Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Maluku
Bahasa Piliana dituturkan oleh masyarakat di Desa Piliana, Desa Mangga Dua, Desa Waelumatan, Desa Ekano, dan Desa Salamahu, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Desa ini berbatasan dengan Desa Hulosa di sebelah timur yang masyarakatnya menuturkan bahasa Upa’a, hutan di sebelah barat, Desa Wahai di sebelah utara yang masyarakatnya menggunakan bahasa Upa’a, dan Desa Yaputi di sebelah selatan yang masyarakatnya menuturkan bahasa Sounama. Bahasa Piliana memiliki satu dialek, yaitu dialek Koa yang dituturkan oleh masyarakat di Desa Air Besar, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah dengan persentase perbedaan dialektometri 67,75%. Hasil perhitungan dialektometri yang menunjukkan bahwa isolek Piliana merupakan sebuah bahasa sendiri berkisar antara 86—94% jika dibandingkan dengan bahasa lain di Kabupaten Maluku Tengah, misalnya dengan bahasa Saleman 93%, bahasa Yalahatan 93%, dan bahasa Naulu 94%.