan lomba cipta serta baca puisi.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
    Tayangan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
  • Ensiklopedia Sastra Indonesia
    Ensiklopedia Sastra Indonesia versi Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia 5
    Layanan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring
  • Indonesia Tumpah Darahku
    Indonesia Tumpah Darahku merupakan kumpulan sajak kedua yang dikarang oleh Muhammad Yamin. Kumpulan sajak itu diterbitkan oleh Muhammad Yamin dua hari sebelum Sumpah Pemuda dengan titimangsa: ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Komunitas Sastra Indonesia di Mojokerto

    Kategori: Penelitian Sastra

     

    Peneliti : Anang Santosa

    Tanggal Penelitian : 01-01-2007

    Abstrak :

    Tujuan penelitian ini adalah mengungkap komunitas sastra di Mojokerto yang meliputi kegiatan, kreativitas, dan anggota komunitas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi sastra. Sumber data penelitian ini adalah pengurus dan anggota komunitas sastra di Mojokerto. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara.

    Penelitian ini mengungkap bahwa di Mojokerto ada komunitas sastra bernama Forasmo (Forum Sastra Mojokerto). Komunitas ini didirikan pada tahun 1998 dan diketuai oleh Suyitno Ethexs dengan anggota Agung, Andi Nurkholis, Chamim Khakhuri, Gatot Sableng, Hardjono WS, Max Arifin (alm.), Mohammad Miscbah, Mugianto, Suliadi, Faqi, Saiful Bahri, Tuasikal, dan Ummu Salama. Komunitas ini beralamat di jalan S Parman 18 Mojokerto.  Kegiatan yang dilakukan oleh Forasmo adalah apresiasi dan diskusi sastra setiap bulan, menerbitkan antologi puisi untuk menampung hasil karya anggotanya, mengadakan pelatihan penulisan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, dan menyelenggarakan lomba cipta serta baca puisi.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
    Tayangan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
  • Ensiklopedia Sastra Indonesia
    Ensiklopedia Sastra Indonesia versi Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia 5
    Layanan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring
  • Indonesia Tumpah Darahku
    Indonesia Tumpah Darahku merupakan kumpulan sajak kedua yang dikarang oleh Muhammad Yamin. Kumpulan sajak itu diterbitkan oleh Muhammad Yamin dua hari sebelum Sumpah Pemuda dengan titimangsa: ...
  • Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
    Tayangan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
  • Ensiklopedia Sastra Indonesia
    Ensiklopedia Sastra Indonesia versi Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
    Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi cetaknya yang sudah terlebih dahulu diterbitkan pada tahun 2013.
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia 5
    Layanan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring
  • Indonesia Tumpah Darahku
    Indonesia Tumpah Darahku merupakan kumpulan sajak kedua yang dikarang oleh Muhammad Yamin. Kumpulan sajak itu diterbitkan oleh Muhammad Yamin dua hari sebelum Sumpah Pemuda dengan titimangsa: ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa