Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Papua
Bahasa Manem dituturkan oleh mayoritas etnik Manem di Kampung Wembi, Distrik Manem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Selain di Kampung Wembi, bahasa itu dituturkan juga di Kampung Kibay dan Yeti. Menurut informasi dari penduduk, di sebelah timur Kampung Wembi, yaitu Papua Nugini dituturkan bahasa Mnanggi dan Manem; di sebelah barat, yaitu Kampung Sawanawa dituturkan bahasa Beyaboa; di sebelah utaram yaitu Kampung Wor dituturkan bahasa Abrap; dan di sebelah selatan, yaitu Kampung Ampas dituturkan bahasa Fermanggem.
Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Manem merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 98,25%—100% jika dibandingkan dengan bahasa lain di sekitarnya, misalnya bahasa Daikat (Taikat) dan Abrap.