• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Celebes Award   (2000)
Kategori: Hadiah/Sayembara Sastra

 

Celebes Award merupakan penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan yang dikoordinasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulsel kepada seniman-seniman Sulsel yang berkecimpung di bidang sastra, seni tari, musik, teater, seni rupa, dan kritikus seni dan sastra. Pemberian Celebes Award ini pertama kali diadakan tahun 2000. Pada awalnya, penghargaan Celebes Award diberikan setiap tahun sekali dan rutin dilaksanakan sampai tahun 2005. Akan tetapi, sejak tahun 2006—2007 terjadi kevakuman. Hal ini sengaja dilakukan agar penilaian terhadap karya para seniman lebih objektif dan lebih mempertimbangkan kualitas. Sejak pemberian terakhir pada tahun 2005, pihak penyelenggara sepakat agar pemberian Celebes Award dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

Celebes Award bertujuan untuk mengapresiasi karya orang-orang yang berkecimpung di bidang seni untuk dapat memotivasi para seniman, khususnya seniman muda dapat lebih giat dalam berkarya. Penghargaan ini berupa uang dan tropi. Besarnya uang yang diberikan berkisar Rp4.000.000,00 (empat juta rupiah) atau lebih dan dewan juri yang terlibat adalah seniman (Badan Kerja sama Kesenian Indonesia) dan budayawan. Beberapa seniman dan budayawan yang terlibat dalam pemberian hadiah penghargaan Celebes Award antara lain A. Ummu Tunru, Yudistira Sukatanya, Prof. Dr. Sofyan Salam, M.Ed., dan Ishak Ngeljaratan.

Kriteria penilaian dalam Celebes Award adalah (1) konsep berkesenian, yaitu catatan atau pemaparan landasan pikir dan wawasan ke masa depan dalam penciptaan karya sastra selama berkesenian, yang disampaikan secara tertulis; (2) karya cipta utama, yaitu daftar karya sastra-cipta utama, baik berupa puisi, novel maupun esai yang telah diciptakan sesuai dengan bidang konsentrasi seni sastra dan telah dimanfaatkan atau disaksikan oleh masyarakat; (3) karya tulis, yang karya yang berupa buku atau makalah utama atau terbaik, ulasan tentang sastra yang pernah disajikan dan akan lebih baik jika disertai dengan bukti; (4) piagam penghargaan, yaitu daftar piagam yang pernah diterima baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional yang disertai dengan fotokopi piagam; dan (5) biodata, yakni catatan pribadi disertai riwayat berkesenian dan calon penerima Celebes Award yang berisikan nama, tempat tanggal lahir, agama, jangka waktu berkesenian, dan bidang konsentrasi seni sastra yang ditekuni.

Pengarang atau sastrawan yang pernah mendapatkan penghargaan Celebes Award diantaranya adalah Arsal Alhabsyi, Yudistira Sukatanya, Udhin Palisuri, Ishak Ngeljaratan, Muhammad Ramli Ottoluwa, M. Anis Kaba, dan Aslan Abidin.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Krakatau Award
    Krakatau Award merupakan penghargaan sayembara sastra yang difokuskan pada cerpen dan puisi yang diadakan oleh Komite Sastra Dewan Kesenian Lampung. Krakatau Award pertama kali diadakan pada tahun ...
  • NILAI EDUKATIF DALAM NOVEL ANAK ‘JEJAK PUTIH DI TANAH BASAH’ KARYA TRIA AYU KUSUMAWARDHANI (Educative Messages in Childrens Literary ‘Jejak Putih di Tanah Basah’ by Tria Ayu Kusumawardhani)
    Peneliti : Rini Widiastuti Tanggal Penelitian : 08-04-2009 Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2009 Abstrak :Abstrak Karya sastra merupakan cerminan pikiran, gagasan atau ide, semangat dan ...
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     
    Celebes Award   (2000)
    Kategori: Hadiah/Sayembara Sastra

     

    Celebes Award merupakan penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan yang dikoordinasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulsel kepada seniman-seniman Sulsel yang berkecimpung di bidang sastra, seni tari, musik, teater, seni rupa, dan kritikus seni dan sastra. Pemberian Celebes Award ini pertama kali diadakan tahun 2000. Pada awalnya, penghargaan Celebes Award diberikan setiap tahun sekali dan rutin dilaksanakan sampai tahun 2005. Akan tetapi, sejak tahun 2006—2007 terjadi kevakuman. Hal ini sengaja dilakukan agar penilaian terhadap karya para seniman lebih objektif dan lebih mempertimbangkan kualitas. Sejak pemberian terakhir pada tahun 2005, pihak penyelenggara sepakat agar pemberian Celebes Award dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

    Celebes Award bertujuan untuk mengapresiasi karya orang-orang yang berkecimpung di bidang seni untuk dapat memotivasi para seniman, khususnya seniman muda dapat lebih giat dalam berkarya. Penghargaan ini berupa uang dan tropi. Besarnya uang yang diberikan berkisar Rp4.000.000,00 (empat juta rupiah) atau lebih dan dewan juri yang terlibat adalah seniman (Badan Kerja sama Kesenian Indonesia) dan budayawan. Beberapa seniman dan budayawan yang terlibat dalam pemberian hadiah penghargaan Celebes Award antara lain A. Ummu Tunru, Yudistira Sukatanya, Prof. Dr. Sofyan Salam, M.Ed., dan Ishak Ngeljaratan.

    Kriteria penilaian dalam Celebes Award adalah (1) konsep berkesenian, yaitu catatan atau pemaparan landasan pikir dan wawasan ke masa depan dalam penciptaan karya sastra selama berkesenian, yang disampaikan secara tertulis; (2) karya cipta utama, yaitu daftar karya sastra-cipta utama, baik berupa puisi, novel maupun esai yang telah diciptakan sesuai dengan bidang konsentrasi seni sastra dan telah dimanfaatkan atau disaksikan oleh masyarakat; (3) karya tulis, yang karya yang berupa buku atau makalah utama atau terbaik, ulasan tentang sastra yang pernah disajikan dan akan lebih baik jika disertai dengan bukti; (4) piagam penghargaan, yaitu daftar piagam yang pernah diterima baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional yang disertai dengan fotokopi piagam; dan (5) biodata, yakni catatan pribadi disertai riwayat berkesenian dan calon penerima Celebes Award yang berisikan nama, tempat tanggal lahir, agama, jangka waktu berkesenian, dan bidang konsentrasi seni sastra yang ditekuni.

    Pengarang atau sastrawan yang pernah mendapatkan penghargaan Celebes Award diantaranya adalah Arsal Alhabsyi, Yudistira Sukatanya, Udhin Palisuri, Ishak Ngeljaratan, Muhammad Ramli Ottoluwa, M. Anis Kaba, dan Aslan Abidin.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Krakatau Award
    Krakatau Award merupakan penghargaan sayembara sastra yang difokuskan pada cerpen dan puisi yang diadakan oleh Komite Sastra Dewan Kesenian Lampung. Krakatau Award pertama kali diadakan pada tahun ...
  • NILAI EDUKATIF DALAM NOVEL ANAK ‘JEJAK PUTIH DI TANAH BASAH’ KARYA TRIA AYU KUSUMAWARDHANI (Educative Messages in Childrens Literary ‘Jejak Putih di Tanah Basah’ by Tria Ayu Kusumawardhani)
    Peneliti : Rini Widiastuti Tanggal Penelitian : 08-04-2009 Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2009 Abstrak :Abstrak Karya sastra merupakan cerminan pikiran, gagasan atau ide, semangat dan ...
  • Krakatau Award
    Krakatau Award merupakan penghargaan sayembara sastra yang difokuskan pada cerpen dan puisi yang diadakan oleh Komite Sastra Dewan Kesenian Lampung. Krakatau Award pertama kali diadakan pada tahun ...
  • NILAI EDUKATIF DALAM NOVEL ANAK ‘JEJAK PUTIH DI TANAH BASAH’ KARYA TRIA AYU KUSUMAWARDHANI (Educative Messages in Childrens Literary ‘Jejak Putih di Tanah Basah’ by Tria Ayu Kusumawardhani)
    Peneliti : Rini Widiastuti Tanggal Penelitian : 08-04-2009 Dipublikasikan : TERBIT Tahun Terbit : 2009 Abstrak :Abstrak Karya sastra merupakan cerminan pikiran, gagasan atau ide, semangat dan ...
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa