• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Saban

Kategori: Bahasa Daerah di Indonesia

 

Provinsi Kalimantan Utara

Bahasa Saban dituturkan di Desa Tang Paye, Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Letak geografis Desa Tang Paye, Kecamatan Krayan Tengah berada di perbukitan. Menurut pengakuan penduduk, sebelah timur berbatasan dengan Desa Binuang yang menggunakan bahasa Lundayeh, di sebelah barat berbatasan dengan Desa Pa’Urud yang menggunakan bahasa Lundayeh. Di sebelah utara berbatasan dengan Desa Pa’ Upan yang merupakan daerah berbahasa Lundayeh, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Tangloan yang menggunakan bahasa Punan dan Lundayeh. 
Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Saban merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 93%—100%  jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa di sekitarnya, misalnya dengan bahasa Abai, Bulungan, Kenyah, Lundayeh, Tenggalan, Tidung, Punan Paking.
 
 
PENCARIAN TERKAIT

  • Cumbuan Sabana
    Cumbuan Sabana merupakan novel yang ditulis oleh Gerson Poyk dan diterbitkan pertama kali oleh Penerbit Nusa Indah, Ende, Flores tahun 1979. Novel itu bercerita tentang percintaan antara seorang ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Saban

    Kategori: Bahasa Daerah di Indonesia

     

    Provinsi Kalimantan Utara

    Bahasa Saban dituturkan di Desa Tang Paye, Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Letak geografis Desa Tang Paye, Kecamatan Krayan Tengah berada di perbukitan. Menurut pengakuan penduduk, sebelah timur berbatasan dengan Desa Binuang yang menggunakan bahasa Lundayeh, di sebelah barat berbatasan dengan Desa Pa’Urud yang menggunakan bahasa Lundayeh. Di sebelah utara berbatasan dengan Desa Pa’ Upan yang merupakan daerah berbahasa Lundayeh, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Tangloan yang menggunakan bahasa Punan dan Lundayeh. 
    Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Saban merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 93%—100%  jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa di sekitarnya, misalnya dengan bahasa Abai, Bulungan, Kenyah, Lundayeh, Tenggalan, Tidung, Punan Paking.
     
     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Cumbuan Sabana
    Cumbuan Sabana merupakan novel yang ditulis oleh Gerson Poyk dan diterbitkan pertama kali oleh Penerbit Nusa Indah, Ende, Flores tahun 1979. Novel itu bercerita tentang percintaan antara seorang ...
  • Cumbuan Sabana
    Cumbuan Sabana merupakan novel yang ditulis oleh Gerson Poyk dan diterbitkan pertama kali oleh Penerbit Nusa Indah, Ende, Flores tahun 1979. Novel itu bercerita tentang percintaan antara seorang ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa