| Kriapur (1959-1987) |
 |
|
Kriapur, penyair yang sangat produktif. Nama Kriapur adalah akronim dari Kristianto Agus Purnomo. Semula ia memperkenalkan diri dengan nama samaran Kriapur Putra Mega. Akan tetapi, karena dirasakannya nama itu masih terlalu panjang, ia menyingkatnya menjadi "Kriapur". Dia lahir di Solo pada tahun 1959. Lewat sajak-sajaknya Kriapur dikenal ... |
| |
| Kwee Tek Hoay (1886-1952) |
 |
|
Kwee Tek Hoay dilahirkan di Bogor, 31 Juli 1886 dan meninggal tanggal 4 Juli 1952 di Cicurug, Bogor, Jawa Barat. Ia adalah sastrawan Indonesia peranakan Tionghoa yang banyak menulis tentang kehidupan masyarakat Tionghoa di Indonesia. Novelnya yang terkenal adalah Boenga Roos dari Tjikembang. Kwee adalah anak bungsu dari pasangan Kwee Tjdiam ... |
| |
| L.K. Ara (1937-....) |
 |
|
L. K. Ara bernama lengkap Lesik Keti Ara adalah seorang penyair yang dilahirkan di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937. Dia bersekolah di SD dan SMP Takengon, kemudian melanjutkan pendidikan di Taman Madya, Taman Siswa Medan. Pendidikannya berlanjut di Perguruan Tinggi Jurnalistik, Medan. Pada tahun 1959 ia pindah ke Jakarta ... |
| |
| Leon Agusta (1938-...) |
 |
|
Leon Agusta tergolong penyair produktif. Dia banyak menulis sajak dan juga pernah menulis cerita pendek. Anak kedua dari empat bersaudara ini lahir tanggal 5 Agustus 1938 di Sigiran, Maninjau, Sumatra Barat dengan nama Ridwan Ilyas. Di kampungnya, ia dikenal dengan sebutan Ridwan Ilyas Sutan Badaro.
Setelah menulis sajak dan esai, dia ... |
| |
| Linus Suryadi AG (1951-1999) |
 |
|
Linus Suryadi AG dikenal sebagai penyair dan namanya semakin dikenal berkat prosa liriknya Pengakuan Pariyem (1981). Sebagai sastrawan, Linus juga menulis esai. AG adalah kependekan Agustinus, nama baptis Linus Suryadi sebagai pemeluk Katolik. Sebagai sastrawan Linus Suryadi AG mendapat tempat tersendiri dalam angkatan 1980-an. Dia dianggap ... |
| |
| Lukman Ali (1931-2000) |
 |
|
Lukman Ali dilahirkan di negeri Mungka, Payakumbuh, pada Sumatra Barat, tanggal 25 Desember 1931 dan meninggal di Jakarta, 19 Desember 2000. Dia putra seorang kepala sekolah dasar (SD). Kakeknya adalah seorang demang pada zaman penjajahan Belanda. Dia menikah dengan Nurmi dan dikaruniai enam orang anak. Setelah tamat dari sekolah menengah atas ... |
| |
| M. Alwan Tafsiri (1936-...) |
|
|
M. Alwan Tafsiri, seorang cerpenis lahir di Ngawi, Jawa Timur, tanggal 5 Januari 1936. Oleh Yakob Sumardjo dalam bukunya Lintasan Sastra Indonesia Modern 1, 1992, pengarang Alwan Tafsiri dimasukkan ke dalam kelompok penulis periode majalah Kisah. Selain itu, karya-karyanya dimuat di Siasat, Roman, Media, Mimbar Indonesia, Gelora, dan Budaya. ... |
| |
| M. Husseyn Umar (1931-...) |
|
|
M. Husseyn Umar tergolong pengarang tahun 1950-an yang telah banyak menulis puisi dan cerpen. Karya-karyanya itu dimuat dalam majalah-majalah terkemuka pada saat itu, seperti Mimbar Indonesia, Siasat, Pujangga Baru, Zenith, Indonesia, Kisah, dan Budaya. Di samping menulis sajak dan cerpen, ia juga sangat produktif menulis naskah sandiwara ... |
| |
| M. Kasim (1886-1973) |
|
|
M. Kasim dikenal sebagai bapak cerita pendek Indonesia yang lahir di Muara Sipongi, Tapanuli Selatan, pada tahun 1886 dan meninggal tahun 1973. Kumpulan cerpennya, Teman Duduk (1936) diakui sebagai kumpulan cerpen pertama yang terbit di Indonesia. M. Kasim pernah menempuh pendidikan sekolah guru, kemudian menjadi guru sekolah rendah (sekolah ... |
| |
| M. Poppy Hutagalung (1941-...) |
|
|
M. Poppy Hutagalung seorang penyair, dan telah menikah dengan penyair A.D. Donggo, namanya menjadi M. Poppy Donggo dilahirkan di Jakarta 10 Oktober 1941 dari keluarga Protestan.
