• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

SIMBOL KHUSUS DALAM ELONG UGI KLASIK

Kategori: Penelitian Sastra

 

Peneliti : Uniawati

Tanggal Penelitian : 10-12-2013

Dipublikasikan : TERBIT

Tahun Terbit : 2013

Abstrak :

Elong ugi  klasik merupakan salah satu jenis karya sastra lisan Bugis yang dipakai sebagai media untuk mengungkapkan ekspresi jiwa penuturnya. Elong tersebut berisi ungkapan-ungkapan pendek yang memuat nilai dan falsafah hidup orang Bugis. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap makna simbol khusus (private simbol) yang terkandung dalam elong ugi  klasik. Data yang dianalisis berupa data lisan, yaitu elong ugi  klasik sebanyak 10 buah yang diperoleh secara acak dari informan lapangan melalui pengamatan singkat penulis. Metode yang digunakan dalam melakukan analisis adalah metode semiotik dengan penerapan teori yang diajukan oleh Charles Sanders Pierce. Hasil analisis menunjukkan bahwa makna yang terkandung dalam simbol khusus (private symbol) mengimplikasikan tentang kesetiaan, romantisme, keberanian, takdir Tuhan, perpisahan, siri’, perjodohan, kegigihan menuntut ilmu, dan perlunya menjaga lidah. Makna tersebut merefleksikan kondisi sosial budaya orang Bugis sebagai penuturnya. Elong ugi  yang dipahami orang Bugis tidak sekadar nyanyian penghibur saja, tetapi sekaligus sebagai pengingat untuk menegakkan pranata-pranata dan nilai-nilai yang berlaku dan masih diutamakan dalam kelompok masyarakatnya.

Kata-kata kunci: simbol khusus, makna, elong ugi  klasik, semiotik

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Bugis
    Provinsi Riau Bahasa Bugis yang berada di Provinsi Riau dituturkan di Desa Tekulai Bugis, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragirihilir; Desa Pulaukecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten ...
  • Bugis
    Provinsi Jambi Bahasa Bugisyang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Desa Sungai Jambat, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur; Kelurahan Kampunglaut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten ...
  • Bugis
    Provinsi Lampung Bahasa Bugis dituturkan di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung.           Berdasarkan hasil ...
  • Bugis
    Provinsi DKI Jakarta Bahasa Bugis merupakan bahasa yang berasal di Pulau Sulawesi. Bahasa ini juga dituturkan di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, yaitu di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, ...
  • Bugis
    Provinsi Kalimantan Selatan Bahasa Bugis dituturkan masyarakat di Desa Gunung Halaban, Kecamatan Pulausebuku, Kabupaten Kotabaru, Pulau Sebuku dan di Desa Juku Eja, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    SIMBOL KHUSUS DALAM ELONG UGI KLASIK

    Kategori: Penelitian Sastra

     

    Peneliti : Uniawati

    Tanggal Penelitian : 10-12-2013

    Dipublikasikan : TERBIT

    Tahun Terbit : 2013

    Abstrak :

    Elong ugi  klasik merupakan salah satu jenis karya sastra lisan Bugis yang dipakai sebagai media untuk mengungkapkan ekspresi jiwa penuturnya. Elong tersebut berisi ungkapan-ungkapan pendek yang memuat nilai dan falsafah hidup orang Bugis. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap makna simbol khusus (private simbol) yang terkandung dalam elong ugi  klasik. Data yang dianalisis berupa data lisan, yaitu elong ugi  klasik sebanyak 10 buah yang diperoleh secara acak dari informan lapangan melalui pengamatan singkat penulis. Metode yang digunakan dalam melakukan analisis adalah metode semiotik dengan penerapan teori yang diajukan oleh Charles Sanders Pierce. Hasil analisis menunjukkan bahwa makna yang terkandung dalam simbol khusus (private symbol) mengimplikasikan tentang kesetiaan, romantisme, keberanian, takdir Tuhan, perpisahan, siri’, perjodohan, kegigihan menuntut ilmu, dan perlunya menjaga lidah. Makna tersebut merefleksikan kondisi sosial budaya orang Bugis sebagai penuturnya. Elong ugi  yang dipahami orang Bugis tidak sekadar nyanyian penghibur saja, tetapi sekaligus sebagai pengingat untuk menegakkan pranata-pranata dan nilai-nilai yang berlaku dan masih diutamakan dalam kelompok masyarakatnya.

    Kata-kata kunci: simbol khusus, makna, elong ugi  klasik, semiotik

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Bugis
    Provinsi Riau Bahasa Bugis yang berada di Provinsi Riau dituturkan di Desa Tekulai Bugis, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragirihilir; Desa Pulaukecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten ...
  • Bugis
    Provinsi Jambi Bahasa Bugisyang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Desa Sungai Jambat, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur; Kelurahan Kampunglaut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten ...
  • Bugis
    Provinsi Lampung Bahasa Bugis dituturkan di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung.           Berdasarkan hasil ...
  • Bugis
    Provinsi DKI Jakarta Bahasa Bugis merupakan bahasa yang berasal di Pulau Sulawesi. Bahasa ini juga dituturkan di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, yaitu di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, ...
  • Bugis
    Provinsi Kalimantan Selatan Bahasa Bugis dituturkan masyarakat di Desa Gunung Halaban, Kecamatan Pulausebuku, Kabupaten Kotabaru, Pulau Sebuku dan di Desa Juku Eja, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten ...
  • Bugis
    Provinsi Riau Bahasa Bugis yang berada di Provinsi Riau dituturkan di Desa Tekulai Bugis, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragirihilir; Desa Pulaukecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten ...
  • Bugis
    Provinsi Jambi Bahasa Bugisyang berada di Provinsi Jambi dituturkan di Desa Sungai Jambat, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur; Kelurahan Kampunglaut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten ...
  • Bugis
    Provinsi Lampung Bahasa Bugis dituturkan di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung.           Berdasarkan hasil ...
  • Bugis
    Provinsi DKI Jakarta Bahasa Bugis merupakan bahasa yang berasal di Pulau Sulawesi. Bahasa ini juga dituturkan di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, yaitu di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, ...
  • Bugis
    Provinsi Kalimantan Selatan Bahasa Bugis dituturkan masyarakat di Desa Gunung Halaban, Kecamatan Pulausebuku, Kabupaten Kotabaru, Pulau Sebuku dan di Desa Juku Eja, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa