• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 

Dawan

Kategori: Bahasa Daerah di Indonesia

 

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Bahasa Dawan (Timor) dituturkan di Kabupaten Kupang, Kabupaten Ambenu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penutur bahasa Dawan (Timor) berbeda-beda dalam menyebut bahasa yang mereka gunakan. Di Desa Camplong I, Oenoni, dan Teunbaun, bahasa Dawan (Timor) disebut sebagai bahasa Timor Dawan; di Desa Bipolo, Hauteas, Abani, dan Oepliki disebut sebagai bahasa Timor Naikono; di Desa Tetaf dan Manufui disebut sebagai bahasa Timor; di Desa Sallu dan Manunain disebut sebagai bahasa Dewan; di Desa Netpala, Nenas, Bijeli, Nobi-Nobi, Lotas, dan Lilo disebut sebagai bahasa Dawan.

Penghitungan dialektometri antarisolek menunjukkan adanya perbedaan dialek/subdialek/wicara dengan persentase perbedaan berkisar 27,50—80,06%.  Isolek Dawan (Timor) terdiri atas sembilan dialek dengan persentase perbedaan 51—80%. Kesembilan dialek tersebut ialah (1) dialek Kupang Timur, (2) dialek Amarasi, (3) dialek Fatule’u (4) dialek Insana-Biboki-Pasebe, (5) dialek Timor Tengah Selatan, (6) dialek Amanatun, (7) dialek Miomafo Barat, (8) dialek Mallo Netpala, dan (9) dialek Mallo Nenas.

Dialek Kupang Timur terdiri atas dua subdialek, yaitu Camplong dan Bipolo dengan persentase perbedaan 47%. Dialek Amarasi terdiri atas dua subdialek, yaitu Oenoni dan Teunbaun dengan persentase perbedaan 45,82%. Dialek Insana-Biboki-Pasebe terdiri atas tiga subdialek, yaitu Insana, Biboki, dan Pasebe dengan persentase perbedaan sekitar 49,50%. Dialek Timor Tengah Selatan terdiri atas dua subdialek, yaitu Bijeli dan Aban-Amanuban dengan persentase perbedaan Desa Tiwatobi 50,50%. Dialek Amanatun terdiri atas tiga subdialek, yaitu Lotas, Manufui, dan Lilo dengan persentase perbedaan skitar 43,50%.

Kisaran persentase perbedaan antara dialek Miomafo Barat dengan dialek-dialek dari bahasa Dawan (Timor) yang lainialah 54%—66,50%. Kisaran persentase perbedaan antara Dialek Mallo Netpala dengan dialek-dialek dari bahasa Dawan (Timor) yang lain ialah 64%—79,19%. Kisaran persentase perbedaan antara Dialek Mallo Nenas dengan dialek-dialek dari bahasa Dawan (Timor) yang lain ialah 59,50%—78,97%. Berdasarkan penghitungan dialektometri, bahasa Dawan (Timor)merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 81%—100% jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa lain yang ada di NTT, misalnya bahasa Helong dan Buna.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Dawan
    Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kupang Kategori: Mengalami Kemunduran Status: sudah terkonservasi Bahasa Dawan (Timor) dituturkan di Kabupaten Kupang, Kabupaten ...
  • Dawan (Kupang Timur)
    Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kupang Kategori: Mengalami Kemunduran Status: sudah terkonservasi Penelitian tentang bahasa Kupang telah dilakukan pada tahun 2000. ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     

    Dawan

    Kategori: Bahasa Daerah di Indonesia

     

    Provinsi Nusa Tenggara Timur

    Bahasa Dawan (Timor) dituturkan di Kabupaten Kupang, Kabupaten Ambenu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penutur bahasa Dawan (Timor) berbeda-beda dalam menyebut bahasa yang mereka gunakan. Di Desa Camplong I, Oenoni, dan Teunbaun, bahasa Dawan (Timor) disebut sebagai bahasa Timor Dawan; di Desa Bipolo, Hauteas, Abani, dan Oepliki disebut sebagai bahasa Timor Naikono; di Desa Tetaf dan Manufui disebut sebagai bahasa Timor; di Desa Sallu dan Manunain disebut sebagai bahasa Dewan; di Desa Netpala, Nenas, Bijeli, Nobi-Nobi, Lotas, dan Lilo disebut sebagai bahasa Dawan.

    Penghitungan dialektometri antarisolek menunjukkan adanya perbedaan dialek/subdialek/wicara dengan persentase perbedaan berkisar 27,50—80,06%.  Isolek Dawan (Timor) terdiri atas sembilan dialek dengan persentase perbedaan 51—80%. Kesembilan dialek tersebut ialah (1) dialek Kupang Timur, (2) dialek Amarasi, (3) dialek Fatule’u (4) dialek Insana-Biboki-Pasebe, (5) dialek Timor Tengah Selatan, (6) dialek Amanatun, (7) dialek Miomafo Barat, (8) dialek Mallo Netpala, dan (9) dialek Mallo Nenas.

    Dialek Kupang Timur terdiri atas dua subdialek, yaitu Camplong dan Bipolo dengan persentase perbedaan 47%. Dialek Amarasi terdiri atas dua subdialek, yaitu Oenoni dan Teunbaun dengan persentase perbedaan 45,82%. Dialek Insana-Biboki-Pasebe terdiri atas tiga subdialek, yaitu Insana, Biboki, dan Pasebe dengan persentase perbedaan sekitar 49,50%. Dialek Timor Tengah Selatan terdiri atas dua subdialek, yaitu Bijeli dan Aban-Amanuban dengan persentase perbedaan Desa Tiwatobi 50,50%. Dialek Amanatun terdiri atas tiga subdialek, yaitu Lotas, Manufui, dan Lilo dengan persentase perbedaan skitar 43,50%.

    Kisaran persentase perbedaan antara dialek Miomafo Barat dengan dialek-dialek dari bahasa Dawan (Timor) yang lainialah 54%—66,50%. Kisaran persentase perbedaan antara Dialek Mallo Netpala dengan dialek-dialek dari bahasa Dawan (Timor) yang lain ialah 64%—79,19%. Kisaran persentase perbedaan antara Dialek Mallo Nenas dengan dialek-dialek dari bahasa Dawan (Timor) yang lain ialah 59,50%—78,97%. Berdasarkan penghitungan dialektometri, bahasa Dawan (Timor)merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 81%—100% jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa lain yang ada di NTT, misalnya bahasa Helong dan Buna.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Dawan
    Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kupang Kategori: Mengalami Kemunduran Status: sudah terkonservasi Bahasa Dawan (Timor) dituturkan di Kabupaten Kupang, Kabupaten ...
  • Dawan (Kupang Timur)
    Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kupang Kategori: Mengalami Kemunduran Status: sudah terkonservasi Penelitian tentang bahasa Kupang telah dilakukan pada tahun 2000. ...
  • Dawan
    Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kupang Kategori: Mengalami Kemunduran Status: sudah terkonservasi Bahasa Dawan (Timor) dituturkan di Kabupaten Kupang, Kabupaten ...
  • Dawan (Kupang Timur)
    Provinsi: Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten/Kota: Kabupaten.Kupang Kategori: Mengalami Kemunduran Status: sudah terkonservasi Penelitian tentang bahasa Kupang telah dilakukan pada tahun 2000. ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa