Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Peneliti : Firman A.D., S.S.
Tanggal Penelitian :
Dipublikasikan : TERBIT
Tahun Terbit : 2005
Abstrak :
Hakikat penerjemahan adalah upaya atau kegiatan mengalihkan pesan dari suatu bahasa (bahasa sumber) ke bahasa yang lain (bahasa sasaran) dengan masing-masing bahasa dilatari oleh kebudayaan yang berbeda. Dalam penerjemahan terlibat dua bahasa yait bahasa sumber, yaitu bahasa yang diterjemahkan, dan bahasa sasaran yaitu bahasa hasil terjemahan. Dalam tulisan singkat ini penulis akan menguraikan sebuah studi kasus terjemahan iklan starvit dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Dari analisis tersebut akan terlihat bahwa penerjemahan pada brosur starvit menampilkan informasi tambahan yang sebenarnya tidak terdapat pada teks asal. Disamping itu, penerjemah menggunakan istilah teknis yang bagi sebagian orang masih asing dengan kata tersebut. Melalui pembahasan singkat ini diharapkan akan membuka wawasan kita untuk lebih mengenal salah satu aspek kebahasaan yang perlu mendapat perhatian dari para ahli bahasa, khususnya di Sulawesi Tenggara.