• Beranda

    Halaman Beranda

  • Objek

    Bahasa Daerah di indonesia

    Aksara Daerah

    Sastra Tulisan Tangan

    Sastra Cetak

    Sastra Lisan

  • Lembaga

    Lembaga BIPA

    Lembaga Pegiat UKBI

    Komunitas Sastra

    Komunitas Literasi

  • SDM

    Widyabasa

    Pengajar BIPA

    Penyuluh

    Pekamus

    Penyunting

    Penerjemah

    Juru Bahasa

    Duta Bahasa

  • Substansi

    Data UKBI

    Data Pembinaan Pemantauan Bahasa

    Data Penghargaan

    Data Penugasan Ahli Bahasa

    Data Penyuluhan

    Data Pemelajar BIPA

    Data Pesuluh

    Data Pemerkayaan Kosakata

    Data Pengembangan Kamus

    Data Pedoman Kebahasaan

    Data Bahan Diplomasi Kebahasaan

    Data Buku Terjemahan

     

    Data Musikalisasi Puisi

    Data Bahan Pengayaan Literasi

    Data Transliterasi

    Data Peningkayan Kompetensi Bahasa Asing (PKBA)

    Data Capaian Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Konservasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Revitalisasi Kebahasaan dan Kesastraan

    Data Pengembangan Sastra

    Data Pengarang

    Data Tokoh Bahasa

  • Simkeda

    Sistem Informasi Monitoring Kedaulatan Bahasa

  • Pencarian

    Pencarian lanjut berdasarkan kategori

  • Statistik

    Statistik

  • Info

    Info

 
 
Arjuna Mencari Cinta   (1977)
Kategori: Karya Sastra

 
 

Arjuna Mencari Cinta merupakan novel karya Yudisthira Ardi Nugraha Masardi yang diterbitkan pada tahun 1977 oleh Cypres, Jakarta. Novel ini memperoleh Hadiah Yayasan Buku Utama, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, tahun 1977, untuk kategori bacaan remaja. Novel ini bersambung dengan novel Arjuna Mencari Cinta Part II (Arjuna Drop Out) dan Arjuna Wiwahahaha sehingga menjadi sebuah trilogi dengan Arjuna sebagai tokoh utama.

Arjuna Mencari Cinta ini mengisahkan seorang pemuda yang cerdas dan pintar memikat gadis-gadis layaknya Arjuna dalam cerita wayang. Pertama kali Arjuna menjalin cinta dengan Satyawati. Dalam pengembaraannya mencari cinta yang tulus, Arjuna yang mata keranjang itu mengobral cintanya kepada beberapa orang gadis, yakni Permoni, gadis Menado, Dewi Sukesi anak gadis penjual gudeg, dan Utari anak gadis pedagang batik. Utari yang paling dicintainya itu kemudian kawin dengan pengusaha tembakau di Wonosobo. Dalam pengembaraannya itu juga ada dua wanita yang dicintainya ternyata juga dicintai oleh bapaknya, yakni Arimbi dan Pergiwati yang menjadi sekretaris bapaknya. Pacar pertamanya yang bernama Satyawati karena kekecewaannya menjadi pasangan adik perempuan Arjuna. Arjuna mengalami sakit hati setelah cintanya kepada Permoni tidak memperoleh tanggapan dan cintanya kepada Pergiwati juga kandas karena bapaknya sama-sama menghendaki gadis itu. Kisah Arjuna Mencari Cinta berakhir di sini. Kisah tersebut berlanjut dalam dua novel berikutnya, yakni Arjuna Mencari Cinta Part II (Arjuna Drop Out) dan Arjuna Wiwahahaha.

Novel ini memperoleh tanggapan yang beragam. Ada kelompok yang merasa "risih" dengan upaya pengarang mempermainkan wayang yang dianggapnya sebagai pelecehan. Hal ini dikemukakan oleh Veven S. Wardhana (1980) akan ihwal penolakan pihak berwenang ketika novel itu akan diangkat ke layar lebar dengan alasan bahwa Yudistira dianggap menghina budaya adiluhung karena nama-nama wayang itu tidak ditempatkan sesuai dengan cerita asli wayang itu. Untuk itu, H.B. Jassin (1980) pun termasuk yang berkeberatan. Namun, Bambang Bujono (1978) bersikap lebih bijak dengan menyatakan bahwa nama-nama wayang yang dipakai dalam novel sekadar dipinjam oleh penulis untuk menuangkan kisah tokoh utama Arjuna dalam bertualang mencari cinta sebagai Arjuna bin Yudhistira. Bagi Bambang Bujono (1978), Yudhistira menuangkan ceritanya dengan bahasanya yang hidup untuk memikat pembaca dengan sisipan humor yang segar. Tokoh wayang yang ditampilkan hanya karikatur semata-mata untuk memancing tawa pembaca. Lebih lanjut dinyatakan Bujono bahwa dalam novel itu terselip kritik tajam bagi orang tua yang sibuk sendiri dan membiarkan anak-anak mereka diasuh oleh pembantu rumah tangga.

