Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Papua
Bahasa Blue Klesi dituturkan oleh masyarakat Kampung Dukeno (Dikening) dan Klaisu, Distrik Gresi Selatan, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Bahasa itu dituturkan juga di Kampung Nimbo Gresi, Iwon, Bangai, dan di kampung-kampung aliran Kali Neibu. Menurut pengakuan penduduk, wilayah tutur bahasa Blue Klesi berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Klisi di sebelah timur (Kampung Bring), bahasa Namblong di sebelah barat (Sarbey Atas), bahasa Namblong di sebelah utara (Kampung Sermey Bawah), danbahasa Klisi (Blue Klisi) di sebelah selatan (Kampung Iwon).
Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Blue Klesi merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan sebesar 90%—100% jika dibandingkan dengan bahasa di sekitarnya, misalnya bahasa Kapauri (Kapori), Elseng, dan Elseng Koarjab.