• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Citra Perempuan dalam Geguritan Siti Badariah

Kategori: Penelitian Sastra

 

Peneliti : Citra Perempuan dalam Geguritan Siti Badariah

Tanggal Penelitian : 01-01-2007

Abstrak :

Penelitian ini bertujuan mengungkap citra perempuan  dalam Geguritan  Siti Badariah. Geguritan merupakan karya sastra Bali tradisional yang tetap hidup di tengah-tengah masyarakat Bali hingga kini. Tidak seperti geguritan Bali pada umumnya yang ditulis dengan bahasa Bali, Geguritan Siti Badariah menggunakan bahasa Melayu. Penelitian ini menggunakan teori feminis. Sumber data penelitian ini adalah Geguritan Siti Badariah hasil suntingan Ida Bagus Raka Bajera tahun 1986.

Penelitian ini menghasilkan hal-hal berikut. Pertama, cerita dalam Geguritan Siti Badariah kemungkinan disusun berdasarkan cerita Islam bila dilihat dari bahasa Melayu yang digunakan dan unsur kosakata bahasa Arab yang ada di dalamnya. Dari segi bahasa, geguritan ini menyimpang dari konvensi geguritan Bali yang biasanya menggunakan bahasa Bali-Kepara, meskipun padalingsa-nya tetap diikuti. Kedua, Geguritan Siti Badariah menunjukan perpaduan budaya Bali (Hindu) dan Melayu (Islam) berkaitan dengan adat istiadat, tata pemerintahan, dan peristiwa-peristiwa yang diceritakan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah nilai-nilai religius, etika, estetika, dan intelektual. Ketiga, citra perempuan digambarkan segi fisik dan psikisnya. Perempuan dalam Geguritan Siti Badariah, selain cantik fisiknya, juga baik hati dan memiliki kecerdasan intelektual.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Siti Nuraini
    Siti Nuraini dilahirkan di Padang pada 6 Juli 1930. Nama lengkap Siti Nuraini adalah Siti Nuraini Yatim. Nama penulis perempuan lain yang paling berhubungan erat dengan Siti Nuraini adalah Ida ...
  • Citra
    Citra pada awalnya merupakan salah satu sajak karya Usmar Ismail yang diciptakan di Malang pada tanggal 20 September 1943 oleh Balai Pustaka. Selanjutnya, Usmar Ismail meminta seorang komponis, ...
  • Pencitraan dalam Puisi Muris SD yang Terbit di Majalah dinding Sanggar Sastra
    Peneliti : Diana Tanggal Penelitian : 05-06-2005 Abstrak :-
  • Persepsi Sastra Perempuan terhadap Tokoh Perempuan dalam Karya
    Peneliti : Andriana Yohan, Diana, dan Yulia Fitrina Tanggal Penelitian : 06-06-2006 Abstrak :-
  • Citra Perempuan dalam Novel Putri Karya Putu Wijaya: Kritik Sastra Feminis
    Peneliti : Arriyanti, S.S. Tanggal Penelitian : 15-01-2005 Dipublikasikan : TERBIT Abstrak :Apa yang diuraikan dalam penelitian ini merupakan upaya untuk mengungkapkan citra perempuan dengan ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Citra Perempuan dalam Geguritan Siti Badariah

    Kategori: Penelitian Sastra

     

    Peneliti : Citra Perempuan dalam Geguritan Siti Badariah

    Tanggal Penelitian : 01-01-2007

    Abstrak :

    Penelitian ini bertujuan mengungkap citra perempuan  dalam Geguritan  Siti Badariah. Geguritan merupakan karya sastra Bali tradisional yang tetap hidup di tengah-tengah masyarakat Bali hingga kini. Tidak seperti geguritan Bali pada umumnya yang ditulis dengan bahasa Bali, Geguritan Siti Badariah menggunakan bahasa Melayu. Penelitian ini menggunakan teori feminis. Sumber data penelitian ini adalah Geguritan Siti Badariah hasil suntingan Ida Bagus Raka Bajera tahun 1986.

    Penelitian ini menghasilkan hal-hal berikut. Pertama, cerita dalam Geguritan Siti Badariah kemungkinan disusun berdasarkan cerita Islam bila dilihat dari bahasa Melayu yang digunakan dan unsur kosakata bahasa Arab yang ada di dalamnya. Dari segi bahasa, geguritan ini menyimpang dari konvensi geguritan Bali yang biasanya menggunakan bahasa Bali-Kepara, meskipun padalingsa-nya tetap diikuti. Kedua, Geguritan Siti Badariah menunjukan perpaduan budaya Bali (Hindu) dan Melayu (Islam) berkaitan dengan adat istiadat, tata pemerintahan, dan peristiwa-peristiwa yang diceritakan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah nilai-nilai religius, etika, estetika, dan intelektual. Ketiga, citra perempuan digambarkan segi fisik dan psikisnya. Perempuan dalam Geguritan Siti Badariah, selain cantik fisiknya, juga baik hati dan memiliki kecerdasan intelektual.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Siti Nuraini
    Siti Nuraini dilahirkan di Padang pada 6 Juli 1930. Nama lengkap Siti Nuraini adalah Siti Nuraini Yatim. Nama penulis perempuan lain yang paling berhubungan erat dengan Siti Nuraini adalah Ida ...
  • Citra
    Citra pada awalnya merupakan salah satu sajak karya Usmar Ismail yang diciptakan di Malang pada tanggal 20 September 1943 oleh Balai Pustaka. Selanjutnya, Usmar Ismail meminta seorang komponis, ...
  • Pencitraan dalam Puisi Muris SD yang Terbit di Majalah dinding Sanggar Sastra
    Peneliti : Diana Tanggal Penelitian : 05-06-2005 Abstrak :-
  • Persepsi Sastra Perempuan terhadap Tokoh Perempuan dalam Karya
    Peneliti : Andriana Yohan, Diana, dan Yulia Fitrina Tanggal Penelitian : 06-06-2006 Abstrak :-
  • Citra Perempuan dalam Novel Putri Karya Putu Wijaya: Kritik Sastra Feminis
    Peneliti : Arriyanti, S.S. Tanggal Penelitian : 15-01-2005 Dipublikasikan : TERBIT Abstrak :Apa yang diuraikan dalam penelitian ini merupakan upaya untuk mengungkapkan citra perempuan dengan ...
  • Siti Nuraini
    Siti Nuraini dilahirkan di Padang pada 6 Juli 1930. Nama lengkap Siti Nuraini adalah Siti Nuraini Yatim. Nama penulis perempuan lain yang paling berhubungan erat dengan Siti Nuraini adalah Ida ...
  • Citra
    Citra pada awalnya merupakan salah satu sajak karya Usmar Ismail yang diciptakan di Malang pada tanggal 20 September 1943 oleh Balai Pustaka. Selanjutnya, Usmar Ismail meminta seorang komponis, ...
  • Pencitraan dalam Puisi Muris SD yang Terbit di Majalah dinding Sanggar Sastra
    Peneliti : Diana Tanggal Penelitian : 05-06-2005 Abstrak :-
  • Persepsi Sastra Perempuan terhadap Tokoh Perempuan dalam Karya
    Peneliti : Andriana Yohan, Diana, dan Yulia Fitrina Tanggal Penelitian : 06-06-2006 Abstrak :-
  • Citra Perempuan dalam Novel Putri Karya Putu Wijaya: Kritik Sastra Feminis
    Peneliti : Arriyanti, S.S. Tanggal Penelitian : 15-01-2005 Dipublikasikan : TERBIT Abstrak :Apa yang diuraikan dalam penelitian ini merupakan upaya untuk mengungkapkan citra perempuan dengan ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa