Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Revitalisasi Bahasa Daerah
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Papua Barat
Bahasa Windesi dituturkan oleh masyarakat di Kampung Windesi, Distrik Windesi, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat. Menurut pengakuan penduduk bahasa Windesi juga dituturkan di Kampung Anamesi, Sombokoro, Sondey, Warianggi, dan Yopmeos. Sebelah timur kampung Windesi adalah Kampung Anamesi, sebelah barat adalah Kampung Sombokoro, sebelah utara adalah kampung Warianggi, dan sebelah selatan adalah kampung Yopmeos. Kampung Windesi berada pada koordinat lintang 00 ÌŠ34 ÌŠ 64,5 ” dan koordinat bujur 133 ÌŠ09 ÌŠ 86,1 ”.
Hasil penghitungan dialektrometri menunjukkan bahwa isolek Windesi merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar antara 82%--99% jika dibandingkan dengan bahasa lain seperti bahasa Wamesa 82%, Wandamen 87%, Ure 99%, Gua 99%, dan Mpur Pantai 99%.