• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Aki   (1950)
Kategori: Karya Sastra

 
 

Aki merupakan novel yang ditulis Idrus dan pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1950 dengan tebal 45 halaman. Novel ini bercerita tentang seorang lelaki bernama Aki pengidap tuberculosis akut yang pada usia 29 tahun sudah tampak seperti berusia 40 tahun. Ia dikenal sebagai pekerja yang serius. Pada suatu malam ia meramalkan bahwa kematiannya akan tiba pada tanggal 16 Agustus. Istri, anak, dan semua rekan kerjanya mempercayainya. Namun, Aki tetap bekerja dengan sungguh-sungguh.

Saat tanggal kematian yang diramalkannya tiba, Aki tertidur pulas dan istrinya, Sulasmi, menyangka bahwa Aki sudah meninggal. Namun, saat semua orang masuk ke kamarnya ternyata Aki sedang duduk sambil merokok, mereka berlarian keluar rumah ketakutan karena beranggapan bahwa yang mati hidup kembali.

Sulasmi dan kedua anaknya bersyukur karena Aki tidak jadi mati. Ramalan yang pernah diucapkan Aki meleset, tetapi semenjak itu Aki berubah sikap. Ia menjadi seorang yang berpenampilan jauh lebih muda dari usia sebenarnya. Ia kuliah lagi dengan cita-cita bahwa hidupnya akan diabdikan untuk kepentingan ilmu dan pekerjaannya.

Pamusuk (1982) menegaskan bahwa ketika orang memikirkan mati dan tak bernafsu untuk hidup, orang cenderung pesimis, tak bergairah. Akan tetapi, apabila ingin mempertahankan hidup, orang cenderung untuk bersikap optimis.

Teeuw (1980) dalam bukunyan Sastra Baru Indonesia Jilid 1 menyatakan bahwa roman pendek Idrus yang paling baik adalah Aki karena leluconnya yang ringan, yang dibiarkan berkembang sepenuhnya, dan temanya yang tidak bersifat >real.

Sementara itu, H.B. Jassin dalam bukunya Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esai Jilid 2 (1967) menyatakan bahwa Idrus dengan karyanya Aki tidak saja pandai dalam bercerita, tetapi melalui karya ini Idrus ingin menyampaikan sesuatu, yakni nilai-nilai kehidupan yang merupakan pandangan hidup pengarangnya. Idrus melalui karyanya ini menyampaikan kepada kita pertanyaan-pertanyaan dan jawaban-jawaban yang kita sendiri ingin tanyakan dan kita sendiri ingin jawab.

Komentar pemerhati terhadap novel tersebut lebih terpumpun pada tema yang memang aneh. Ihwal orang yang meramalkan hari kematiannya menunjukkan bahwa, dalam konteks kehidupan sosial budaya pada zamannya, kehadiran novel karya Idrus itu memberikan pesan perlunya sikap optimis menghadapi carut-marut kehidupan selepas revolusi kemerdekaan.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Punan Paking
    Provinsi Kalimantan Utara Bahasa Punan Paking dituturkan di Desa Paking, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Letak geografis Desa Paking berada di pedalaman dan ...
  • Tolaki
    Provinsi Sulawesi Tenggara Bahasa Tolaki merupakan bahasa mayoritas di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bahasa Tolaki dituturkan di Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, ...
  • Makian Dalam
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Dalam dituturkan oleh masyarakat di Desa Matentengin, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Makian Luar
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Luar dituturkan oleh masyarakat di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Ulakin
    Provinsi Papua Bahasa Ulakin (Ulakuno) dituturkan oleh masyarakat Kampung Ulakin, Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Bahasa itu juga dituturkan di Kampung Markatun, Kepayap, dan ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     
    Aki   (1950)
    Kategori: Karya Sastra

     
     

    Aki merupakan novel yang ditulis Idrus dan pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1950 dengan tebal 45 halaman. Novel ini bercerita tentang seorang lelaki bernama Aki pengidap tuberculosis akut yang pada usia 29 tahun sudah tampak seperti berusia 40 tahun. Ia dikenal sebagai pekerja yang serius. Pada suatu malam ia meramalkan bahwa kematiannya akan tiba pada tanggal 16 Agustus. Istri, anak, dan semua rekan kerjanya mempercayainya. Namun, Aki tetap bekerja dengan sungguh-sungguh.

    Saat tanggal kematian yang diramalkannya tiba, Aki tertidur pulas dan istrinya, Sulasmi, menyangka bahwa Aki sudah meninggal. Namun, saat semua orang masuk ke kamarnya ternyata Aki sedang duduk sambil merokok, mereka berlarian keluar rumah ketakutan karena beranggapan bahwa yang mati hidup kembali.

    Sulasmi dan kedua anaknya bersyukur karena Aki tidak jadi mati. Ramalan yang pernah diucapkan Aki meleset, tetapi semenjak itu Aki berubah sikap. Ia menjadi seorang yang berpenampilan jauh lebih muda dari usia sebenarnya. Ia kuliah lagi dengan cita-cita bahwa hidupnya akan diabdikan untuk kepentingan ilmu dan pekerjaannya.

    Pamusuk (1982) menegaskan bahwa ketika orang memikirkan mati dan tak bernafsu untuk hidup, orang cenderung pesimis, tak bergairah. Akan tetapi, apabila ingin mempertahankan hidup, orang cenderung untuk bersikap optimis.

    Teeuw (1980) dalam bukunyan Sastra Baru Indonesia Jilid 1 menyatakan bahwa roman pendek Idrus yang paling baik adalah Aki karena leluconnya yang ringan, yang dibiarkan berkembang sepenuhnya, dan temanya yang tidak bersifat >real.

    Sementara itu, H.B. Jassin dalam bukunya Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esai Jilid 2 (1967) menyatakan bahwa Idrus dengan karyanya Aki tidak saja pandai dalam bercerita, tetapi melalui karya ini Idrus ingin menyampaikan sesuatu, yakni nilai-nilai kehidupan yang merupakan pandangan hidup pengarangnya. Idrus melalui karyanya ini menyampaikan kepada kita pertanyaan-pertanyaan dan jawaban-jawaban yang kita sendiri ingin tanyakan dan kita sendiri ingin jawab.

    Komentar pemerhati terhadap novel tersebut lebih terpumpun pada tema yang memang aneh. Ihwal orang yang meramalkan hari kematiannya menunjukkan bahwa, dalam konteks kehidupan sosial budaya pada zamannya, kehadiran novel karya Idrus itu memberikan pesan perlunya sikap optimis menghadapi carut-marut kehidupan selepas revolusi kemerdekaan.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Punan Paking
    Provinsi Kalimantan Utara Bahasa Punan Paking dituturkan di Desa Paking, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Letak geografis Desa Paking berada di pedalaman dan ...
  • Tolaki
    Provinsi Sulawesi Tenggara Bahasa Tolaki merupakan bahasa mayoritas di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bahasa Tolaki dituturkan di Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, ...
  • Makian Dalam
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Dalam dituturkan oleh masyarakat di Desa Matentengin, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Makian Luar
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Luar dituturkan oleh masyarakat di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Ulakin
    Provinsi Papua Bahasa Ulakin (Ulakuno) dituturkan oleh masyarakat Kampung Ulakin, Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Bahasa itu juga dituturkan di Kampung Markatun, Kepayap, dan ...
  • Punan Paking
    Provinsi Kalimantan Utara Bahasa Punan Paking dituturkan di Desa Paking, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Letak geografis Desa Paking berada di pedalaman dan ...
  • Tolaki
    Provinsi Sulawesi Tenggara Bahasa Tolaki merupakan bahasa mayoritas di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bahasa Tolaki dituturkan di Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, ...
  • Makian Dalam
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Dalam dituturkan oleh masyarakat di Desa Matentengin, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Makian Luar
    Provinsi Maluku Utara Bahasa Makian Luar dituturkan oleh masyarakat di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Makian, Provinsi Maluku Utara. Menurut pengakuan ...
  • Ulakin
    Provinsi Papua Bahasa Ulakin (Ulakuno) dituturkan oleh masyarakat Kampung Ulakin, Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Bahasa itu juga dituturkan di Kampung Markatun, Kepayap, dan ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa