Halaman Beranda
Bahasa Daerah di indonesia
Aksara Daerah
Sastra Tulisan Tangan
Sastra Cetak
Sastra Lisan
Lembaga BIPA
Lembaga Pegiat UKBI
Komunitas Sastra
Komunitas Literasi
Widyabasa
Pengajar BIPA
Penyuluh
Pekamus
Penyunting
Penerjemah
Juru Bahasa
Duta Bahasa
Data UKBI
Data Pembinaan Pemantauan Bahasa
Data Penghargaan
Data Penugasan Ahli Bahasa
Data Penyuluhan
Data Pemelajar BIPA
Data Pesuluh
Data Pemerkayaan Kosakata
Data Pengembangan Kamus
Data Pedoman Kebahasaan
Data Bahan Diplomasi Kebahasaan
Data Buku Terjemahan
Data Musikalisasi Puisi
Data Bahan Pengayaan Literasi
Data Transliterasi
Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)
Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan
Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan
Data Pengembangan Sastra
Data Pengarang
Data Tokoh Bahasa
Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa
Pencarian lanjut berdasarkan kategori
Statistik
Info
Provinsi Papua Barat
Bahasa Soon merupakan bagian kecil dari ratusan varian bahasa di Papua dan Papua Barat. Bahasa ini dituturkan oleh komunitas etnik Yesnath, Yewen, dan Titit yang mendiami di Kampung Soon, Distrik Tinggouw, Kabupaten Tambrauw, Pulau Papua, Provinsi Papua Barat. Kampung lain yang juga menuturkan bahasa Soon adalah Kampung Snopi, Aibogiar, Rupaiwes, dan Kampung Miri. Batasan wilayah tutur bahasa Soon di Kampung Soon sebelah timur dengan Kampung Snopi berpenutur bahasa Soon, sebelah barat dengan Kampung Feep berpenutur Abun, sebelah utara dengan Kampung Kwor berpenutur Abun, dan sebelah selatan dengan Kampung Suswa berpenutur Mare.
Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Soon merupakan bahasa tersendiri karena persentase perbedaannya dengan bahasa-bahasa di sekitarnya, dengan bahasa Mor 99%, bahasa Maybrat 93%, dan bahasa Waruri 99,33%.