Novel ini pernah diangkat ke layar lebar dan mendapatkan sambutan yang lumayan ramai. Melalui novel yang sudah dilayarlebarkan itu, pengarang mengingatkan para orang tua pada zaman itu agar lebih memperhatikan pendidikan moral bagi anak-anak mereka. Judul novel ini pada tahun 2002 juga diangkat menjadi judul salah satu lagu yang diciptakan oleh Ahmad Dhani dan hal itu yang kemudian menjadi polemik apakah Ahmad Dhani melanggar hak cipta atau tidak.

 
PENCARIAN TERKAIT

  • Ayat-Ayat Cinta
    Ayat-Ayat Cinta merupakan karya novel Habiburrahman El Shirazy. Novel ini pertama kali terbit sebagai cerita bersambung dalam harian Republika. Setelah diterbitkan secara bersama oleh dua ...
  • Ballada Orang-Orang Tercinta
    Ballada Orang-Orang Tercinta merupakan kumpulan sajak pertama W.S. Rendra. Sejumlah sajak yang ditulisnya pada periode 1950-an itu dikumpulkan menjadi satu dalam buku ini dan diterbitkan pada ...
  • Maut dan Cinta
    Maut Dan Cinta merupakan novel karya Mochtar Lubis yang diterbitkan pertama kali oleh Pustaka Jaya pada tahun 1977 dengan ketebalan 306 halaman. Akhir dasawarsa 1990-an novel Mochtar Lubis ...
  • Cintaku di Kampus Biru
    Cintaku Di Kampus Biru merupakan novel karya Ashadi Siregar yang semula berupa cerita bersambung dalam surat kabar Kompas tahun 1972. Cerita bersambung yang diterbitkan sebagai buku tahun 1974 ...
  • 700 Puisi Pilihan Perempuan yang Mencari
    Judul : 700 Puisi Pilihan Perempuan yang Mencari Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi antologi Tgl.Publikasi 2010 Provinsi: Provinsi Jawa Barat Kabupaten/Kota: Kota.Bogor
  •  
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
     
    Arjuna Mencari Cinta   (1977)
    Kategori: Karya Sastra

     
     

    Arjuna Mencari Cinta merupakan novel karya Yudisthira Ardi Nugraha Masardi yang diterbitkan pada tahun 1977 oleh Cypres, Jakarta. Novel ini memperoleh Hadiah Yayasan Buku Utama, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, tahun 1977, untuk kategori bacaan remaja. Novel ini bersambung dengan novel Arjuna Mencari Cinta Part II (Arjuna Drop Out) dan Arjuna Wiwahahaha sehingga menjadi sebuah trilogi dengan Arjuna sebagai tokoh utama.

    Arjuna Mencari Cinta ini mengisahkan seorang pemuda yang cerdas dan pintar memikat gadis-gadis layaknya Arjuna dalam cerita wayang. Pertama kali Arjuna menjalin cinta dengan Satyawati. Dalam pengembaraannya mencari cinta yang tulus, Arjuna yang mata keranjang itu mengobral cintanya kepada beberapa orang gadis, yakni Permoni, gadis Menado, Dewi Sukesi anak gadis penjual gudeg, dan Utari anak gadis pedagang batik. Utari yang paling dicintainya itu kemudian kawin dengan pengusaha tembakau di Wonosobo. Dalam pengembaraannya itu juga ada dua wanita yang dicintainya ternyata juga dicintai oleh bapaknya, yakni Arimbi dan Pergiwati yang menjadi sekretaris bapaknya. Pacar pertamanya yang bernama Satyawati karena kekecewaannya menjadi pasangan adik perempuan Arjuna. Arjuna mengalami sakit hati setelah cintanya kepada Permoni tidak memperoleh tanggapan dan cintanya kepada Pergiwati juga kandas karena bapaknya sama-sama menghendaki gadis itu. Kisah Arjuna Mencari Cinta berakhir di sini. Kisah tersebut berlanjut dalam dua novel berikutnya, yakni Arjuna Mencari Cinta Part II (Arjuna Drop Out) dan Arjuna Wiwahahaha.

    Novel ini memperoleh tanggapan yang beragam. Ada kelompok yang merasa "risih" dengan upaya pengarang mempermainkan wayang yang dianggapnya sebagai pelecehan. Hal ini dikemukakan oleh Veven S. Wardhana (1980) akan ihwal penolakan pihak berwenang ketika novel itu akan diangkat ke layar lebar dengan alasan bahwa Yudistira dianggap menghina budaya adiluhung karena nama-nama wayang itu tidak ditempatkan sesuai dengan cerita asli wayang itu. Untuk itu, H.B. Jassin (1980) pun termasuk yang berkeberatan. Namun, Bambang Bujono (1978) bersikap lebih bijak dengan menyatakan bahwa nama-nama wayang yang dipakai dalam novel sekadar dipinjam oleh penulis untuk menuangkan kisah tokoh utama Arjuna dalam bertualang mencari cinta sebagai Arjuna bin Yudhistira. Bagi Bambang Bujono (1978), Yudhistira menuangkan ceritanya dengan bahasanya yang hidup untuk memikat pembaca dengan sisipan humor yang segar. Tokoh wayang yang ditampilkan hanya karikatur semata-mata untuk memancing tawa pembaca. Lebih lanjut dinyatakan Bujono bahwa dalam novel itu terselip kritik tajam bagi orang tua yang sibuk sendiri dan membiarkan anak-anak mereka diasuh oleh pembantu rumah tangga.

    Novel ini pernah diangkat ke layar lebar dan mendapatkan sambutan yang lumayan ramai. Melalui novel yang sudah dilayarlebarkan itu, pengarang mengingatkan para orang tua pada zaman itu agar lebih memperhatikan pendidikan moral bagi anak-anak mereka. Judul novel ini pada tahun 2002 juga diangkat menjadi judul salah satu lagu yang diciptakan oleh Ahmad Dhani dan hal itu yang kemudian menjadi polemik apakah Ahmad Dhani melanggar hak cipta atau tidak.

     
    PENCARIAN TERKAIT

  • Ayat-Ayat Cinta
    Ayat-Ayat Cinta merupakan karya novel Habiburrahman El Shirazy. Novel ini pertama kali terbit sebagai cerita bersambung dalam harian Republika. Setelah diterbitkan secara bersama oleh dua ...
  • Ballada Orang-Orang Tercinta
    Ballada Orang-Orang Tercinta merupakan kumpulan sajak pertama W.S. Rendra. Sejumlah sajak yang ditulisnya pada periode 1950-an itu dikumpulkan menjadi satu dalam buku ini dan diterbitkan pada ...
  • Maut dan Cinta
    Maut Dan Cinta merupakan novel karya Mochtar Lubis yang diterbitkan pertama kali oleh Pustaka Jaya pada tahun 1977 dengan ketebalan 306 halaman. Akhir dasawarsa 1990-an novel Mochtar Lubis ...
  • Cintaku di Kampus Biru
    Cintaku Di Kampus Biru merupakan novel karya Ashadi Siregar yang semula berupa cerita bersambung dalam surat kabar Kompas tahun 1972. Cerita bersambung yang diterbitkan sebagai buku tahun 1974 ...
  • 700 Puisi Pilihan Perempuan yang Mencari
    Judul : 700 Puisi Pilihan Perempuan yang Mencari Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi antologi Tgl.Publikasi 2010 Provinsi: Provinsi Jawa Barat Kabupaten/Kota: Kota.Bogor
  • Ayat-Ayat Cinta
    Ayat-Ayat Cinta merupakan karya novel Habiburrahman El Shirazy. Novel ini pertama kali terbit sebagai cerita bersambung dalam harian Republika. Setelah diterbitkan secara bersama oleh dua ...
  • Ballada Orang-Orang Tercinta
    Ballada Orang-Orang Tercinta merupakan kumpulan sajak pertama W.S. Rendra. Sejumlah sajak yang ditulisnya pada periode 1950-an itu dikumpulkan menjadi satu dalam buku ini dan diterbitkan pada ...
  • Maut dan Cinta
    Maut Dan Cinta merupakan novel karya Mochtar Lubis yang diterbitkan pertama kali oleh Pustaka Jaya pada tahun 1977 dengan ketebalan 306 halaman. Akhir dasawarsa 1990-an novel Mochtar Lubis ...
  • Cintaku di Kampus Biru
    Cintaku Di Kampus Biru merupakan novel karya Ashadi Siregar yang semula berupa cerita bersambung dalam surat kabar Kompas tahun 1972. Cerita bersambung yang diterbitkan sebagai buku tahun 1974 ...
  • 700 Puisi Pilihan Perempuan yang Mencari
    Judul : 700 Puisi Pilihan Perempuan yang Mencari Bahasa : Indonesia Data Publikasi: Publikasi antologi Tgl.Publikasi 2010 Provinsi: Provinsi Jawa Barat Kabupaten/Kota: Kota.Bogor
  •  
     
     
    © 2024    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa