Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Bahasa Riung dituturkan di Kelurahan Benteng Tengah dan Desa Wangka, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada; di Desa Golo Meni Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai; dan di Desa Kolang, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT. Berdasarkan penghitungan dialektometri, bahasa Riung terdiri atas empat dialek dengan persentase perbedaan berkisar 67,69—76,01%. Keempat dialek itu ialah (1) dialek Benteng Tengah yang dituturkan di Kelurahan Benteng Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada; (2) dialek Wangka yang dituturkan di Desa Wangka, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada; (3) dialek Manus yang dituturkan di Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai; dan (4) dialek Kolang yang dituturkan di Desa Kolang, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai. Berdasarkan penghitungan dialektometri, isolek Riung merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan di atas 81% jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa di sekitarnya, misalnya dengan bahasa Manggarai dan Ngada.