Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Papua
Bahasa Arui-Mor dituturkan oleh masyarakat Kampung Arui dan Moor, Distrik Moora, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua. Menurut pengakuan penduduk, bahasa Mor dituturkan di sebelah timur, barat, dan utara Kampung Arui dan begitu juga di sebelah timur, barat, dan selatan Kampung Moor. Sementara itu, di sebelah selatan Kampung Arui dituturkan bahasa Napan dan di sebelah utara Kampung Moor dituturkan bahasa Arui.
Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Arui dan Moor memiliki persentase perbedaan sebesar 13%. Sementara itu, isolek Arui-Mor merupakan sebuah bahasa dengan persentase berkisar 81%—100% jika dibandingkan dengan bahasa di sekitarnya, misalnya bahasa Auye (Ause), Damal, Keuw, dan Mee Ugia.