Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Lefrand Rurut, S.S.
Tanggal Penelitian :
Abstrak :
Penelitian dengan judul Verba Bahasa Tondano Dialek Remboken, membahas tentang perilaku verba darisegi semantis dan sintaktis. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku verba bahasa Tondano dialek Remboken dari segi semantis dan sintaktis. Untuk menganalisis data yang diperoleh dengan metode cakap melalui wawancara, digunakan teori yang dalam buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ada kesamaan antara perilaku verba Bahasa Indonesia dan Bahasa Tondano dialek Remboken. Perilaku verba dari segi semantis memiliki makna inheren perbuatan proses, keadaan dan pengalaman . Sedangkan dari sisi sintaktis, verba terdiri dari Verba Transitif (Ekatransitif, Dwitransitif ,dan Semitransitif) dan taktransitif ( Berpelengkap wajib, Tak berpelengkap, dan Berpelengkap manasuka). Satu perbedaan yang ditentukan dalam penelitian ini adalah bahwa verba berpreposisi sangat sulit atau jarang ditemukan dalam verba bahasa Tondano dialek Remboken, karena jarang ditemukan kombinasi antara verba dengan preposisi.