Setelah menamatkan pendidikannya di Sekolah Menengah Atas, Poppy melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi Publisistik, Jakarta, sampai tingkat Sarjana Muda. ... |
| |
| M. R. Dayoh (1909-1975) |
|
|
M. R. Dayoh atau Marius Dayoh dilahirkan pada tanggal 2 November 1909 di Airmandidi, Minahasa, Sulawesi Utara. Kedua orang tuanya adalah pembantu pendeta di gereja. Kakaknya yang tertua juga pendeta. Dari lima bersaudara hanya ia yang mempunyai kemampuan menulis. Dayoh menikah pada usia 44 tahun dengan gadis Minahasa bernama Nelly. Dari ... |
| |
| M. Radjab (1913-1970) |
|
|
M. Radjab seorang penulis cerpen, artikel, yang karya- karyanya antara lain, dimuat di Sinar Harapan, Indonesia Raya, Kompas, dan Angkatan Bersenjata. Selain sebagai penulis cerpen, ia aktif pula sebagai penerjemah sastra asing. M. Radjab lahir di Sumpur, Padang Panjang (Sumatra Barat), 21 Juni 1913. Dia meninggal hari Senin, 16 Agustus 1970, ... |
| |
| Mahbub Djunaidi (1933-1995) |
|
|
Mahbub Djunaedi lebih dikenal sebagai tokoh pers, politisi, kolumnis, dan agamawan daripada seorang sastrawan. Mahbub Djunaidi yang lahir pada tanggal 27 Juli 1933 di Jakarta dan meninggal sekitar pukul 03.30 pada tanggal 1 Oktober 1995 di keddiamannya, Jalan Taman Karawitan, Bandung. Ia menulis cerita pendek, sajak, dan novel. Istrinya ... |
| |
| Mansur Samin (1930-2003) |
|
|
Mansur Samin yang mempunyai nama lengkap Haji Mansur Samin Siregar adalah seorang penulis, penulis naskah drama, dan penulis cerita anak. Dia lahir di Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara pada tanggal 29 April 1930 dan meninggal di Jakarta, 31 Mei 2003 sebagai anak keenam dari dua belas bersaudara dari pasangan Haji Muhammad Samin ... |
| |
| Marga T. (1943-...) |
 |
|
Marga T. atau Marga Tjoa lengkapnya bernama Intan Margaretha Harjamulia adalah sastrawan wanita yang lahir pada tanggal 29 September 1943 di Jakarta. Dia juga mempunyai nama asli, yakni Tjoa Liang Tjoe. Marga T. mulai dikenal tahun 1970-an dengan novelnya, Karmila. Novel tersebut ditulisnya saat masih mahasiswi dan ketika diterbitkan pada ... |
| |
| Maria A. Sardjono (1945-...) |
 |
|
Maria A. Sardjono bernama asli Retno Ambarwati yang merupakan anak pertama dari keluarga Kiswari Suryokusumo, seorang anggota ABRI, dan dilahirkan di Semarang pada tanggal 22 April 1945 kemudian dibesarkan dan sampai kini menetap di Jakarta. Retno Ambarwati mempunyai dua orang adik yang keduanya memakai nama Retno, yaitu Retno Pujiastuti dan ... |
| |
| Martin Aleida (1942- ...) |
 |
|
Martin Aleida adalah nama pena dari Nurlan yang lahir 31 Desember 1943 di Tanjung Balai, Sumatra Utara. Bapaknya seorang haji dan ibunya taat beragama. Dia kawin dengan wanita Solo yang memberinya 4 anak. Martin menamatkan sekolah dasarnya pada tahun 1956, SMP 1959, dan SMA 1962.
Dia pernah mengikuti kuliah di Fakultas Sastra, Universitas ... |
| |
| Mas Marco Kartodikromo (1890-1932) |
 |
|
Mas Marco Kartodikromo dikenal sebagai seorang penulis novel terbitan luar Balai Pustaka. Ia lahir pada tahun 1890 di Cepu dan meninggal di Boven Digul, Papua, 18 Maret 1932. Mas Marco berasal dari keluarga priyayi rendahan. Dua hasil karyanya yang terkenal berjudul Student Hidjo (1919) dan Rasa Merdeka atau Hikayat Sudjanmo (1924). ... |
| |
| Merayu Sukma (1914-1951) |
 |
|
Merayu Sukma adalah sastrawan Kalimantan Selatan yang dikenal sebagai salah seorang tokoh "roman picisan" atau "roman Medan" tahun 1930—1942. Dia dilahirkan di desa Seberang Masjid, Banjarmasin, pada tahun 1914. Nama aslinya adalah A.H. M. Sulaiman. Merayu Sukma mulai menulis karya sastra, antara lain puisi, cerpen, esai sastra, naskah ... |
| |
| Mira W. (1950- ...) |
 |
|
Mira W. atau Mira Wijaya merupakan satu di antara wanita pengarang yang sukses, baik dalam karya maupun materi. Dalam berkarya semula ia memakai nama M. Wijaya, tetapi atas anjuran redaksi majalah Dewi yang memuat cerpen Mira, antara lain "Krontrak Perkawinan" nama tersebut diganti menjadi Mira W. karena nama M. Wijaya seperti nama ... |
| |
| Misbach Jusa Biran (1933-2012) |
 |
|
Misbach Jusa Biran dikenal sebagai sutradara dan penulis skenario juga sebagai seorang sastrawan, yakni sebagai penulis cerita pendek dan novel. Dia lahir di Rangkasbitung tanggal 22 September 1933 dan telah menyandang gelar haji tahun 1964 dan meninggal tanggal 11 April 2012. Dalam Horison No. 1 Tahun 1997 Motinggo Busye menyatakan bahwa ... |
| |
| Mochtar Lubis (1922-2004) |
 |
|
Mochtar Lubis, sastrawan Angkatan 1960-an, dikenal sebagai penulis novel, cerpen, penerjemah, pelukis, dan seorang jurnalis ternama. Dia lahir di Padang, tanggal 7 Maret 1922 dari keluarga Batak Mandailing dan meninggal dunia di Jakarta pada tanggal, 2 Juli 2004. Ayahnya bernama Marah Husin Gelar Raja Pandapotan Lubis bekerja sebagai Kepala ... |
| |
| Mochtar Pabotiggi (1945-...) |
 |
|
Mochtar Pabotiggi adalah penulis yang lebih dikenal sebagai ilmuwan peneliti dan pengamat politik Indonesia ini yang lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan tanggal 17 Juli 1945. Ia menamatkan pendidikan di SMEA Negeri 1 Makassar tahun 1963. Setamatnya dari sana, ia melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Sosial Politik, Universitas Hasanuddin dan ... |
| |
| Moh. Wan Anwar (1970-2009) |
 |
|
Moh. Wan Anwar dikenal sebagai seorang penyair. Ia dilahirkan di Cianjur pada tahun 1970.
Saat menjadi mahasiswa IKIP Bandung (sekarang) UPI, ia aktif dalam berbagai kegiatan pers mahasiswa. Bersama teman-temannya, ia mendirikan Arena Studi Apresiasi Sastra (ASAS) di IKIP Bandung pada tahun 1991.
Moh. Wan Anwar menamatkan pendidikan ... |
| |
| Mohammad Fudoli (1942-2004) |
 |
|
Muhammad Fudoli seorang Madura yang dikenal sebagai cerpenis beraliran sufisme lahir pada tanggal 8 Juli 1942 di Sumenep, Madura dan meninggal di Surabaya pada tanggal 6 November 2004. Nama lengkap cerpenis ini ialah Dr. Haji Muhammad Fudoli Zaini. Dia adalah putra sulung Kyai Haji Achmad Zaini Miftach dan kakeknya seorang pendiri pesantren di ... |
| |