• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Perempuan Seni Tradisi dan Kaum Santri dalam Novel Kerudung Santet Gandrung Karya Hasnan Singodimayan

Kategori: Penelitian Sastra

 

Peneliti : Yulitin Sungkowati

Tanggal Penelitian : 01-01-2004

Abstrak :

Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap relasi antara perempuan seni tradisi dan kaum santri dalam novel Kerudung Santet Gandrung karya Hasnan Singodimayan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah masalah tokoh-tokoh santri dan perempuan seni tradisi serta relasi antara perempuan seni tradisi dan kaum santri dengan pengarang dan latar sosial historis zamannya. Sumber data penelitian ini adalah novel Kerudung Santet Gandrung, sedangkan datanya berupa tulisan yang berkaitan dengan relasi perempuan seni tradisi dan kaum santri. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra.

            Penelitian ini menghasilkan hal-hal berikut.  Pertama, perempuan seni tradisi dan kaum santri yang ada dalam novel Kerudung Santet Gandrung merupakan gambaran masyarakat Banyuwangi tempat pengarang hidup, beraktivitas dan berinteraksi. Kedua, dalam menggambarkan realitas kehidupan perempuan seni tradisi dan kaum santri, pengarang tidak semata-mata memotret keadaan tersebut apa adanya, namun direkonstruksi kembali berdasarkan pandangan dan idealismenya sendiri. Ketiga, tokoh-tokoh imajiner yang diciptakan oleh pengarang memiliki hubungan yang erat dengan pengalaman hidup dan aktivitas pengarang sendiri serta latar sosial budaya historis masyarakat Banyuwangi. Keempat, konstruksi baru perempuan seni tradisi dan kaum santri yang diciptakan pengarang menunjukkan pandangan dan idealisme pengarang sebagai seorang seniman, budayawan, santri yang prihatin melihat kecenderungan dijauhinya seni tradisi Gandrung dan perempuan seni tradisi, terutama oleh kaum santri. Dalam novel Kerudung Santet Gandrung, perempuan seni tradisi dikonstruksi sebagai tokoh bersih dan mulia, sementara itu tokoh santri ekseklusif yang gemar menghujat perempuan seni tradisi dikonstruksi sebagai tokoh jahat. Kelima, melalui tokoh imajiner Iqbal, yang santri-budayawan-seniman inklusif, pengarang menyatukan dua kelompok yang selalu ditempatkan pada kutub berlawanan. Hal ini merupakan representasi sikap budaya Hasnan Singodimayan sebagai seorang seniman-budayawan-santri Banyuwangi yang menginginkan lestarinya seni tradisi dan dihargainya pluralitas budaya masyarakat, khususnya keberterimaan perempuan seni tradisi oleh kaum santri.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Dewan Kesenian Lampung
    Dewan Kesenian Lampung merupakan lembaga yang menjadi penghubung antara Pemerintah Daerah Lampung dengan seniman Lampung. Pembentukan lembaga ini merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Dalam ...
  • Gedung Kesenian Jakarta
    Gedung Kesenian Jakarta berlokasi di Jalan Segara, kawasan Pasar Baru (Passer Baroe), Jakarta Pusat. Gedung tersebut diresmikan pada tanggal 7 Desember 1821 dengan nama Schouwburg Weltevreden ...
  • Tradisi Dou Sandik
    Suku : Biak Numfor Genre : Puisi Provinsi: Provinsi Papua Kabupaten/Kota: Kabupaten.Biak Numfor Tradisi Dou Sandik Guyub Tutur Biak Numfor (GTBN), Papua merupakan pengintegrasian tuturan bahasa ...
  • Tradisi Fua Pah
    Suku : Dawan Genre : Pertunjukan Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Timor Tengah Selatan Penyebaran: Kabupaten Timor Tengah Utara Tradisi Fua Pah adalah sebuah tradisi ...
  • Tradisi iko-iko
    Suku : Masyarakat Bajo Genre : Cerita Rakyat Provinsi: Provinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Muna Penyebaran: Muna, Buton, Wawoni, Wakatobi Etnis Bajo merupakan suatu komunitas ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Perempuan Seni Tradisi dan Kaum Santri dalam Novel Kerudung Santet Gandrung Karya Hasnan Singodimayan

    Kategori: Penelitian Sastra

     

    Peneliti : Yulitin Sungkowati

    Tanggal Penelitian : 01-01-2004

    Abstrak :

    Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap relasi antara perempuan seni tradisi dan kaum santri dalam novel Kerudung Santet Gandrung karya Hasnan Singodimayan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah masalah tokoh-tokoh santri dan perempuan seni tradisi serta relasi antara perempuan seni tradisi dan kaum santri dengan pengarang dan latar sosial historis zamannya. Sumber data penelitian ini adalah novel Kerudung Santet Gandrung, sedangkan datanya berupa tulisan yang berkaitan dengan relasi perempuan seni tradisi dan kaum santri. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra.

                Penelitian ini menghasilkan hal-hal berikut.  Pertama, perempuan seni tradisi dan kaum santri yang ada dalam novel Kerudung Santet Gandrung merupakan gambaran masyarakat Banyuwangi tempat pengarang hidup, beraktivitas dan berinteraksi. Kedua, dalam menggambarkan realitas kehidupan perempuan seni tradisi dan kaum santri, pengarang tidak semata-mata memotret keadaan tersebut apa adanya, namun direkonstruksi kembali berdasarkan pandangan dan idealismenya sendiri. Ketiga, tokoh-tokoh imajiner yang diciptakan oleh pengarang memiliki hubungan yang erat dengan pengalaman hidup dan aktivitas pengarang sendiri serta latar sosial budaya historis masyarakat Banyuwangi. Keempat, konstruksi baru perempuan seni tradisi dan kaum santri yang diciptakan pengarang menunjukkan pandangan dan idealisme pengarang sebagai seorang seniman, budayawan, santri yang prihatin melihat kecenderungan dijauhinya seni tradisi Gandrung dan perempuan seni tradisi, terutama oleh kaum santri. Dalam novel Kerudung Santet Gandrung, perempuan seni tradisi dikonstruksi sebagai tokoh bersih dan mulia, sementara itu tokoh santri ekseklusif yang gemar menghujat perempuan seni tradisi dikonstruksi sebagai tokoh jahat. Kelima, melalui tokoh imajiner Iqbal, yang santri-budayawan-seniman inklusif, pengarang menyatukan dua kelompok yang selalu ditempatkan pada kutub berlawanan. Hal ini merupakan representasi sikap budaya Hasnan Singodimayan sebagai seorang seniman-budayawan-santri Banyuwangi yang menginginkan lestarinya seni tradisi dan dihargainya pluralitas budaya masyarakat, khususnya keberterimaan perempuan seni tradisi oleh kaum santri.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Dewan Kesenian Lampung
    Dewan Kesenian Lampung merupakan lembaga yang menjadi penghubung antara Pemerintah Daerah Lampung dengan seniman Lampung. Pembentukan lembaga ini merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Dalam ...
  • Gedung Kesenian Jakarta
    Gedung Kesenian Jakarta berlokasi di Jalan Segara, kawasan Pasar Baru (Passer Baroe), Jakarta Pusat. Gedung tersebut diresmikan pada tanggal 7 Desember 1821 dengan nama Schouwburg Weltevreden ...
  • Tradisi Dou Sandik
    Suku : Biak Numfor Genre : Puisi Provinsi: Provinsi Papua Kabupaten/Kota: Kabupaten.Biak Numfor Tradisi Dou Sandik Guyub Tutur Biak Numfor (GTBN), Papua merupakan pengintegrasian tuturan bahasa ...
  • Tradisi Fua Pah
    Suku : Dawan Genre : Pertunjukan Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Timor Tengah Selatan Penyebaran: Kabupaten Timor Tengah Utara Tradisi Fua Pah adalah sebuah tradisi ...
  • Tradisi iko-iko
    Suku : Masyarakat Bajo Genre : Cerita Rakyat Provinsi: Provinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Muna Penyebaran: Muna, Buton, Wawoni, Wakatobi Etnis Bajo merupakan suatu komunitas ...
  • Dewan Kesenian Lampung
    Dewan Kesenian Lampung merupakan lembaga yang menjadi penghubung antara Pemerintah Daerah Lampung dengan seniman Lampung. Pembentukan lembaga ini merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Dalam ...
  • Gedung Kesenian Jakarta
    Gedung Kesenian Jakarta berlokasi di Jalan Segara, kawasan Pasar Baru (Passer Baroe), Jakarta Pusat. Gedung tersebut diresmikan pada tanggal 7 Desember 1821 dengan nama Schouwburg Weltevreden ...
  • Tradisi Dou Sandik
    Suku : Biak Numfor Genre : Puisi Provinsi: Provinsi Papua Kabupaten/Kota: Kabupaten.Biak Numfor Tradisi Dou Sandik Guyub Tutur Biak Numfor (GTBN), Papua merupakan pengintegrasian tuturan bahasa ...
  • Tradisi Fua Pah
    Suku : Dawan Genre : Pertunjukan Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Timor Tengah Selatan Penyebaran: Kabupaten Timor Tengah Utara Tradisi Fua Pah adalah sebuah tradisi ...
  • Tradisi iko-iko
    Suku : Masyarakat Bajo Genre : Cerita Rakyat Provinsi: Provinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten/Kota: Kabupaten.Muna Penyebaran: Muna, Buton, Wawoni, Wakatobi Etnis Bajo merupakan suatu komunitas ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa