• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Kekawia

Kategori: Bahasa Daerah di Indonesia

 

Provinsi Papua

Bahasa Kekawia dituturkan oleh masyarakat di Kampung Kekawia, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Kampung Kekawia berbatasan dengan Kampung Mioko di sebelah timur, Kampung Aikawapuka di sebelah barat, Kampung Atuka di sebelah utara, dan Kampung Kekwa di sebelah selatan. Menurut pengakuan penduduk, Kampung Mioko menggunakan bahasa Kekawia, Kampung Aikawapuka menggunakan bahasa Kekawia, Kampung Atuka menggunakan bahasa Kekawia, dan Kampung Kekwa menggunakan bahasa Kekawia.

Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Kekawia merupakan sebuah bahasa dengan perbedaan persentase sebanyak 96% dibandingkan dengan bahasa Fakafuku. Selain itu, isolek Kekawia juga memeiliki perbedaan persentase sebanyak 98% dibandingkan dengan bahasa Tauwu Ane, 100% dibandingkan dengan bahasa Amungkal, 88% dibandingkan dengan bahasa Kamoro, dan 98% dibandingkan dengan bahasa Sempan.

 
PENCARIAN TERKAIT