Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Papua
Bahasa Ngalum dituturkan oleh etnik Ngalum di Kampung Kabiding, Distrik Oksibil, dan Kampung Iriding, Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. Bahasa Ngalum terdiri atas dua dialek, yaitu dialek Kabiding yang dituturkan di Kampung Kabiding dan dialek Iriding yang dituturkan di Kampung Iriding. Persentase kedua dialek tersebut adalah 78,25%. Menurut pengakuan penduduk, wilayah tutur bahasa Ngalum di Kampung Kabiding juga berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Ngalum di sebelah timur, bahasa Una di sebelah barat, bahasa Ketengban di sebelah utara, dan bahasa Murop di sebelah selatan Kampung Kabiding.
Berdasarkan penghitungan dialektometri, isolek Ngalum merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 97,75%—100% jika dibandingkan dengan bahasa di sekitarnya, misalnya bahasa Una dan Katengban.