• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Bentuk, Fungsi, dan Makna Geguritan Japatuan

Kategori: Penelitian Sastra

 

Peneliti : Ni Nyoman Tanjung Turaeni

Tanggal Penelitian : 01-01-2006

Abstrak :

Penelitian ini bertujuan mengungkap dan menggali unsur-unsur kebudayaan Bali yang terkandung dalam Geguritan Japatuan untuk memperkaya khasanah budaya bangsa, khususnya kebudayaan daerah, dalam rangka membina dan mengembangkan kebudayaan nasional.  Tujuan khusus penelitian ini adalah memahami secara konseptual unsur-unsur yang terkandung dalam cerita Geguritan Japatuan.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori stukturalisme.  Sumber data penelitian ini adalah hasil inventarisasi Geguritan Japatuan yang telah dilakukan oleh Ida Bagus Darma Sutha dan skripsi dengan judul “Aspele”.  Penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka. 

Penelitian ini mengungkap bahwa bentuk, fungsi, dan makna Geguritan Japatuan tidak lepas dari konvensi yang ada dalam hal penciptaan karya geguritan yang berupa padalingsa.  Selain itu, karya sastra ini merupakan sebuah struktur naratif yang dibangun oleh komponen insiden, perwatakan, plot, teknik cerita, dan gaya bahasa.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Medan Makna Aktivitas Kaki dalam Bahasa Jawa
    Peneliti : Sri Nardiati, Sumadi, Laginem Tanggal Penelitian : 03-05-1998 Abstrak :Ditemukan seratus empat buah leksem verbal yang mempunyai konsep aktifitas kaki. Leksem tersebut dikalsifikas ...
  • Perubahan Makna dan Ucapan Leksikon Bahasa Jawa Baku Lisan di Kabupaten Sidoarjo
    Peneliti : Desti Retnowati, dkk Tanggal Penelitian : 01-01-2002 Abstrak :Penelitian ini secara umum bertujuan mengungkap leksikon bahasa Jawa baku yang digunakan di Kabupaten Sidoarjo dengan ...
  • Pemaknaan dalam Wacana Mr. Pecut pada Koran Jawa Pos
    Peneliti : Puspa Ruriana Tanggal Penelitian : 01-01-2005 Abstrak :Penelitian ini bertujuan mengungkap makna dalam wacana “Mr. Pecut” di surat kabar Jawa Pos, baik pada tataran leksikal ...
  • Konstruksi dan Makna Konstituen Kanan Verba Berprefiks ter-
    Peneliti : Lien Sutini, dkk. Tanggal Penelitian : 10-03-2002 Abstrak :Penelitian ini membahas konstruksi dan makna konstituen kanan verba berprefiks ter- yang meliputi bentuk, kategori, dan makna ...
  • Konstruksi dan Makna Pragmatik Kalimat Imperatif Sajak-sajak Tahun 1936--1939
    Peneliti : Yeni Mulyani S. Tanggal Penelitian : Abstrak :Penelitian ini membahas kalimat imperatif sajak-sajak 1936-1939 yang ditinjau dari segi bentuk dan makna pragmatiknya. Metode yang digunakan ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Bentuk, Fungsi, dan Makna Geguritan Japatuan

    Kategori: Penelitian Sastra

     

    Peneliti : Ni Nyoman Tanjung Turaeni

    Tanggal Penelitian : 01-01-2006

    Abstrak :

    Penelitian ini bertujuan mengungkap dan menggali unsur-unsur kebudayaan Bali yang terkandung dalam Geguritan Japatuan untuk memperkaya khasanah budaya bangsa, khususnya kebudayaan daerah, dalam rangka membina dan mengembangkan kebudayaan nasional.  Tujuan khusus penelitian ini adalah memahami secara konseptual unsur-unsur yang terkandung dalam cerita Geguritan Japatuan.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori stukturalisme.  Sumber data penelitian ini adalah hasil inventarisasi Geguritan Japatuan yang telah dilakukan oleh Ida Bagus Darma Sutha dan skripsi dengan judul “Aspele”.  Penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka. 

    Penelitian ini mengungkap bahwa bentuk, fungsi, dan makna Geguritan Japatuan tidak lepas dari konvensi yang ada dalam hal penciptaan karya geguritan yang berupa padalingsa.  Selain itu, karya sastra ini merupakan sebuah struktur naratif yang dibangun oleh komponen insiden, perwatakan, plot, teknik cerita, dan gaya bahasa.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Medan Makna Aktivitas Kaki dalam Bahasa Jawa
    Peneliti : Sri Nardiati, Sumadi, Laginem Tanggal Penelitian : 03-05-1998 Abstrak :Ditemukan seratus empat buah leksem verbal yang mempunyai konsep aktifitas kaki. Leksem tersebut dikalsifikas ...
  • Perubahan Makna dan Ucapan Leksikon Bahasa Jawa Baku Lisan di Kabupaten Sidoarjo
    Peneliti : Desti Retnowati, dkk Tanggal Penelitian : 01-01-2002 Abstrak :Penelitian ini secara umum bertujuan mengungkap leksikon bahasa Jawa baku yang digunakan di Kabupaten Sidoarjo dengan ...
  • Pemaknaan dalam Wacana Mr. Pecut pada Koran Jawa Pos
    Peneliti : Puspa Ruriana Tanggal Penelitian : 01-01-2005 Abstrak :Penelitian ini bertujuan mengungkap makna dalam wacana “Mr. Pecut” di surat kabar Jawa Pos, baik pada tataran leksikal ...
  • Konstruksi dan Makna Konstituen Kanan Verba Berprefiks ter-
    Peneliti : Lien Sutini, dkk. Tanggal Penelitian : 10-03-2002 Abstrak :Penelitian ini membahas konstruksi dan makna konstituen kanan verba berprefiks ter- yang meliputi bentuk, kategori, dan makna ...
  • Konstruksi dan Makna Pragmatik Kalimat Imperatif Sajak-sajak Tahun 1936--1939
    Peneliti : Yeni Mulyani S. Tanggal Penelitian : Abstrak :Penelitian ini membahas kalimat imperatif sajak-sajak 1936-1939 yang ditinjau dari segi bentuk dan makna pragmatiknya. Metode yang digunakan ...
  • Medan Makna Aktivitas Kaki dalam Bahasa Jawa
    Peneliti : Sri Nardiati, Sumadi, Laginem Tanggal Penelitian : 03-05-1998 Abstrak :Ditemukan seratus empat buah leksem verbal yang mempunyai konsep aktifitas kaki. Leksem tersebut dikalsifikas ...
  • Perubahan Makna dan Ucapan Leksikon Bahasa Jawa Baku Lisan di Kabupaten Sidoarjo
    Peneliti : Desti Retnowati, dkk Tanggal Penelitian : 01-01-2002 Abstrak :Penelitian ini secara umum bertujuan mengungkap leksikon bahasa Jawa baku yang digunakan di Kabupaten Sidoarjo dengan ...
  • Pemaknaan dalam Wacana Mr. Pecut pada Koran Jawa Pos
    Peneliti : Puspa Ruriana Tanggal Penelitian : 01-01-2005 Abstrak :Penelitian ini bertujuan mengungkap makna dalam wacana “Mr. Pecut” di surat kabar Jawa Pos, baik pada tataran leksikal ...
  • Konstruksi dan Makna Konstituen Kanan Verba Berprefiks ter-
    Peneliti : Lien Sutini, dkk. Tanggal Penelitian : 10-03-2002 Abstrak :Penelitian ini membahas konstruksi dan makna konstituen kanan verba berprefiks ter- yang meliputi bentuk, kategori, dan makna ...
  • Konstruksi dan Makna Pragmatik Kalimat Imperatif Sajak-sajak Tahun 1936--1939
    Peneliti : Yeni Mulyani S. Tanggal Penelitian : Abstrak :Penelitian ini membahas kalimat imperatif sajak-sajak 1936-1939 yang ditinjau dari segi bentuk dan makna pragmatiknya. Metode yang digunakan ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa